
Semua orang yang melihat lady jenny di kalahkan oleh murid junior, mereka semua langsung melotot,ada juga yang menganga karna ketidak percayaan di depannya.
semua murid senior berpikir seberapa kuat kekuatan murid junior ini yang mampu mengalahkan senior jenny, senior keempat yang paling terkuat sesudah arsen, gerland dan William.
sedangkan lady jenny dia tidak percaya dirinya bisa di kalahkan oleh seseorang lady apa lagi orang itu berada di kelas junior, dirinya merasa harga dirinya sudah di injak oleh arstella.. dia tidak terima semua itu dia akan membalaskan semua ini, jika dia tidak bisa mengalahkannya di academy maka dia akan meminta bantuan dari keluarganya untuk memberi orang itu pelajaran..
sedangkan musuh bebuyutan lady jenny dia merasa senang, karna jenny di kalahkan apa lagi itu adalah murid junior, lady itu berpikir "hm kurasa ini bisa ku buat dia malu".
disisi lain ada seorang lady yang tidak terima jika arstella menang, lady itu mengepalkan tangannya sebelum dia pergi meninggalkan area pertandingan.
"lady jenny anda telah melakukan sebuah kesalahan, lady telah melakukan serangan dengan menggunakan sihir, padahal lawan sudah mengatakan ingin menggunakan pedang (senjata) lady akan di hukum karna itu, sesuai peraturan yang ada karna melanggar peraturan .. hukumannya adalah lady tidak akan ikut dalam pertandingan selama 1 bulan, itu adalah hukuman ringan"ucap guru Raihan tegas, dia tidak akan membedakan muridnya meski murid itu orang yang terpandang dan memiliki kekuasaan di kerajaan, hukuman tetaplah hukuman.
sedangkan jenny hanya bisa menggeram marah, sebelum dia di bawa ke uks (author gak tau namanya sebutan di jaman kuno, jika ada yang tau mohon pemberitahuannya)
******
arstella kini sudah ada di kantin academy, saat pertandingan selesai dirinya langsung mengajak kedua gegenya untuk pergi kekantin, karna pertarungan tadi membuat gadis itu langsung lapar.
arstella memesan, sup ayam 2porsi, dan minuman 1. Sedangkan kedua kakanya dia hanya membeli cemilan saja, karna mereka sudah kenyang.
disaat asyik makan, seketika seorang pemuda tampan datang dengan membawa nampan di tangannya, dia tidak sendiri pemuda itu bersama dua orang sahabatnya dan tangan kanannya. dia adalah thoender dan kai (t,k).
"bisa kami ikut duduk disini lady manis?"tanya thoender dengan sopan.
"tentu silahkan"ucap arstella yang memperbolehkan mereka duduk, karna dia melihat tidak ada satupun meja lagi.
"terima kasih manis"ucap thoender. yang jawabannya tidak di balas oleh arstella.
********
disisi lain menara suci terlihat Michel telah selesai melakukan kultivasi, kultivasi Michel berada di tingkat langit awal level 6.
__ADS_1
disini michel juga sudah mengembangkan lima jurus yang di bagi oleh arstella saat penyambutan debutante untuk lady yang memasuki umur 10thn.
Michel mencoba melakukan satu jurus yang di pelajari baru² ini.. jurus itu adalah jurus tangan penangkas, yang mana jurus itu sebuah tangan raksasa yang terbuat dari sebuah bayang.
"Wou jurus ini sangat bagus, ini sangat cocok untuk menculik atau melempar binatang? darimana adik Stella mendapatkan jurus ini? yah"tanya Michel pada dirinya sendiri.
"Lebih baik, aku pergi menemui adik Stella di academy"batin Michel sebelum dia menghilang dari ruangannya mengunakan taleportasi.
********
diluar academy... di kerajaan grogiel..
terlihat permainsuri redica sedang cemas karna beberapa hari ini dia selalu mencoba membujuk duchess velencia tapi tanggapannya selalu sama tidak menerima pertunangan yang di lakukan kepadanya putrinya, dia sudah frutasi harus harus bagaimana agar duchess velencia mau menerima pertunangan itu.
Prank..
"aaa jika begini terus bisa² anak dari selir itu bisa² melengserkan posisi calon putra mahkota putraku, tidak ini tidak bisa di biarkan putraku akan tetap menjadi pewaris raja selanjutnya aku harus buat rencana"ucap permainsuri redica yang melempar guci ke lantai.
