
Kini para peserta dan pemimpin telah berkumpul.
"selamat sore semua"ucap pemimpin pertama.
"sore pemimpin pertama xioa ling"ucap mereka serempak..
"baiklah sebelum kalian memasuki makam leluhur... kalian semua harus membuka penutup kepala kalian"ucap pemimpin pertama... itu membuat pesertanya lama terheran... tapi mereka tetap menurut.
satu persatu peserta membuka penutup kepala mereka masing-masing dan terlihat jelaslah wajah mereka tanpa penghalang.
"itu' itu putra mahkota axelio"pekik salah satu peserta perempuan.
"wah benar dia sangat tampan yah"ucap peserta perempuan..
"itu juga putra mahkota Ming Shan dari kerajaan timur bukan"ucap salah satu orang ikut membuka suara.
__ADS_1
"eh' itu bukankah arstella Bleszynski"seru satu lelaki... mereka yang ucapan lelaki itu langsung menoleh..
"wah benar dia arstella... jadi dia ikut kelompok menara sihir yah... itu ada saintess salfia juga di kelompok mereka"ucap peserta sambil menunjuk kearah kelompok Michel
itu membuat para pemenang langsung menatap iri kearah kelompok Michel karna dua perempuan itu di sanjung.
"apa hebatnya perempuan dari kerajaan barat itu? Sampai dia seterkenal itu? memangnya di melakukan apa?"ucap seorang gadis dengan rambut putih kekuningan. menatap iri kearah kelompok Michel.
"entah aku juga tidak tau.. lebih baik kita fokus mencari harta leluhur... setelah itu kita baru mencari indentitas perempuan itu"ucap gadis berambut pink.
sedangkan para tertinggi terdiam beberapa detik. sebelum mereka kembali sadar. mereka menatap tiga orang dengan pandangan berbeda tapi ada satu orang yang membuatnya tidak bisa dirinya tembus bahkan dia tidak bisa melihat kultivasi orang itu.
"baiklah kita mulai saja"ucap pemimpin pertama... pemimpin pertama dan keempat pemimpin lainnya mulai mengalirkan mananya terhadap sebuah pola bintang yang ada di lantai... pola itu terhubung pada sebuah dua batu besar dan tinggi... seketika terlihat sebuah pintu masuk dari kedua batu besar itu saat aliran mana telah memenuhi pola bintang.
"kalian bisa masuk, dan waktu kalian disana hanya dua hari. jika kalian terlambat keluar maka kalian akan terkurung di dalam sana selama dua tahun"ucap pemimpin ketiga memberitahukan kepada mereka semua.
__ADS_1
"baik kami mengerti pemimpin ketiga"ucap mereka serempak.. dengan segera mereka memasuki cahaya di tengah kedua batu tersebut. satu persatu peserta mulai memasuki cahaya transparan...
saat mereka telah memasuki cahaya transparan tadi kini mereka semua sedang barada di sebuah Padang pasir terlihat disana ada sebuah bebatuan yang sangat tinggi didepan sana ada sebuah istana yang tidak berbentuk lagi jika di lihat dari jauh istana itu sangatlah kecil jika di lihat dari jarak dekat.. istana itu sangat besar...
"adik aku tidak percaya kamu akan ikut dalam pencarian harta Karun leluhur"ucap arsenal yang baru menyadari bahwa adiknya juga mengikuti perebutan harta leluhur.
"aku juga tidak percaya kakak arsen dan ka land juga ikut"ucap arstella...
"apa kita mencari bersama-sama adik? atau kamu mau cari sendiri"tanya arsenal kepada adiknya
"mm aku tidak tau. aku akan menanyakan pada kelompok dulu"ucap arstella alasan.. padahal sebenarnya dirinya ingin memisahkan diri juga dengan kelompoknya. entah mengapa dari jarak sini dia merasakan ada banyak energi yang menariknya dari balik reruntuhan bangun didepannya itu.
"oh baiklah"ucap Arsenal.. sedangkan Gerland hanya diam.. tapi lirikan matanya terus menatap kearah salfia.
mereka semua mulai bergerak menuju bangunan kuno yang sudah hancur itu....
__ADS_1