Wanita Terkuat Didunia Novel Kerajaan

Wanita Terkuat Didunia Novel Kerajaan
senjata kedua Dewi thei yang hilang


__ADS_3

Terlihat arstella kin sudah berada di depan menara sihir.. saat dia berjalan maju dia langsung di cegat oleh beberapa prajurit..


"Berhenti"ucapnya saat melihat arstella.


"anda siapa? apa ada memiliki janji dari orang² yang berada di menara sihir ini?"tanya prajurit baik².


"ya saya memiliki janji dengan salah satu orang dari menara sihir ini"jawab arstella sambil memperlihatkan token dari Michael Andrean.


melihat token itu segera saja prajurit menunduk dan meminta maaf, segera saja mereka membukakan pintu untuk mempersilahkan arstella masuk..


saat arstella masuk dia di perlihatkan sebuah pandangan yang sangat memanjakan mata yaitu sebuah hamparan bunga, disana juga ada beberapa kelinci, gajebo kolam dan air mancur, berbeda dengan luar menara sihir.


saat asyik melihat sana sini seketika terdengar suara orang di belakang arstella dengan segera gadis itu berbalik.


"siapa kau?"tanya seorang wanita


"saya arstella murid dari Michel Andrean, saya datang kesini karna memiliki janji dengan guru Michel"ucap arstella datar.


seketika wanita itu sedikit terkejut mengetahu siapa gadis ini meski lady itu tidak menyebut marganya tapi dirinya tau dia adalah anak dari keluarga Bleszynski.


"ah.. salam lady arstella Bleszynski"ucap wanita itu "perkenalkan saya tetua keempat dari menara suci ini, nama saya ameli"ucap wanita itu ternyata ketua keempat dari menara sihir.


"tunggu sebentar saya akan memanggil seseorang untuk mengantar lady arstella ke ruangan Michel Andrean"ucap ameli..


"tidak perlu saya sudah ada disini"ucap sosok pemuda yang baru datang menggunakan taleportasi dia adalah Michel Andrean.

__ADS_1


"salam lady Bleszynski"ucap Michel sambil mengedipkan matanya.. sedangkan arstella hanya memutar bola matanya malas.


"mari lady Bleszynski ikut saya"ucap Michel.. segera mereka meninggalkan halaman depan menara sihir..


*********


(Di kediaman Duke cortez)


terlihat dua orang berbeda jenis dan berbeda umur sedang berada di sebuah ruangan


"bisa kamu jelaskan kepadaku.. tentang rumor beredar bahwa kamu bersujud kepada gadis kalangan bawah"tanya Duke Graf kepada putrinya jenny. dia mendengar salah satu dari tangan kanannya ada masalah menimpa keluarganya, masalahnya adalah putrinya bersujud kepada anak kalangan bawah yang tidak tau asal usulnya


"kenapa kamu diam saja, coba jawab.. jenny"bentak Duke graf kepada putrinya yang sedari tadi diam, tidak ingin mengatakan masalah yang terjadi di pasar.


"itu.. aku melakukan itu untuk menyelamatkan keluarga kita ayah, makanya aku bersujud kepada orang itu"ucap jenny yang sedikit ketakutan.


"itu dia.. dia lady arstella dari keluarga Bleszynski"ucap jenny lirih tapi masih bisa di dengar oleh Duke graf


"lady Bleszynski memangnya apa yang kau buat dengan anak dari keluarga Bleszynski itu"tanya Duke Graf sambil menatap tajam jenny.


"itu ayah, dia membuatku malu ayah. saat ada pertandingan di academy Dominic, aku menantangnya duel.. dan aku kalah aku tidak terima jadi aku mencoba memberi dia pelajaran saat itu aku tidak tau dia adalah anak dari Bleszynski.. tapi saat melihat pertarungannya melawan prajurit keluarga kita aku baru sadar dia adalah lady keluarga Bleszynski.. jadi itulah mengapa aku bersujud dengannya dan minta maaf "ucap jenny dengan keringat dingin di dahinya.


Duke graf hanya mengusap wajahnya kasar, "apa dia memaafkanmu?lain kali jangan ulangi dan membuat masalah pada anak dari keluarga Bleszynski"ucap Duke Graf kepada putrinya setelah mendapatkan jawaban anggukan bahwa putri dari kediaman Bleszynski memaafkan putrinya, untung saja anaknya itu bertindak cepat mengakui kesalahannya.. jika tidak mungkin keluarga Cortez hanya akan tinggal nama saja.


*********

__ADS_1


Kini arstella sudah berada di ruangan Michel, disana bukan hanya dirinya dan michel saja tetapi disana juga terdapat tiga orang di antara tiga orang itu terdapat satu perempuan.. dia adalah salfia Angela..


"perkenalkan dia adalah arstella, dia yang akan ikut bersama kita kekerajaan alverzia.. untuk merebutkan harta karun kuno peninggalan kerajaan dulu.."ucap Michel memperkenalkan arstella kepada tiga orang di depannya.


"dia? apa kau tidak salah Michel?"tanyanya sambil menatap remeh arstella.


"kau meremehkannya Al"ucap Michel menatap pemuda berambut biru salju.


"Salfia Angela"


"Allenat "


"varo " ucap mereka semua memperkenalkan nama mereka.


arstella hanya mengangguk saja.. tapi pandangannya terus terarah pada salfia Angela atau salfia.


salfia yang merasa ada seseorang menatapnya sangat lekat menoleh dan menemukan arstella menatapnya sangat intens dan mata mereka saling pandang.


"mengapa dia menatapku terus?"batin Salfia. sedangkan pelakunya dia terus menatap Salfia dia merasakan ada sesuatu dari salfia ini.. dia merasakan seolah sangat akrab dengan aura ini.. aura ini hanya di miliki oleh para alam suci..


"mengapa kau sedari tadi menatapku, apa ada sesuatu denganku"tanya salfia yang tidak bisa membendung rasa penasarannya dengan arstella menatapnya sangat intens.


"tidak ada.. aku hanya saja aku hanya merasakan ada sebuah aura yang sangat akrab denganku.. tapi kamu tenang saja aku sudah tau apa itu, maaf jika membuatmu risih"ucap arstella..


arstella tidak menyangka bahwa senjata kedua dari Dewi thei (cahaya)ada kepada perempuan di depannya ini. yaitu sebuah bunga teratai.. tapi bunga teratai itu bukan bunga asli.. semua kelopak bunga itu terbuat dari berlian dan mengandung sihir terkuat.. Bunga itu bisa di gunakan penyerangan dan pertahanan,

__ADS_1


saat dirinya menjadi Dewi agung.. semua informasi masa lalu dan masa sekarang yang terhubung dengan alam suci.. arstella dapatkan seperti masa lalu para dewa Dewi.. arstella mengetahui itu semua.. bahkan sampai terjadi peperangan alam dewa dan alam iblis arstella dapat melihatnya..


dan yang membuat arstella lebih kagetnya ada sebuah Dewi yang hampir mirip dengannya.. tapi identitas Dewi itu tidak ketahui bahkan namanya juga dia tidak di ketahui... Dewi itu mati terbunuh oleh sahabatnya sesama dewa Dewi..


__ADS_2