
"adik? apa aku harus membuatkan putriku adik?"batin duchess velencia sambil melirik ke arah duke.
"ayah, apa ayah izinkan aku pergi?"tanya arstella Bleszynski kepada ayahnya yang dari tadi diam dia berharap ayahnya mengizinkannya untuk pergi petualangan,
"oh ayo lah katakan iya.. mengapa tinggal diam saja,... kurasa ini yang di rasakan pada anak muda di zamanku yang berharap orang tuanya tiada agar dirinya bebas ingin melakukan apa saja"batin arstella Bleszynski, seketika pikirannya pergi ke zaman aslinya mengingat seorang anak muda tega membunuh orang tuanya di lantaran selalu di kekang yang oleh orang tuanya membuatnya tidak bebas akhirnya dengan tega orang itu membunuh kedua orangtuanya.
"mengapa aku memikirkan itu?"batin arstella Bleszynski.
"baiklah ayah izinkan, tapi kau harus ingat jaga dirimu baik² jangan sampai kau terluka"ucap Duke Afdhal yang mengizinkan putrinya pergi petualangan sendirinya.
"benarkah ayah?"tanya arstella Bleszynski sekali lagi, dan di jawab anggukan kecil dari Duke Afdhal.
"makasih ayah, punya orang tua juga tidak.terlali buruk"lanjut arstella Bleszynski di dalam hati sambil memeluk ayahnya.
"Hay, kau mengizinkan putrimu pergi petualangan? apa kau tidak memikirkan keselamatan nyawa putri kita di luar suamiku?"protes duchess velencia, dia belum bisa menerima putrinya pergi..
"istriku percayalah kepada putri kita, putri kita pasti mampu menjaga dirinya di luar sana, meski pun dia ada bersama kita nyawanya juga pasti trancam bukan? jadi biarkan dia berpetualang agar dia bisa bertambah kuat dan bisa mengetahui cara bertahan hidup"ucap Duke Afdhal, yang mencoba membantu putrinya agar istri mengizinkan putrinya pergi berpetualangan.
duchess velencia terdiam beberapa menit sambil memikirkan apa dia mengizinkan putrinya pergi, atau tidak..
"istriku pikirkan baik² jika suatu saat kita mempunyai anak lagi.. pasti putra dan putri kita akan menjaga adik mereka bukan, jadi izinkan saja mereka pergi, agar suatu saat nanti mereka bisa menjaga adik mereka dalam bahaya"ucap Duke Afdhal mencoba membujuk kembali istrinya..
"huff~ baiklah bunda akan mengizinkanmu pergi tapi kamu ingat Stella kamu harus bisa menjaga dirimu di luar sana, dan ingatlah pulang"ucap duchess velencia, dia sudah memutuskan mengizinkan putrinya berpetualangan.
"benarkah bunda terima kasih bunda, Stella janji Stella akan menjadi kuat untuk menjaga kalian dan orang² tersayang arstella"ucap arstella Bleszynski dengan senyum manis yang mampu membuat para lelaki langsung meleleh.
"kami juga akan menjaga kalian atau keluarga ini agar keluarga Bleszynski tetap damai seperti ini"ucap Arsenal Bleszynski, yang tiba² sudah ada di belakang Duke, duchess dan Stella. bersamaan dengan gerland di samping arsen.
"Gege? sejak kapan kalian disini?"tanya arstella Bleszynski.
"harusnya kami yang bertanya, sajak kapan kau datang?"tanya gerland Narendra sambil berkacak pinggang memandang adik sepupunya.
__ADS_1
"mm mungkin dua menit atau tiga menit atau lebih aku tidak ingat"ucap arstella Bleszynski santai.
"jadi adik kami ini mau berpetualangan, sendri itu sangat keren andaikan kami tidak sedang masuk academy pasti kami juga akan berpetualangan"ucap Arsenal Bleszynski lirih.. mengapa dulu dia tidak berpikir seperti adiknya, yang di umur delapan tahun ini yang ingin berpetualangan menjelajahi setiap tempat.
"Gege jangan sedih, bukankah gege juga sama sepertiku berpetualangan? hanya saja Gege akan berpetualangan jika mendapatkan misi dari guru academy bukankah begitu Gege"ucap arstella Bleszynski, dia tau apa yang di pikirkan gegenya ini..
"yah kau benar"ucap Arsenal Bleszynski.
