
Disebuah tempat yang gelap tanpa ada sinar masuk terdapat sebuah bunga yang masih kuncup dengan warna yang memudar.. tapi tiba² warna bunga itu kembali terang dan bunga itu bermekar dan melayang sebelum dia melesat dari tempat kegelapan tanpa cahaya itu. bunga itu melesat dengan kecepatan yang tidak bisa di lihat.
sedangkan tempat kejadian.
terlihat para dewa dan Dewi yang terluka tiba² kehilangan kesemangatnya saat melihat dewa agung palsu melayang serangan terakhir kepada anak perempuan yang tidak di ketahui namanya.
asap yang mengelilingi tempat kejadian itu mulai menghilang " hahah tidak adalah yang akan merebut posisi alam dewa Dewi lagi dariku hahahah..."ucap dewa agung palsu dia sangat senang karena orang yang menjadi ancamannya telah mati, tapi sedetik kemudia dia terdiam.
"tidak mungkin bagai mana bisa"ucap dewa agung palsu, dia terkejut melihat apa yang di depannya ini.
begitu pula dengan para dewa Dewi juga terkejut melihat itu, sedetik kemudia mereka kembali tersenyum dan bersemangat
disana terlihat sebuah bunga teratai yang sangat besar sedang melayang di udara bersama di tengah bunga teratai itu terlihat seorang anak perempuan yang tak lain adalah arstella
terlihat perubahan yang berbeda dengan gadis itu, sebuah rambut putih, dengan baju berwarna putih emas, dengan kulit halus seperti susu atau bisa di bilang lebih dari susu.
mata yang tertutup kini terbuka terlihat warna mata itu bercahaya putih tanpa adanya warna hitam sedikit pun disana.
"sungguh tidak menyangka ada sebuah dewa yang berani berkutu dengan iblis hanya untuk menguasai dunia ini"ucap arstella Bleszynski tanpa sadar.
"ch aku tidak peduli dengan itu, dan juga aku tidak peduli meski kau sudah bersatu dengan teratai tujuh warna itu, yang terpenting kau masih saja lemah dan mudah ku kalahkan"ucap dewa agung palsu, dengan percaya diri, karna dia sangat yakin meski anak perempuan itu telah bersatu dengan teratai tujuh warna itu dia tidak mungkin mengalahkannya, karna dia berada di atas tingkat dari anak perempuan itu.
sedangkan arstella dia hanya tersenyum melihat tingkah percaya diri dari dewa agung palsu itu.
"baiklah jika begitu mari kita lihat apakah dengan tingkatku yang masih di raja awal ini bisa mengalahkan seseorang yang ada di tingkat dewa dewi awal"ucap arstella Bleszynski.
"baiklah mari kita mulai pertarungan ini"ucap dewa agung palsu, dengan segera dia melesat untuk menyerang arstella yang berada di atas teratai tujuh warna.
sedangkan gadis itu masih diam di tempat, sebelum dia melayangkan serangan sebuah bunga teratai kepada dewa agung palsu yang mulai mendekat kearah dirinya.
bhoom.
"tumbuhan berapi tingkat 4"ucap dewa agung palsu.. melayangkan sebuah serangan dimana tumbuhan yang berwarna hijau berupa menjadi sebuah api.
arstella hanya bisa mengibas tangannya membuat tumbuhan yang di penuhi api itu menghilang dan bersamaan itu dewa agung palsu terlempar oleh kibasan tangan itu.
__ADS_1
"uhukk..uhukk.."
"sudah cukup, kini giliran aku menyerangmu, dan rasakan seranganku"ucap arstella Bleszynski.
dengan segera arstella menyerang dewa agung palsu dengan sebuah pedang.
Trang
Trang..
Trang..