"Apa itu, jika tidak bagus maka saya akan menghukummu"ucap permainsuri redica.
"rencananya adalah"
******
disisi lain. terlihat pameran utama kita baru saja selesai keluar dari kelasnya, di saat asyik berjalan tiba² saja seorang lady melanggarnya membuat lady itu jatuh.
brukk...
dengan segera arstella melihat siapa orang yang berani menabraknya.. saat melihat lady, arstella langsung mengenalinya dia adalah lady Eliza..
entah mengapa arstella merasa lady di depannya ini sengaja menabraknya karna dia ingin membuat dirinya merasa bersalah didepan banyak orang, tapi untungnya tidak ada satupun orang disini "apa dia buta jika ada orang di sebelah sini, bahkan jelas² jalan ini luas mengapa lady itu bisa menabraknya, atau dia sengaja? jika di pikir² ini memang ada di ceritakan dalam novel.. tapi yang harusnya itu arstella yang menabrak dia karna dia sudah berani mendekati pemuda yang dia cintai, tapi sekarangkan tidak lagi.. apa jalan ceritanya berubah?"
__ADS_1
"anda tidak apa² lady Eliza?"tanya arstella sambil menatap datar kearah eliza yang sedari tadi duduk di lantai tanpa berniat berdiri( apa senyaman itu dirinya duduk disana makanya dia tidak ingin bangkit dari berdirinya, bahkan uluran tanganku saja tidak dia terima)
"ehm ada apa ini? arstella" tanya seorang pemuda berambut hitam dengan tubuh yang tinggi.
"Eh salam tuan menara suci"ucap arstella sopan karna mengingat dirinya masih ada di dalam academy,
"apa yang terjadi? mengapa lady itu duduk disana? apa kau sedang membullynya?"tanya Michel sambil menatap lady yang sedari tadi duduk di lantai tanpa berdiri.
"tidak, aku tidak membullynya dia yang menabrakku sampai membuatnya jatuh, padahal jalan disini sangat luas entah mengapa dia masih bisa menabrakku"ucap arstella
Michel hanya mengangguk-ngangguk saja "apa kau sudah membantunya berdiri?"tanya Michel, yang juga jengah lady di bawahnya itu tidak berdiri sama sekali.. "apa dia ingin di bantu berdiri?"
"sudah tapi dia tidak ingin menerima uluran tanganku, padahal aku ingin membatunya tapi dia sama sekali tidak menerima uluran tanganku"ucap arstella
"Sini lady biar saya bantu"ucap Michel mengulurkan tangannya berniat ingin membantu.
lady Eliza langsung mengangkat kepalanya melihat pemilik tangan siapa itu.. saat melihat dia seperti, entahlah saya tidak tau, hanya Eliza saja yang tau tentang dirinya. lady Eliza langsung menerima uluran tangan itu.. tapi sedetik kemudian tangannya tergantung di karna pemuda yang ingin menolongnya langsung menarik kembali uluran tangannya jadi tangan lady Eliza tergantung.
"kalian keluar"ucap Michel entah pada siapa, tapi tiba² saja muncul dua orang lelaki.
"Kalian antar dia ke uks academy, jika ada yang tanya dia sakit apa katakan dia tidak bisa berdiri"ucap Michel yang langsung membawa arstella pergi dari sana.
sedangkan lady Eliza dengan segera berdiri dari duduknya, karna dia tidak terima bahwa dia di bantu oleh lelaki tuan itu "saya bisa berdiri kalian tidak perlu membawa saya ke uks"ucap Eliza yang langsung pergi dengan perasaan malu.
"Sial, lihat saja aku akan mengambil semua apa yang kau miliki lihat saja"batin Eliza sambil mengepalkan tangannya.
********
kini arstella sudah berada di sebuah ruangan wakil kepala academy.
"jadi mengapa ka Michel mengajak stella kesini"tanya arstella penasaran.
__ADS_1
"oh itu saya akan meminta izin kepada guru kaisan untuk mengizinkanmu untuk ikut bersamaku pergi ke kerajaan alverzia, karna disana akan dibuka sebuah pertandingan untuk merebut harta yang berharga, kau akan tahu nanti, aku tidak bisa menjelaskannya"ucap Michel sambil menatap guru kaisen. yang mengisaratkan untuk mengijinkan arstella ikut bersamanya