
"kamu dari mana saja Stella?"tanya duchess velencia, yang masih memeluk putrinya dengan erat.
"aku dari habis ngurusin hama kecil bunda.. bunda ko nangis.. bunda kenapa?"tanya arstella Bleszynski,melihat bundanya menangis.
"tidak ada ko sayang, bunda hanya takut kamu pergi meninggalkan bunda"ucap duchess velencia.
"ko bunda ngomong seperti itu sih, aku mana mungkin meninggalkan bunda' ya udah bunda berhenti dong menangisnya.. kan aku jadi sedih jika melihat bunda menangis"ucap arstella Bleszynski.
"maaf sayang"ucap duchess velencia, langsung saja dia menghapus air matanya.
"kalian' terima kasih udah membantu saya mengurusi masalah ini"ucap arstella Bleszynski.
"ini sudah tugas kami membantu junjungan muda"ucap jendral mewakili pasukannya.
"baiklah terimah kasih, kalian boleh masuk sekarang"ucap arstella Bleszynski, menyuruh pasukannya untuk masuk ke cincin dimensinya..
seketika pasukan arstella menghilang..
"baiklah putriku istirahatlah"ucap Duke Afdhal, sebenarnya dia ingin menanyakan dari mana dia bisa bertemu dengan pasukan kegelapan.. dia baru ingat dengan lambang yang ada di zirah para pasukan arstella.
"baik ayah"ucap arstella Bleszynski, yah dia nurut saja ,karna dia juga merasakan kantuk yang ingin menguasainya.
********
subuh pun telah tiba. kini rombongan Bleszynski telah melanjutkan perjalanan, mungkin siang ini rombongan mereka mungkin telah tiba di kerajaan alverzia.
sedangkang di alverzia.
raja telah menyediakan prajurit di sekeliling istana dan dibantu dengan prajurit dari Marquez dan panglima perang.
"benarkah sebentar aku akan memiliki Duke Bleszynski?"tanya Natalia brunor dengan mata berbinar-binar.
"benar adik kau akan memiliki Duke Bleszynski yang kau impikan, dan aku juga akan menyuruh Duke Blezynski menjadikanmu duchess dan menurunkan duchess pertama menjadi selir" ucap Marquez monglee.
"apa berarti, aku akan menguasai kediaman Duke Bleszynski dong kakak"tanya Natalia brunor dan di jawab anggukan oleh Marquez monglee.
"kalian sediakan tahanan itu, untuk berjaga-jaga jika Duke Bleszynski memberontak"ucap panglima arben. kepada para prajurit.
"siapa!!! panglima"ucap prajurit yang langsung menuruti ucapan panglima arben.
***********
bulan kini berganti dengan matahari yang sudah sudah hendak sampai di tengah² kepala.
__ADS_1
di perjalan terlihat rombongan Bleszynski sudah memasuki gerbang pembatasan alverzia.
"wah bunda apa kita sudah sampai di kawasan kerajaan alverzia?"tanya arstella Bleszynski,sambil menatap orang berlalu lalang.
"benar, kita sudah memasuki kawasan kerajaan alverzia, bahkan kita sudah sampai di ibu kota"ucap duchess velencia
"wah jika begitu tidak lama lagi kita akan tiba di gerbang kerajaan alverzia"ucap arstella Bleszynski dia sangat antusias karena pasti ada hal menarik jika mereka sudah menginjak kaki mereka di istana kerajaan.
beberapa menit akhirnya mereka telah tiba di istana..
duke, duchess mau pun arstella sudah turun dari kereta kuda yang mereka tumpangi
kedatangan keluarga Bleszynski disambut ramah oleh yang mulia raja alverzia.
"salam pada yang mulia raja alverzia semoga matahari sentiasa menyinari kerajaan alverzia"ucap Duke Afdhal dengan wajah datar bergitu juga suaranya.
"salam Duke Bleszynski salam anda saya terima, terimah kasih karna anda telah menerima undangan saya"ucap raja Zein. yang di balas anggukan oleh Duke Afdhal, mendapatkan jawaban dengan anggukan saja membuat raja Zein mengepalkan tangannya di balik baju.
"bersikap lah semau mu Duke, karna tidak lama lagi sikap acuhmu itu akan musnah"batin raja Zein.
"baiklah mari masuk"ucap raja Zein mempersilahkan tamunya masuk kedalam istana dan di ikuti oleh Duke, Marquez dan panglima perang.
mereka semua masuk kedalam istana sampai pada sebuah simpang lorong.
"kalian antar tamu² saya untuk beristirahat sebelum makan siang di langsungkan"ucap raja Zein kepada pelayannya.
"terimah kasih yang mulia"ucap Duke Afdhal, membungkuk sedikit sebagai penghormatan sebelum dia mengikuti pelayan yang akan mengantarnya menuju tempat istirahat.
