
"apa kau sudah menjalankan perintahku"tanya sosok lelaki yang masuki umur kepala tiga.
"Tentu saja sudah kita hanya menunggu waktunya saja... raja bodoh itu telah masuk dalam jebakan kita... dia akan terus mengikuti ucapanku. Jadi kita hanya perlu menyingkirkan penghalang terbesar kita ya itu Duke Afdhal. dan lebih baik kita menyingkirkan saja iblis yang tak berguna itu dia sama sekali tidak bisa bekerja dengan becus"ucap sosok perempuan.
"tenang saja untuk Duke Afdhal itu adalah urusanku. biar aku yang selesaikannya kau hanya perlu diam dan duduk santai melihat apa yang aku lakukan.jangan dulu kita juga masih membutuhkan bantuan iblis itu jadi jangan singkirkan dia dulu"ucap lelaki itu
"baiklah' aku harap rencana kita berjalan dengan lancar. jangan membuatku kecewa jika tidak kau akan habis di tanganku"ucap wanita itu mata merahnya memancar dari balik kegelapan. pria yang melihat itu hanya mengangguk patuh terhadap perempuan di depannya.
"baiklah aku harus pergi"ucap wanita itu berbalik pergi meninggalkan lelaki disana.
"lihat saja aku akan menghancurkanmu. setelah apa yang aku dapatkan tercapai. tunggu saja ria"ucap pria itu sambil mengepalkan tangannya.
*******
terlihat seseorang memasang sihir pelindung disekitarnya.... agar tidak ada yang menggangu mereka berkelahi dengan hewan tingkat kaisar itu atau mencuri hewan itu.
__ADS_1
terlihat dua orang perempuan sedang bertarung dengan sosok hewan iblis tingkat kaisar.
salfia mengeluarkan sebuah busur sedangkan arstella mengeluarkan sebuah bola² api.... mereka berdua menyerang iblis tingkat kaisar itu... sisi lain Michel dan Allan sudah bersedia dengan pedang yang ada di tangan mereka yang sudah mereka lapisi oleh mana. mereka hanya menunggu waktu untuk menyerang.
terlihat varo sedang membuat sebuah pola aneh. setelah pola itu jadi varo merapalkan sebuah mantra dan muncullah sesuatu dari tanah.... tanah itu langsung menjerat kaki dari hewan iblis itu. membuat di tidak bisa menggerakkan keempat kakinya... melihat itu salfia dan arstella langsung menyerang hewan itu bertubi-tubi tanpa henti... membuat hewan iblis itu meraung... sayangnya tanah yang menjerat keempat kaki hewan iblis tidak bisa bertahan... dan akhirnya kaki hewan iblis itu lepas.
hewan iblis itu langsung menatap salfia dan arstella tajam... sebelum hewan itu menyerang kedua gadis itu dengan apinya.
buss...buss...bisa
Bhoom... bhoom... bhoom...
srett...srett..srett...
mereka berdua tidak berhenti mengayunkan pedangnya... membuat hewan iblis itu meraung... akhirnya hewan iblis itu menyerang kesegala arah
__ADS_1
"sial kulitnya sangat keras kita harus mencari kelemahan hewan iblis ini"ucap Allen menggertakkan giginya.
"benar"ucap Michel... dan mereka pun terus menyerang dan sesekali menghindar dengan di bantu anggota timnya
"kita harus mencari kelemahannya dulu"ucap Michel pada kedua gadis itu.
"itu serahkan padaku"ucap arstella... dia pun mengeluarkan sebuah pedang... gadis itu merapalkan sebuah mantra. setelah selesai gadis itu melemparnya ke langit...
tiba muncul beribu pedang di sekitar tempat mereka dan tidak lama itu pedang itu langsung menerjang kearah hewan iblis itu....
sedangkan orang yang memperhatikan kelompok arstella Bertarung.... mereka menatap kagum, dengan jurus arstella lakukan..
"putra mahkota kurasa kita tidak bisa mendapatkan buruan mereka... kita tidak mungkin berlawanan dengan orang itu bukan"ucap pemuda.
"betul apa kita cari buruan yang lainnya aja?"tanya pemuda kedua²
__ADS_1
"tidak perlu"ucap putra mahkota axelio.... "kita akan memperhatikannya saja. kita tidak perlu mencuri buruan mereka...."ucap putra mahkota sambil melihat pertarungan yang ada di depan matanya.
mereka yang mendengar ucapan ketuanya hanya diam tapi tidak di dalam hati.