
di malam hari terlihat seseorang menggunakan pakai serba hitam sedang bertekuk lutut satu kaki, dengan tangan di majukan di depan..
"bagaimana apa kau sudah menemukan siapa anak perempuan itu?"tanya seorang lelaki baya, dia adalah kepala desa di desa Phoenix.
"saya sudah menemukannya tuan, dia bernama arstella dan dia pendatang baru di desa ini, dan saya dengar anak itu datang sendiri ke desa ini, dan sekarang dia sedang menginap di salah satu penginapan changol dan dia juga akan menginap beberapa hari kedepannya disini"ucap grio
"hm menarik? apa anak perempuan itu cantik?"tanya kepala desa.
"benar tuan dia sangat cantik dan lucu, hanya saja aku merasakan anak itu tidak bisa berkultivasi, karna aku merasakan tidak ada aura kultivasi memancar di tubuh anak itu"ucap grio, saat itu dia tidak sengaja mendengar pembicaraan para warga tentang seorang anak perempuan yang melukai anak kepala desa, untuk mendapatkan informasi tentang anak perempuan itu grio menyamar menjadi seorang warga untuk menguping pembicaraan mereka, akhirnya dia pun mendapat informasi itu..
kemudian dia mendatangi sebuah penginapan yang menjadi tempat nginap sementara anak perempuan itu.. dia duduk sambil menunggu kedatangan anak perempuan itu.. setelah lama menunggu akhirnya targetnya muncul dia melihat anak itu sedang berjalan ke arah repsesion penginapan, lelaki itu mendengar semua apa yang dia katakan, sampai pada saat dimana anak perempuan itu berjalan melewati mejanya, dia merasakan anak perempuan itu tidak memiliki aura kultivasi.
"bagai mana dia bisa melukai nona yunha jika dia saja tidak bisa berkultivasi, padahal nona yunha sudah berada di ranah pemula awal tingkat akhir, jadi bagaimana?"batin grio, dia tidak bisa berpikir tentang itu bagaimana bisa? "dari pada aku memikirkan tentang ini lebih baik aku langsung saja melapor biar tuan saja yang berpikir mengapa aku yang harus repot memikirkan itu semua, apa lagi itu tidak ada hubungannya denganku"batin grio, dengan segera lelaki itu pergi meninggalkan penginapan changol.
"hm menarik' besok kita akan kesana"ucap kepala desa, dia akan memberikan pelajaran pada anak perempuan itu beraninya dia melukai putrinya dia saat dirinya tidak bisa berkultivasi.
"pergilah"usir kepala desa kepada pengawal bayangnya.dengan segera grio pergi dari sana dalam sekejap mata.
**********
matahari kini terbit dan memantulkan sinarnya, burung² juga berkicau menyambut pagi tiba.
__ADS_1
sedangkan anak perempuan yang sedang terbaring tidak memedulikan sinar matahari itu dia tetap asyik tidur..
beberapa menit, mata yang tadi tertutup kini telah terbuka "hoam.. selamat pagi dunia tipu²"ucap arstella Bleszynski, dengan segera gadis itu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya sebelum dia akan turun mencari makan untuk mengisi perutnya yang kosong.
tadi malam dia tidak terlalu banyak makan, di karnakan makanan yang di pesan di buang oleh anak angkuh itu jika dia ingat² itu membuatnya kesal
"hu kita tunggu saja apa yang akan anak angkuh itu lakukan"ucap arstella Bleszynski, beberapa menit akhirnya ritual mandi gadis itu selesai, kini dia sedang menggunakan gaun simpel yang tidak merepotkan dan mendandani dirinya dengan simpel yang hanya di lapisi oleh bedak.
"baiklah kita cari makan dulu"ucap arstella dengan segera dia keluar dari kamar itu, akhirnya gadis itu kini sudah ada di bawah lantai pertama penginapan, arstella berjalan menuju salah satu meja makan sembari menunggu pelayan datang mencatat makan apa yang dia ingin pesan.
"salam nona kecil, anda ingin pesan apa?"tanya seorang pelayan yang baru datang.