"mari kita istirahat dulu"ucap Duke Afdhal,kepada duchess dan putrinya. keluarga Duke akhirnya pergi meninggalkan raja dan yang lainnya.
sedangkan rombongan raja yang melihat kepergian Duke dia tersenyum menyeringai dan di ikuti Duke brunor dan putra²nya.
"panggil bangsawan yang lainnya untuk datang mengikuti acara nanti siang"ucap raja Zein sebelum meninggalkan ayah mertuanya beserta iparnya.
**********
tepat jam makan siang kini para tamu yang di undang oleh raja telah berada diruang makan begitu pula dengan Duke Bleszynski.
"baiklah sebelum kita berbincang alangkah baiknya kita makan siang dulu sebelum kita mulai berbincang"ucap raja Zein.
"baiklah silahkan makan' makanannya"ucap raja Zein mempersilahkan para tamunya makan..
mereka makan dengan tenang begitu pula dengan keluarga Bleszynski.
__ADS_1
akhirnya makan siang pun selesai kini mereka semua dibawa menuju aula utama untuk membicarakan sesuatu.
*******
di aula telah berkumpul semua bangsawan tinggi..
"baiklah kalian pasti bertanya² mengapa bisa ada Duke Bleszynski disini beserta keluarganya, itu di karnakan saya yang mengundangnya karna dia telah menyelamatkan adik ipar saya Natalia saat berada dihutan"ucap raja Zein dengan jelas.
"maaf yang mulia jika saya menyela"ucap seorang bangsawan.
"apakah ada maksud lain anda mengundang Duke Bleszynski, karna jika hanya menolong, bukankah cukup mengirim hadiah kediaman Bleszynski saja"tanya bangsawan tinggi itu.
"ya saya mengundang Duke Bleszynski memang bukan hanya sekedar undangan, tapi saya ingin Duke Bleszynski menikahi adik ipar saya"ucap raja Zein lantang, membuat para bangsawan yang hadir ricuh mendengar itu.
"yang mulia ini diluar undangan anda"ucap Duke Afdhal yang mencoba mengendalikan emosinya, saat mendengarkan perkataan raja.
"ya saya tau tuan Duke, tapi jika saya mengatakan sebenarnya mungkin anda tidak akan datang"ucap raja Zein senyum menyerigai.
"saya tidak akan pernah memasuki seorang selir dikediaman saya"ucap Duke Afdhal lantang.
"jika anda menolak, berarti anda ingin berperang dengan saya"ucap raja Zein, menatap tajam Duke Bleszynski
"jika itu solusi agar saya tidak memasukkan selir kediaman saya maka saya akan menerima perang dari yang mulia raja"ucap Duke Afdhal, dia tidak akan memasukkan wanita lain kediamannya untuk melayaninya, cukup istrinya sekarang, istri yang telah memberinya anak putra dan putri yang sangat tampan dan cantik cerdas dan kuat.
"baiklah jika begitu, Marquez monglee anda dengar ucapan Duke Bleszynski ini"ucap raja Zein menatap Duke dengan angkuh dan remeh.
"saya dengar yang mulia' prajurit masuk!!!"teriak Marquez monglee yang ada didekat pintu entah sejak kapan dia disana..
segera pintu aula di terbuka dan menampilkan prajurit perang masuk secara berbondong..
"kau sungguh licik yah"ucap Duke Bleszynski.
ha..ha..ha..
"Anda baru tau saya licik duke Bleszynski"ucap raja Zein menatap Duke dengan remeh..
"bukankah ini curang, jika anda memang sungguh² ingin berperang dengan keluarga Duke Bleszynski, harusnya anda memberi kami untuk pulang mempersiapkan pasukan untuk perang bukan seperti ini, apa anda takut kalah .jadi anda menyerang kami tanpa persediaan sungguh sangat lemah kerajaan alverzia ini"ucap duchess velencia, yang melihat raja bermain curang.
hahahah
"sebenarnya saya ingin begitu duchess tapi saya tau, kalau saya akan kalah dalam berperang melawan kediaman Bleszynski, jadi saya terpaksa melakukan seperti ini' apa anda masih menolak lamaran yang saya berikan Duke Bleszynski"tanya raja Zein kepada Duke Afhdal,setelah menjawab pertanyaan duchess velencia.
"sampai kapan pun saya tidak akan pernah menerima atau memasuki seorang selir di kediaman saya"ucap Duke Bleszynski...
__ADS_1
"oh jika itu keputusan anda maka, serang sekarang!!!"teriak raja Zein pada prajurit yang mengelilingi keluarga Duke Bleszynski.. sedangkan para bangsawan berdiri disudut lain dia tidak ingin ikut campur karna dia tidak ingin mati.
HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI, JANGAN LUPA FOLLOW YAH YANG BELUM FOLLOW, VOTE KARNA WAJIB GAIS, GIF APA SAJA, LIKE LIKE LIKE, KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA GUYS SAMPAI JUMPA EPISODE SELANJUTNYA