Wanita Terkuat Didunia Novel Kerajaan

Wanita Terkuat Didunia Novel Kerajaan
duchess Shinya Cortez


__ADS_3

Terlihat dua pemuda sedang menunggangi kuda, dia adalah putra mahkota Wiliam bersama tangan kanannya kai.


"tuan apa kita akan pergi ke manor blue?"tanya kai, saat mengetahui jalur yang mereka lalui adalah jalan menuju manor blue, manor Bleszynski.


"ya"jawab singkat putra mahkota Wiliam.


"mm tuan jika tuan ingin bertemu dengan tuan muda arsenal dan kedua adiknya, mereka sedang tidak berada di manor blue"ucap kai menjeda ucapanya untuk mendengar apa pendapat tuannya itu.


seketika putra mahkota Wiliam menarik tali kudanya membuat kuda itu berhenti seketika. putra mahkota Wiliam langsung menatap tangan kanannya untuk meminta maksud dari ucapannya tadi.


kai yang peka maksud dari kode tuannya itu segera berucap "tuan saya menyimpan mata² di manor blue khususnya di luar gerbang.. mereka mengatakan bahwa ketiga anak dari keluarga Bleszynski sedang keluar mereka mengatakan mereka sedang pergi ke restoran dan setelah itu mereka mengatakan mereka pergi kepasar"ucap kai cepat kepada tuannya.


"simpan juga mata² di dalam kediaman manor blue agar aku bisa mengetahui mereka sedang melakukan apa"ucap putra mahkota William, sebelum memutar balikan kuda mereka menuju kearah pasar. yang di ikuti oleh kau juga.


”maaf yang mulia, saya sudah pernah menyuruh mata² yang saya kirim untuk memata-matai di dalam manor blue, hanya saja semua mata² yang masuk kedalam manor itu semuanya ada yang mati dan gila, dan mereka semua mati tidak wajar dan tidak masuk akal mereka semua ada yang mati sesak nafas, ada yang gila, terkadang mereka berteriak tidak jelas"ucap kai kepada tuannya, mungkin jika dia mengatakan tentang ini tuannya punya solusi untuk memecahkan kasus yang membuat mata² mereka mati dan gila.


putra mahkota Wiliam yang mendengar itu seketika terdiam, "mati dan gila"guman putra mahkota Wiliam, sebelum pandangannya tertuju pada tiga orang yang dia cari.. bukan tiga tapi satu orang. dengan segera putra mahkota turun dari kudanya dan berjalan di belakang tiga orang di depannya yang sedang membelakanginya.

__ADS_1


"salam pada tuan muda arsenal Bleszynski, tuan muda gerland Narendra dan salam pada lady arstella Bleszynski"ucap putra mahkota Wiliam, dengan sigap tiga orang di depannya menoleh kearahnya dirinya.


salam pada putra mahkota Wiliam"ucap mereka bertiga serempak saat mengetahui siapa yang menyapa mereka. mereka bertiga memberi hormat dengan kepala di tunduk.


"salam kalian saya terima.. tuan muda arsenal, gerland dan lady arstella tidak perlu seperti itu kepada saya"ucap putra mahkota Wiliam sambil menatap sosok lady yang selalu membuatnya tidak bisa melupakan wajahnya.


"kami tidak bisa melakukan seperti itu putra mahkota Wiliam, jika kami melakukan apa yang di katakan putra mahkota bukankah nanti orang yang mendengar akan mengatakan bahwa kami tidak hormat dengan putra mahkota"ucap arsenal dengan wajah datar.. tidak seperti lubuk hatinya yang sedang membara dengan api kemarahan.


putra mahkota Wiliam yang mendengar itu ingin menjawab perkataan dari kakak iparnya "itu tidak masalah.. bukankah tidak lama lagi kita akan menjadi keluarga jadi tidak perlu formal" ingin sekali putra mahkota Wiliam mengatakan perkataan itu tapi dia hanya menahannya saja.


"ah baiklah seterah tuan muda arsen saja.. ehm kalian ingin kemana?"tanya putra mahkota William kepada mereka bertiga.. tapi pandangan putra mahkota Wiliam tertuju pada arstella yang sedari tadi memandang kearah lain.


"kami akan pergi mencari buku sihir"ucap gerland asal.


"oh benarkah? jika begitu mari kita pergi bersama, saya juga ingin mencari buku sihir"ucap putra mahkota Wiliam alasan,


"mm kakak, aku pergi dulu, putra mahkota saya izin pergi"ucap arstella yang langsung pergi meninggalkan empat pemuda itu.

__ADS_1


melihat gadisnya pergi entah mengapa perasaan William mm entahlah dia tidak tau juga, tapi dia merasa hubungannya dengan calon tunangannya ini tidak akan berjalan lancar seperti tunangan bangsawan pada umumnya.


*********


Arstella yang merasa dirinya sudah jauh dari empat orang itu, segera memelankan jalannya.


"hu untung ada putra mahkota, jadi akhirnya kedua kakak gak jadi ikut denganku"guman arstella dengan senyum cerah karna akhirnha dia terbebas dari dua kakanya yang posesif itu.


saat asyik berjalan, tiba² saja arstella di cegat oleh beberapa orang dan di depannya terdapat tiga wanita berbeda usia dua antaranya masih muda dan satunya terlihat tua.. jika di lihat wanita tua ini adalah ibu dari dua gadis di depannya. dua dari satu gadis itu ada yang di kenal arstella gadis yang di kenal arstella adalah jenny dan yang satunya arstella tidak tau jika di lihat wajah gadis iti hampir sama dengan dua wanita itu yang tak lain jenny


"dialah bunda, kakak' dia yang telah membuatku malu di academy"tunjuk jenny kepada arstella.


"oh jadi dia perempuan ****** ini yang telah mengambil kekasihmu dan membuatmu malu di depan semua murid"ucap wanita baya bernama Shinya


"benar bunda perempuan ini selalu menempel dengan kekasihku, bahkan dia membuat aku malu"ucap jenny kepada ibunya.


"kita lihat apa kau bisa menang melawan ibu dan kakakQ ******"batin jenny dia tidak sabar melihat arstella meminta ampun di bawah kakinya karna sudah membuatnya malu.

__ADS_1


"kau telah berani mengusik kehidupan putriku, segeralah tunduk dan cium kaki putriku, maka aku akan mengampunimu... Jika tidak aku tidak akan segan membunuhmu karna kau telah berani mengusik keluarga Cortez"ucap duchess Shinya dengan angkuh tanpa dia tahu bahwa lady di depannya bukanlah lady yang muda di kalahkan.. mungkin jika dia tau siapa lady di depannya ini mungkin dia akan memohon ampun.


__ADS_2