"saya ingin cumi goreng,ayam pedas, apa disini menyediakan nasi?"tanya arstella Bleszynski.
"tolong nasi dengan minum teh hangat satu dan air putih biasa satu"ucap arstella yang mengutarakan makanan yang dia inginkan.
"baik mohon di tunggu nona"ucap pelayan itu dengan segera dia pergi meninggalkan meja yang di tempati oleh arstella.
beberapa menit akhirnya pesanan gadis itu sudah datang, dengan segera arstella memakan makanan, yang dia pesan gadis itu makan dengan lahap sampai akhirnya makanan yang di pesan telah habis tersisa. bersamaan itu tiba² sebuah keributan terjadi di luar penginapan.
"oh rupanya mereka sudah datang ya itu bagus"guman arstella Bleszynski menyerigai, dia tidak sia² memilih desa ini untuk menjadi petualangan pertamanya, meski sebenarnya arstella ingin memilih berpetualangan di hutan saja karna dia ingin meningkatkan kemampuannya meski dirinya sudah kuat.
__ADS_1
"maaf kepala desa tolong jangan membuat keributan di penginapan ini"ucap salah satu penjaga yang ada disana.
"minggir kau aku tidak peduli, aku ini kepala desa di desa ini jadi aku berhak ingin melakukan apa yang aku mau di desa ini"ucap kepala desa, lelaki baya itu tetap bersikeras untuk masuk kedalam penginapan itu.
"maaf kepala desa tapi kami tidak bisa ini"ucap penjaga penginapan changol.
"kalian singkirkan penjaga yang menghalangi jalanku, jika perlu bunuh saja mereka untuk sebagai peringatan karna menentang perintahku"ucap kepala desa Phoenix.
dengan segera prajurit dari kepala desa berjalan kedepan guna menyingkirkan penjaga pintu itu. tapi sebelum tangan prajurit dari kepala desa menyentuh penjaga penginapan changol, tiba² saja tangan prajurit itu terpenggal.
"siapa yang berani melakukan ini keluar cepat sebelum saya habisi orang² disini!!!"teriak kepala desa, dia murka melihat salah satu tangan prajuritnya terpotong. lelaki baya itu murka dan mengeluarkan aura pembunuh kepada orang² yang berada di sana..
sedangkan arstella tersenyum kecil sebelum dirinya berjalan kedepan.
"aku yang melakukannya apa kau tidak terima? seharusnya sebagai kepala desa Phoenix harus mempunyai kelakuan baik dan membantu para warganya bukan malah menyakitinya.. hm apa pemimpin Bleszynski tau soal ini?"tanya arstella Bleszynski, sambil tersenyum miring melihat kepala desa.
sedangkan kepala desa Phoenix menatap anak perempuan di depannya dengan tajam sambil mengarahkan aura membunuh kepada arstella,
"ck.. singkirkan auramu itu, itu sungguh membuatku muak"ucap arstella Bleszynski, sambil melayangkan tekanan yang kuat kepada kepala desa itu, membuat kepala desa itu ketakutan.
"apa² tekanan anak ini, bukankah dia tidak bisa berkultivasi? lalu bagaimana anak ini bisa memberikanku tekanan yang sekuat ini, apa informasi yang di beri grio salah?"batin kepala desa.
__ADS_1
"kau telah melakukan kesalahan kepala desa, bantuan yang berupa makanan untuk warga desa Phoenix dengan beraninya kau menjualnya, bahkan kau merampas semua harta benda mereka, aku akan memberimu dua pilihan turun dari posisi kepala desa atau kau mati di tanganku"ucap arstella Bleszynski, kali ini dia akan tidak bermain-main lagi dia harus menyingkir segera kepala desa ini, jika tidak warga Phoenix akan sengsara. apa lagi dia tidak bisa tinggal lebih lama disini karna dia harus pergi kedesa lainnya.
HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI JANGAN LUPA FOLLOW YAH YANG BELUM FOLLOW, VOTE KARNA WAJIB GAIS, GIF APA SAJA, LIKE LIKE LIKE, KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA GUYS SAMPAI JUMPA EPISODE SELANJUTNYA