"jadi adik akan kau akan mulai berpetualangan?"tanya Arsenal Bleszynski, dia ingin mengetahuinya.
"mm besok"ucap arstella Bleszynski membuat kaget mendengar ucapan arstella.
"besok? bukan kah itu terlalu cepat putriku?"tanya duchess velencia.
"lebih cepat lebih baik bunda"ucap arstella Bleszynski enteng.
"huff~ seterah kau sajalah"ucap duchess velencia. yang kehabisan kata².
*******
tring...
"baiklah.. putri bunda apa kau sudah menyediakan keperluanmu untuk berangkat besok pagi?"tanya duchess velencia yang telah selesai makan.
"sudah bunda, Stella sudah menyediakan keperluan Stella, oh ya bunda? jika aku tidak ada, aku harap bunda tidak mengangkat anak perempuan lain, jika sampai aku mengetahui bunda mengangkat anak, Stella tidak akan pulang kediaman ini"ucap arstella Bleszynski, dia mencoba mengancam bundanya, dia takut bundanya akan mengangkat anak lain.. meski itu tidak pernah terjadi tapi untuk berjaga² karna dia sudah mengubah isi novel ini...
"tentu saja tidak, buat apa bunda mengangkat anak lain, kalau bunda saja bisa membuat anak lagi"ucap duchess velencia yang sedang malu²..
"baiklah itu bagus, dan bunda jangan lupa, aku tidak mau kediamanku di pakai orang lain meski itu hanya sehari atau apalah aku tetap tidak mau kalau ada orang lain menempati kediamanku"ucap arstella Bleszynski lagi
"hm baik²lah"ucap duchess velencia.
__ADS_1
"kembali lah kediamanmu istirahat"ucap Duke Afdhal.
"baik ayah... selamat malam bunda ayah, Stella pergi dulu"ucap arstella Bleszynski, gadis itu meninggalkan ruang makan usai mengucapkan sepatah kata.
arstella terus berjalan di karidor sambil melihat para pelayan yang sedang asyik bercanda kepada pelayan lainnya...
di kediaman Bleszynski ini mempunyai sebuah aturan buat pelayan, para pelayan bisa bebas bercanda dengan yang lainnya jika pekerjaan mereka selesai, dan para pelayan bisa mempunyai hubungan dengan yang lain kecuali jangan sampai mereka hamil di luar nikah atau mencapuri urusan pekerjaan dengan masalah.
"salam nona muda" sapa para pelayan saat melihat nona muda mereka sedang berjalan..
"hm"
"kalian bisa lanjutin mengobrolnya"ucap arstella Bleszynski, gadis itu terus berjalan sampai di kediamannya.
"nona"ucap Ayumi saat melihat kedatangan nona mudanya.
"ada apa Ayumi?"tanya arstella Bleszynski saat melihat wajah cemberut pelayan setianya itu.
"nona' apa nona tetap tidak mau mengajak saya ikut berpetualangan bersama nona?"tanya Ayumi sambil menggoyangkan tangan tuannya.
"tidak.. aku tidak akan mengajakmu, aku mempunyai tugas buatmu disini, makanya aku meninggalkanmu disini"ucap arstella Bleszynski.
"tugas? tugas apa nona, sampai² anda meninggalkan saya disini"ucap Ayumi.
"aku ingin kau menjaga keluargaku.. apa lagi kau juga harus menjaga adikku yang akan segera hadir"ucap arstella Bleszynski, yang membuat Ayumi semakin bingung mendengar ucapan nona mudanya.
"maksud nona apa? saya tidak paham"ucap Ayumi..
"kau akan paham nanti, sudahlah aku ingin istirahat kau boleh pergi Ayumi"ucap arstella Bleszynski..
"tapi no.. hu ba..baiklah saya pergi selamat malam nona muda"ucap Ayumi segera dirinya pergi dari kamar nona mudanya, padahal dia ingin protes tapi saat melihat tatapan tajam nonanya terpaksa dia harus urungkan.
__ADS_1
"hu lebih baik nanti malam aku ke tempat mereka sekalian aku akan pamit untuk pergi"guman arstella Bleszynski.
HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI JANGAN LUPA FOLLOW YAH YANG BELUM FOLLOW, VOTE KARNA WAJIB GAIS, GIF APA SAJA, LIKE LIKE LIKE, KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA