
Kini gadis itu sudah ada di sebuah hutan yang berada tidak jauh dari desa Phoenix, dia berada disini karna mendengar cerita dari warga pada saat dia pulang dari restoran dia tidak sengaja mendengar bahwa sedang ada perburuan dari luar mereka datang ke hutan Phoenix untuk mendapat sebuah telur Phoenix yang akan menetas jika telur Phoenix itu menetas menetas anak Phoenix itu akan mencapai ranah lagenda.
"Aku harus mendapatkan telur itu, jika tidak aku takut hewan legenda itu jatuh ke tangan yang salah dan akan membuat kehancuran bagi dunia bawah"ucap arstella, gadis itu terus melesat sampai dia merasakan ada sesuatu yang sedang mengarah kepadanya.
Syut..syut.. sebuah anak panah melesat kearah arstella, untungnya gadis itu bisa menghindar tepat waktu. Dia pun berpijak pada salah satu pohon dia mengamati sekelilingnya guna mencari siapa orang yang melepaskan anak panah kearahnya.
"Hm mau main petak umpet ya"batin arstella saat melihat seorang di balik pohon, orang itu sedang bersembunyi di pohon besar. Dengan segera gadis itu bertaleportasi menuju belakang punggung orang yang bersembunyi itu.
"Kemana anak perempuan itu?mengapa dia cepat sekali menghilang"ucap orang berbaju hitam.
"Kau sedang mencariku?"ucap arstella yang ada di belakang orang berbaju hitam. Saat orang itu berbalik dengan sigap arstella menusuk jantung orang itu sampai membuat mati.
"Ck menyusahkan dan mengganggu perjalananku saja"ucap arstella dengan segera dia kembali melesat. Sampai dia berada di sebuah tempat dimana ada air terjun berada.
"Aku merasakan ada energi kuat di tempat ini? tapi apa? Dan dimana?"ucap arstella sambil melihat sekelilingnya sampai dia merasakan energi itu ada di balik air terjun.
Gadis itu berjalan menuju kearah air terjun dia menatap lekat ke arah sana, sampai dia mendengar sebuah bisikan lagi
"Fokus"
__ADS_1
"Fokus?"guman arstella, dengan segera gadis itu memfokuskan pandangannya kearah air terjun, seketika dia bisa melihat apa yang ada di balik air terjun itu.
"Telur Phoenix? Bukankah telur Phoenix berada di di puncak bukit? Lalu mengapa telur itu berada disini?".
"Tapi bodoh amatlah yang penting aku bisa mengamankan telur itu bersamaku, agar mereka tidak jatuh ke tangan yang salah" dengan segera arstella menuju di balik air terjun itu, disana terdapat sebuah goa dan di goa itu terdapat dua telur Phoenix.
"Sangat indah" dengan segera gadis itu pergi meninggalkan tempat itu dan menuju ke desa.
*********
Beberapa hari ini akhirnya dia akan meninggalkan desa Phoenix, pemilihan calon kepala desa sudah di pilih untuk menjadi kepala desa yang baru, untuk anak² mantan kepala desa mereka di usir dari desa karna mereka tidak menerima anak itu lagi, ada pula dengan Liza dia di pecat dari pekerjaannya, lantaran karna sifatnya yang semena².
"Nona muda hati² semoga nona sehat² di dalam perjalanan"ucap warga desa. Mereka semua mengantar kepergian gadis itu sampai pintu gerbang keluar.
Hari berganti hari bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun kini sudah dua tahun arstella meninggalkan kediamannya dan akhirnya gadis itu pulang juga.
Terlihat orang di kediaman arstella sedang sibuk menyiapkan penyambutan kedatang putri satu-satunya keluarga Duke Bleszynski.
"Cepat letakkan itu disana"ucap seorang kepala pelayan.
__ADS_1
"hu kau cepat jalannya, kenapa lambat sekali, sebentar lagi nona muda akan datang"ucap kepala pelayan pada seorang gadis berumur 11 thn
"Ck menyusahkan saja"decak gadis itu. Gadis itu adalah seorang anak pelayan di kediaman Bleszynski, ibunya baru masuk saat 8 bulan yang lalu.
"Kami kenapa?"tanya seorang perempuan kepada seorang gadis.
"Bunda aku cape seperti ini, aku juga mau seperti anak bangsawan lainnya yang di layanin tanpa harus di suruh bersih² seperti ini"ucap gadis itu.
"Udah kamu tenang saja, bunda pastikan kamu akan mendapatkan apa yang kau inginkan jadi bersabarlah"ucap orang tua gadis itu. Dan diangguki oleh anak perempuan itu.
Beberapa jam kemudia. terlihat pintu gerbang terbuka dan menampilkan sebuah kaki yang putih bersih bersamaan itu terlihat juga pakaian yang di gunakan oleh orang itu pakai pudar dan terkesan biasa tapi pakaian itu tetap bersih, dan terlihat wajah seseorang yang di nantikan selama 2thn
rambut panjang lurus dan lembut wajah yang sangat cantik dan imut meski wajah gadis itu memiliki perubahan sedikit dengan dua tahun yang lalu tapi masih bisa di kenali.
"Putri bunda"ucap duchess velencia saat melihat orang yang dia rindukan begitu juga dengan putra dan suaminya
"Adik"ucap arsen dan gerland bersamaan saat melihat perempuan itu.
"Nona muda"ucap para pelayan yang sangat senang melihat kedatangan nona muda mereka dengan kondisi selamat dan sehat².
__ADS_1
"Apa kah dia? yang di tunggu"batin seseorang saat menatap seorang gadis di depan gerbang dia menatap orang itu dengan pandangan susah di artikan.
HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI JANGAN LUPA FOLLOW YAH YANG BELUM FOLLOW VOTE KARNA WAJIB GAIS GIF APA SAJA LIKE LIKE KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA GUYS SAMPAI JUMPA EPISODE SELANJUTNYA