Wanita Terkuat Didunia Novel Kerajaan

Wanita Terkuat Didunia Novel Kerajaan
rencana lina


__ADS_3

Kini arstella sudah berada di ruang tamu, gadis itu menatap satu persatu keluarganya sampai pandangannya tertuju pada anak laki² yang berumur satu tahun atau lebih itu.


Duchess yang melihat arah pandang putrinya dia pun dengan senang hati memperkenalkan anak lelaki itu yang berada di gendongannya.


"Stella perkenalkan dia adalah adikmu namanya Leonard Bleszynski"ucap duchess velencia.. sedangkan anak lelaki itu hanya menatap arstella dengan ekspresi bayi.


"Benarkah wah dia sangat tampan berbeda dengan dua lelaki disana"ucap arstella yang sedang membanding-bandingkan gegenya dengan anak lelaki imut itu.


Mendengar lontaran adiknya dia tidak terima "hy aku ini juga tampan tau bahkan aku banyak perempuan yang mengejar ngejarku"ucap Arsenal mengembangkan dirinya.


"Benar bahkan tidak henti-hentinya kami di kepung dengan perempuan"ucap gerland yang ikut menimpal.


"Mereka mengejar kaliankan hanya kedudukannya saja jika kalian tidak mempunyai kedudukan mana ada mau sama kalian"ucap arstella.


"Wah adik kenapa kau pulang dari petualang tiba² mulutmu pedas sekali"ucap Arsenal, dia seperti di tusuk ribuan pisau mendengar ucapan sang adik walau semua ucapan sang adik tentang perempuan yang mengejar hanyalah untuk kedudukan seratus persen benar.


"Benarkah Gege aku tidak tau aku kira mulutku memang sudah pedas sebelum aku berpetualangan"ucap arstella.


Sedangkan Duke dia menatap arstella dengan lembut meski dia hanya kebanyakan diam saat mereka berkumpul, apa lagi melihat perdebatan putra dan putrinya itu membuat suasana kediaman Bleszynski seperti hidup kembali karna kehadiran sang putri.


"Sudah' arstella kembali kediaman kau harus beristirahat, sebelum mengajari makan malam nanti"ucap Duke Afdhal.


"Baik ayah, baiklah arstella undur diri dulu"ucap arstella segera di bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu keluar. Di sana dia sudah di tunggu oleh pelayan kesayangannya siapa lagi kalau bukan Ayumi.


"Nona!!! Hisk"teriak Ayumi, dia langsung memeluk nonanya dengan Isak tangis


"Nona kau tau aku sangat merindukanmu huhuhu"ucap Ayumi.


"Sudah Ayumi, aku ingin istirahat berjalan kaki kesini membuat tenagaku terkuras"ucap arstella tentu itu hanya bohongan saja agar pelayannya ini melepaskan pelukannya yang membuatnya sedikit sesak.


"Ah baiklah nona mari saya antar"ucap Ayumi.


Mereka berdua pun berjalan di lorong sambil arstella melihat kanan kiri, terlihat tidak ada yang berbeda dari kediaman ini saat dia pergi meninggalkan kediaman ini. Tanpa sadar mereka akhirnya telah sampai di kediaman mawar


"Nona kita sudah sampai"ucap Ayumi, yang mencoba menyadarkan nonanya.


"Ah ya, baiklah sediakan aku air hangat, aku ingin membersihkan diriku sebelum aku beristirahat"ucap arstella.

__ADS_1


Dengan segera Ayumi memenuhi perintah nona mudanya beberapa menit akhir Ayumi datang dan menyampai bahwa air hanya sudah selesai.


dengan malas arstella berjalan kekamar mandi membersihkan dirinya. Sedangkan Ayumi dia menyediakan baju untuk nona muda pakai selepas mandi.


Beberapa menit akhirnya arstella sudah keluar dari kamar mandi, dia pun kini memakai gaunnya yang sederhana.


"Baiklah Ayumi aku akan beristirahat kau bisa pergi"ucap arstella. karna dia ingin memulihkan tenaganya yang terkuras habis, saat di perjalanan dia di hadang oleh para bandit, untungnya arstella bisa mengalahkan mereka. Dan sekarang arstella sudah berada di di ranah dewa/Dewi tengah tingkat 7


"Baik nona selamat beristirahat"ucap Ayumi sebelum dia pergi dari kamar nona mudanya.


*********


Disisi lain seorang gadis sedang berada di kamar ibunya.


"Bunda apa kau tidak melihat anak perempuan yang baru datang tadi?"tanya gadis itu kepada ibu nya.