"cahaya seribu pedang"ucap arstella Bleszynski,
terlihat dari atas langit sebuah cahaya yang banyak berbentuk pedang,
"lindungilah dirimu, dari orang yang memiliki tingkat di bawahmu dirimu"ucap arstella Bleszynski sebelum melayangkan sebuah serangan kepada dewa agung palsu.
dengan segera dewa agung membuat sebuah perisai untuk melindungi dirinya agat tidak terkena oleh serangan dari cahaya yang berbentuk pedang itu
"apa bagai mana bisa, padahal perisai yang aku buat adalah perisai tingkat tinggi bagai mana bisa retak hanya di karnakan serangan yang tidak terhenti"batin dewa agung palsu,
prankk
srett..srett..
perisai yang di buat oleh dewa agung palsu retak dan bersamaan itu dia juga mendapat sebuah tusukan dari cahaya pedang itu di bagian perut dan paha.
"kau ini tidak adil, kau bermain curang"ucap dewa agung palsu, yang tidak terima dengan kekalahannya. dia tidak terima dia kalah dengan anak perempuan yang masih berumur delapan tahun itu, apa lagi dengan kultivikasi yang dibawah dirinya.
andaikan arstella masih dalam kondisi sadar mungkin dia akan tertawa mendengar ucapan dewa agung palsu ini.
"kau mengatakan dirinya main culas? apa kau tidak salah, atau kau tidak menerima kekalahanmu ini wahai dewa kotor"ucap arstella Bleszynski sambil menatap tajam kearah dewa sambil memberikan sebuah tekanan, yang mampu membuat dewa agung itu terbaring
"apa bagai mana bisa? mengapa aura yang dia keluarkan sangat kuat mampu membuatku menggigil ketakutan"batin dewa agung palsu, dia tidak percaya seorang anak perempuan memiliki aura yang sangat menakutkan mampu membuat dirinya tunduk berbaring di saat dirinya sudah berada di kultivikasi dewa dewi awal.
__ADS_1
"ini adalah akhir dirimu berada disini"ucap arstella Bleszynski.
"tolong maafkan saya, saya salah dan saya akan berjanji tidak akan melakukan perbuatan seperti ini lagi" ucap dewa agung palsu sambil memohon untuk keselamatan nyawanya, tapi berbeda di hati
"lihat saja akan ku balas penghinaan ini suatu hari nanti"batin dewa agung palsu
"jangan beri ampun dia dewa agung, bunuh saja dia"ucap dewa aiolos.
"kau minta maaf, kemana tadi keangkuhanmu itu wahai dewa"tanya arstella Bleszynski.
"maaf, saya salah"ucap dewa agung palsu.
"baiklah kemaafanmu saya terima"ucap arstella Bleszynski, membuat dewa agung palsu senang, tapi seketika matanya membulat ketakutan saat mendengar lontaran dari arstella.
"saya akan memaafkanmu jika kau telah musnah"ucap arstella Bleszynski.
"halilintar kematian jiwa!!!"teriak arstella Bleszynski.. seketika awan menjadi gelap terlihat sebuah kilat dengan warnah emas kemerahan menyambar sana sini.
halilintar kematian jiwa,adalah sebuah halilintar yang akan membuatmu tidak bisa reankarnasi lagi atau pun tidak bisa di bangkitkan lagi. jadi siapapun yang terkena halilintar kematian jiwa ini maka kau akan mati dan tidak bisa lagi reankarnasi.
"tidak..tidak.. tolong ampuni saya, saya mohon"ucap dewa agung palsu, dia sangat ketakutan.
sedangkan arstella dia tidak peduli dengan ucapan dari dewa penghianat itu, gadis itu mengatakan halilintar kematian jiwa kepada dewa penghianat itu.
seketika itu juga tubuh dewa penghianat itu hancur dan berubah menjadi abu.
selamat datang Dewi agung baru"ucap para dewa/Dewi yang langsung menunduk... keenam dewa/Dewi tadi juga kembali pulih di karnakan teratai itu yang menyebarkan cahayanya.
HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI JANGAN LUPA FOLLOW YAH YANG BELUM FOLLOW, VOTE KARNA WAJIB GAIS, GIF APA SAJA, LIKE LIKE LIKE, KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA GUYS SAMPAI JUMPA EPISODE SELANJUTNYA.
DOUBLE UPP.
KARNA AUTHOR BESOK SIBUK, DI KARNAKAN ADA ACARA.
MAAF JIKA JALAN CERITA PERTARUNGANNYA JELEK🙏🤣😅
__ADS_1