
Beberapa hari telah berlalu.. setelah kejadian pesta yang dia adakan oleh kerajaan grogiel yang berunjung malu karna penolakan tegas yang di lakukan oleh lady arstella Bleszynski.. karna ini membuat jadi perbincangan oleh penduduk kerajaan mau itu penduduk atas atau bawah semua menggosipkan itu sampai pembicaraan itu menyebar ke seluruh kerajaan.
sedangkan pelaku yang membuat kerajaan malu kini sedang menunggangi kuda hitam dengan santai dengan beberapa orang..
"adik apa kau tidak mendengar gosip yang beredar di kerajaan tentang dirimu"tanya Michel.. dia ingin tau apa gadis di sampingnya mengetahui gosip yang beredar itu...
"tidak..aku tidak ingin dengar masalah dari kerajaan biarkan mereka saja yang mengurus.. jika gosip tentang diriku yang menolak pertunangan dengan putra mahkota Wiliam aku sudah mengetahuinya"ucap arstella..
"jadi gosip itu benar yah kau menolak putra mahkota.. tapi itu sangat bagus juga sih.. kau tidak cocok dengan putra mahkota yang ramah dan tidak tegas itu.. suatu saat nanti jika kau bersamanya aku takut dia akan menyakitimu dengan sifat tidak tegasnya itu.. dan dengan itu para bangsawan bisa melakukan tidak semena-menanya karna tidak ketegasannya menjadi raja di masa depan.."ucap Michel Andrean entah mengapa dia tidak menyukai jika arstella bersama putra mahkota Wiliam
apa lagi jika di lihat.. putra mahkota Wiliam hanya akan tegas jika dia menginginkan sesuatu tapi setelah mendapatkannya dia akan menjadi lemah dan pengecut.. kepribadiannya itu sangat tidak cocok dengan gadis di sampingnya ini.
Disisi lain
"Jadi apa kau bisa membantuku menghancurkan perempuan itu?"tanya sosok perempuan di dalam ruangan yang gelap
"Itu tidak mungkin kau tau sendiri kan seberapa kuat gadis itu... kita tidak mungkin menyerangnya apa lagi perbedaan kekuatan kita.. aku penasaran sekarang dia sudah di kultivasi apa..dan tingkat berapa.. karna sepertinya dia menyembunyikan kultivasi sebenarnya agar kita terkecoh"ucap pemuda itu.
"jadi maksudmu kau tidak bisa membantuku?"ucap perempuan dengan nada sedikit tinggi.
__ADS_1
"kau berani meninggilkan suaramu terhadapku"ucap pemuda itu dengan raut wajah merah.. beraninya perempuan itu meninggikan suaranya.
"m..maaf"ucap perempuan.. perempuan itu hanya bisa mengepalkan tangannya untuk menahan amarahnya, dia masih membutuhkan pemuda itu untuk rencananya.. jadi jangan sampai hanya karna dia melawan semua rencananya gagal.
*********
rombongan arstella kini sudah ada di depan gerbang masuk wilayah kerajaan alverzia.
"tolong perlihatan identitas anda nona"ucap prajurit penjaga perbatasan..
arstella pun memperlihatkan kartu identitas sebagai lady Bleszynski kepada prajurit.. melihat kartu yang ada ditangannya membuat tangan prajurit itu gemetar..
"maafkan kelancangan kami yang tak mengenal anda nona muda"ucap ucap beberapa prajurit yang ada disana langsung bersujud di depan arstella.. saat mengetahui bahwa perempuan yang ada di depannya adalah pemimpin kerajaan alverzia mereka langsung ketakutan.. siapa tidak kenal lady arstella Bleszynski. Lady yang sangat kejam saat membantai musuhnya.. bahkan lady ini tidak akan membiarkan anggota musuh satu pun yang selamat setelah berani mengusiknya
"maafkan kami nona muda.. cepat buka pintu gerbangnya nona muda ingin masuk!!!"teriak prajurit perbatasan... segera saja mereka membuka pintu gerbang untuk memerpersilahkan arstella masuk.
"biarkan mereka berempat masuk.. mereka datang bersama saya "ucap arstella, segera saja gadis itu masuk kedalam di ikuti empat orang yang datang bersamanya dari kerajaan grogiel.
setelah Kepergian rombongan arstella semua prajurit yang ada disana menghela nafas lega..
__ADS_1
"aku tidak percaya bahwa aku bisa bertemu dengan nona arstella"ucap prajurit¹
"benar nona muda sangat cantik dan auranya yang sangat menenangkan seperti Dewi"ucap prajurit². dia sangat terpesona dengan kecantikan nona mudanya.
"benar, apa lagi dia juga tidak sombong.. dan nona muda sangat ramah dan baik.. jangan sampai kita menghianati kepercayaan nona muda kepada kita yang menjaga perbatasan ini"ucap prajurit³
"benar jangan sampai kita menghianati kepercayaan nona muda.. karna seorang pemimpin yang baik dan tegas seperti nona muda arstella sangat susah mencari" ucap prajurit¹ dan di angguki prajurit lainnya.
******
Sore harinya kini rombongan arstella sudah sampai di tempat tujuan.... mereka berlima segera saja memakai jubah mereka agar tidak ada yang mengenal mereka.. setelah mereka sudah menggunakan jubah masing-masing segera saja mereka menuju kesebuah bangun yang sangat tinggi di tengah hutan,wilayah ini sangat jauh dari ibu kota kerajaan apa lagi desa² dan academy kerajaan dan yang lainnya.
saat mereka masuk terlihat banyak orang berlalu lalang di dalam bangunan itu.. mereka yang ada disana adalah orang² yang ikut perebutan harta peninggalan.. tapi sebelum perebutan di adakan mereka akan disuruh sesutau seperti bertarung atau lainnya. siapa yang bisa lolos dalam ujian mereka berhak memasuki portal yang akan membawa mereka ke peninggalan leluhur dulu...
arstella dia sangat terpesona dengan bentuk bangun yang ada di dalam ini.. seketika pikirannya tertuju pada dunia modern.. bangun yang dia lihat hampir sama dengan bangun modern
"adik ayok kita akan ketempat peristirahatan kita dulu, pasti kau sangat lelah bukan dengan perjalanan jauh ini yang hanya menunggangi kuda tanpa ada sandaran sama sekali"ucap Michel yang seperti terkesan mengejek..
arstella hanya acuh saja tapi tetap mengikuti Michel berjalan menuju kamar mereka.. beberapa menit akhirnya mereka sudah sampai ke tempat penginapan mereka.
__ADS_1
didalam sana arstella melihat ruangan yang di dapatkan kelompok mereka.. disana ada lima pintu kamar dan satu ruang tamu.. setiap kelompok tidak di pisahkan mau perempuan atau lelaki mereka akan satu ruangan tapi setiap ruangan yang mereka dapatkan akan memiliki lima pintu dan pintu adalah pintu kamar.
kini mereka berlima sedang berkumpul di ruang tamu.. mereka akan membahas pertandingan yang akan diadakan besok.