"Yah bunda melihatnya kenapa kamu tanya begitu lina?"tanya ibu anak gadis itu yang bernama marya


"Bukankah dia terlihat seperti polos?"tanya gadis itu yang bernama lina


"iss ibu ini, jika dia polos bukankah kita bisa menjebaknya membuat dia di benci oleh keluarganya karna dia bersikap kasar"ucap Lina sambil tersenyum.


"Maksud kamu apa bunda tidak mengerti maksud kamu menjebak"ucap marya, dia tidak paham maksud dari putri sulungnya.


"Aku akan mencoba menjebak anak perempuan itu, dengan cara pura² jatuh atau menyiram dirinya tidak sengaja, pasti dia akan marah saat jika disiram seperti bangsawan pada umumnya, dengan begitu semua orang pasti memandangnya dengan kejam, dengan begitu pasti gegenya akan membencinya begitu juga dengan duke"ucap Lina yang memberi tahukan rencananya.


"Bunda juga harus begitu, biar Duke Bleszynski membenci duchess, saat hubungan mereka renggang ini kesempatan bunda bisa melancarkan aksi bunda untuk dekat dengan Duke dan menarik perhatiannya, setelah bunda dekat dengan Duke ibu bisa melancarkan aksi ibu yaitu menjebak Duke tidur dangn bunda"ucap Lina, dia sangat yakin jika rencananya pasti akan berjalan lancar dan tidak lama lagi dia akan menjadi nona Bleszynski


memikirkan itu saja membuatnya senang tidak berbeda dengan marya yang sedang mengkhayalkan jika dia menjadi istri Duke, otoritas dia bisa menggunakan uang kediaman ini dengan berbelanja barang mewah dan bagus bisa berbicara dengan bangsawan lainnya.


*********


Tak terasa malam pun tiba


Kini arstella sudah bersiap rapi dengan gaun berawan biru bergabung dengan warna putih. gadis itu kini keluar dari kamarnya dia berjalan di lorong-lorong sambil melihat taman yang di penuhi dengan bunga yang bermekaran.


tak terasa akhirnya dia sudah sampai di depan pintu ruang makan, terlihat disana sudah ada gegenya duduk di depan meja,

__ADS_1


"Salam Gege"ucap arstella sambil duduk di kursinya.


"Salam adik"ucap gerland dan arsen bersamaan.


"Duke dan duchess memasuki ruangan"teriak Kasim.


"Salam ayah,bunda"ucap arstella dan gegenya.


"Hm"


"Wuwuwu"ucap Leonard


"Bunda bisakah Stella menggendong adik"ucap arstella, dia sangat ingin menggendong anak lelaki imut itu.


"Bis..


"Tidak


"Ha?


"Kau harus makan dulu Stella setelah itu kau bisa dengan puas menggendong Leon"ucap Duke Afdhal. Dan hanya di angguki oleh arstella


mereka pun kini mulai makan malam seperti biasa tidak ada pembicaraan saat keluarga Bleszynski makan.. beberapa menit akhirnya mereka telah selesai makan.


"ayah apa aku boleh bertanya?"tanya arstella.


"ya putri ayah mau bertanya apa?"tanya Duke Afdhal, jika di lihat dari bicaranya seperti ada urusan penting.


"bagaimana keadaan kerajaan alverzia saat aku tidak ada apa semuanya baik² saja?"tanya arstella, meski yang menjaga itu adalah pamannya, tidak kemungkinan pamannya akan berkhianat, apa lagi jika sudah menduduki tahta yang tinggi mereka pasti akan menjadi gelap mata.


"semuanya aman, kamu tenang saja ayah selalu kesana setiap bulan melihat perkembangan kerajaan yang berada di tanganmu, hanya saja saat kamu dinyatakan pergi para bangsawan mencoba memaksa pamanmu untuk menikah, bahkan mereka berani mencoba menjebak pamanmu tapi itu semua sudah di selesaikan oleh pamanmu dengan waktu cepat"ucap Duke Afdhal santai.


"oh ya memangnya cara apa?"tanya arstella dia sangat penasaran saat mendengar ucapan ayahnya, bahwa pamannya bisa mengurus para bangsawan itu dengan cara cepat.


"oh itu hanya dengan di bantai saja"ucap Duke Afdhal sambil menyesap minumannya.


HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI JANGAN LUPA FOLLOW YAH YANG BELUM FOLLOW VOTE KARNA WAJIB GAIS GIF APA SAJA LIKE LIKE LIKE KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA GUYS SAMPAI JUMPA EPISODE SELANJUTNYA

__ADS_1


__ADS_2