You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)

You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)
chapter 12


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi waktu inggris, krystal dan nyonya elena baru


selesai makan dan berbincang.. mereka berbincang cukup lama tentang kehidupan


krystal selama di Indonesia.


Nyonya elena terharu dengan apa yang dikatakan oleh krystal, ia sedih mendengar


kehidupan dan perjuangan hidup krystal. krystal menceritakan bagaimana ia dan


neneknya tinggal dirumah yang sudah tidak layak huni serta makan makanan seadanya agar bisa bertahan hidup, ia menceritakan bagaimana setelah lulus dari SMA dan bekerja di tempat konstruksi, menjual koran, dan menjual roti semua kehidupan pahit sudah ia rasakan.


“ohh sayang aku terharu mendengar semua ceritamu.” Ucap nyonya elena meneteskan air


mata


“haha itu semua belum apa-apa nyonya” ucap krystal sambil tertawa hambar, ia pun


sedih mengingat kehidupannya


“aku bisa ada saat ini karena perjuangan dan kerja kerasku.. aku selalu berusaha dan


berdoa, aku tahu Tuhan itu ada, Dia tidak akan pernah meninggalkan kita walaupun kita dalam keadaan terpuruk sekalipun.” Ucap krystal lagi sambil meneteskan air mata


“aku tahu kamu anak yang kuat krystal, jangan pernah menyerah akan kehidupan ini


karena kita masih mempunyai hari esok yang lebih baik.. Percaya dan berdoalah, Tuhan pasti tidak akan meninggalkan kita” ucap nyonya elena sambil mengusap airmata krystal


“terima kasih nyonya elena, aku bisa merasakan sosok ibu ada disini aku jadi


merindukannya”


“kau bisa memanggil ku ibu dan tinggal disini jika kau mau” ucap nyonya elena tulus


“ahh tidak nyonya, aku tinggal disini hanya beberapa hari jika aku sudah bertemu


dengan ayah aku harus segera pulang ke Indonesia untuk melanjutkan pekerjaan ku


di toko roti, aku juga tidak ingin merepotkan orang lain”


“begitu rupanya, padahal aku berharap akan mendapatkan seorang teman untuk menemaniku disini selain anna dan pegawai lainnya” ucap nyonya elena sedih


“tenanglah nyonya aku pasti akan menemanimu selama aku disini, jika pun aku sudah pulang ke Indonesia aku akan menyempatkan waktu untuk berkunjung kesini, aku janji” ucap krystal tersenyum menatap nyonya elena


“benarkah? Ahh aku sangat Bahagia krystal..ngomong-ngomong kita berdua sudah berbincang terlalu lama”


“tidak apa nyonya ini juga belum terlalu siang untuk mencari ayah, aku masih menunggu


taksi yang dipesan”


“baiklah aku akan menemanimu disini selagi menunggu taksinya datang”


10 menit kemudian taksinya datang menjemput krystal


“saya pamit nyonya”

__ADS_1


“baiklah hati-hati krystal,jika kau perlu sesuatu kau boleh menelpon anna atau aku


dinomor yang sudah aku berikan tadi” ucap nyonya elena sambil melambaikan


tangannya


“iya baik nyonya”


Krystal pun pergi dengan taksi yang membawanya


“kau sungguh anak yang kuat krystal, semoga Tuhan selalu menyertaimu” ucap nyonya elena lalu masuk kedalam rumahnya


****


Krystal sampai di sebuah daerah yang tidak jauh dari pusat kota London, ia langsung


disambut oleh indah dan sejuknya tempat itu, deretan rumah-rumah berjejeran dengan rapi serta pohon-pohon yang mulai berguguran.


“sudah banyak yang berubah dari tempat ini” ucap krystal sambil menyusuri jalan didepannya


Ia sampai didepan rumah yang umurnya Sudah lebih dari 30 tahun, rumah tersebut


sudah nampak tidak berpenghuni dan tidak terurus


“permisi nona..apa anda mencari seseorang”? ucap tiba-tiba sorang nenek pada krystal


“ahh selamat siang nek, saya hanya berjalan dan melihat-lihat disekitar sini” ucap


krystal ramah


“ba..bagaimana nenek tahu itu aku?” tanya krystal


“kau mungkin sudah melupakanku tapi aku tidak akan pernah lupa pada anak cantik


bermata biru sepertimu.. wajahmu sangat mirip dengan ayah dan ibumu jadi aku langsung mengenalinya” ucap nenek tersebut


“apa kau mengenal ayah dan ibuku?” tanya krystal tiba-tiba


“hmm bagaimana kalau kita berbincang di café yang ada didepan sana? Aku sudah tua


dan kakiku tidak tahan berdiri lama ” ucap nenek itu lalu menarik tangan krystal


“ba..baiklah”


Krystal dan nenek duduk di sebuah café yang tidak jauh dari tempat mereka tadi.


“ja..jadi bagaimana kau bisa mengenal ayah dan ibuku? Ucap krystal sambil duduk


“ahh maaf krystalie aku belum sempat memperkenalkan diri, panggil aku Amanda” ucap nenek amanda


“sebelumnya aku turut berduka saat tahu ibumu meninggal saat itu krystal, aku tidak sempat ke Indonesia karena saat itu aku mengalami kecelakaan” ucapnya lagi


“ahh iya tidak apa nek” ucap krystal ramah


“mungkin kau sudah lupa siapa aku, tapi aku dulu sangat akrab dengan keluargamu terutama almarhum ibu dan juga ayahmu. aku dulu bekerja untuk ayah dan ibumu.” Ucap nenek Amanda sambil menatap krystal

__ADS_1


“Karena aku tidak mempunyai anak dan juga cucu jadi aku menawarkan diri untuk menjadi


pengasuhmu, aku menjagamu saat masih bayi karena ayah dan ibumu sibuk bekerja. Saat kelas 1 smp orang tuamu memutuskan untuk membawamu ke Indonesia karena aku sudah tidak lagi mengasuhmu dan nenekmu yang memaksa mereka” ucap nenek Amanda lagi


“maaf itu sudah lama sekali jadi aku mungkin sudah sedikit lupa.. hanya sedikit yang


terlintas di pikiranku karena kau dulu masih muda” ucap krystal sambil tersenyum


“jadi kapan kau tiba disini krystal?” tanya nenek Amanda


“aku baru tiba kemarin dan mencari penginapan tak jauh dari pusat kota”


“kenapa kau tidak datang kerumah mu dulu? Rumah itu sangat besar dan tidak terpakai


sejak ibumu meninggal”


“benarkah? Ahh kau sampai tidak tahu dan hanya memilih ke penginapan”


“sebaiknya kau menyewa orang untuk memperbaiki rumah itu karena sepertinya sudah banyak kerusakan”


Mereka diam sejenak sambil menikmati kopi


“lalu apa tujuanmu untuk datang kemari nak?” tanya nenek Amanda tiba-tiba


“sebenarnya aku kemari untuk mencari ayah.. aku mengira ayah ada dirumah kita dulu namun ternyata rumah itu sudah tidak ada penghuni” ucap krystal sedih


“ayahmu? Ayahmu menghilang?” ucap nenek Amanda kaget


“yah, ayah hilang sejak hari ibu meninggal, ia tidak meninggalkan surat atau apapun


itu.. aku sempat mencarinya di Indonesia namun hasilnya nihil, lalu setelah sebelum nenek meninggal ia berpesan agar aku mencari ayah disini jadi aku kemari


untuk mencari keberadaannya”


“benarkah? Pasti ada alasan kenapa ayahmu menghilang”


“apakah nenek tidak pernah melihatnya kemari?”


“ahh itu.. nenek sempat melihatnya kemari tapi itu sudah lama sekitar 10 tahun yang


lalu, ia kerumah kalian dulu untuk mengambil sesuatu lalu pergi begitu saja. Nenek


penasaran karena dia terlihat sangat frustasi.. rambutnya acak-acakan dan ia Nampak


kurus” ucap nenek Amanda sambil mengingat kejadian 10 tahun yang lalu


“apakah nenek tidak menyapanya dan bertanya?”


“saat itu nenek ingin menyapanya namun ia telah lebih dulu pergi dengan mobil yang ia


bawa”


“begitukah.. aku tidak tahu harus mencarinya kemana” ucap krystal sedih


“dia pasti ada di negara ini.. jangan menyerah untuk mencarinya.. aku yakin dia mempunyai alasan kenapa sampai ia pergi dan tidak memberitahumu”

__ADS_1


__ADS_2