
Krystal dan Emily masuk kedalam rumah
tempat krystal dan mendiang nenek tinggal.
Krystal melihat sekeliling rumah dan tiba-tiba
meneteskan air mata
“begitu banyak kenanganku dengan nenek
dirumah ini..” ucap krystal
“aku begitu sibuk bekerja dan terkadang
lupa dengan Kesehatan nenek” sambung krystal lagi sambil menangis
“sudahlah krystal, jangan terus salahkan
dirimu.. ini memang sudah takdir Tuhan. Mungkin Tuhan sudah menyiapkan hadiah
terindah untuk dirimu, jangan terus bersedih seperti ini” ucap Emily sambil
memeluk krystal yang menangis
Tiba-tiba krystal teringat dengan ucapan
terakhir neneknya.. ia berpikir sejenak
“apakah ayah masih hidup? Benarkah yang
diucapkan nenek benar bahwa ayah ada di inggris? Apakah aku harus mencarinya
sampai di sana? Lalu bagaimana dengan pekerjaanku.. apa aku harus memakai uang nenek yang ada di bank untuk pergi ke sana? Tapi aku tidak tahu
berapa jumlah uangnya.. yah ampun kenapa ini sangat sulit” gumam krystal
dalam hati
“em.. ada yang ingin aku bicarakan” ucap
krystal tiba-tiba
“ada apa krystal?”
“sebenarnya sebelum nenek meninggal, nenek berpesan agar aku mencari ayahku… nenek hanya mengatakan bahwa ayah ada di
inggris tempat kelahirannya tapi aku tidak tahu pasti apakah ayahku masih hidup
atau tidak, apakah ayahku memang ada disana atau di negara lain, aku sangat
bingung em apalagi aku tidak punya cukup uang untuk mencarinya sampai disana. Nenek hanya bilang bahwa punya uang tabungan di bank tapi aku tidak tahu jumlah
uangnya bisa cukup atau tidak” ucap krystal Panjang lebar pada Emily
Emily berpikir sejenak
“hmm bagaimana jika besok kita ke bank dan
mengecek uang tabungan nenek?” Tanya Emily
“yah baiklah em kita pergi besok saja aku
hari ini sangat Lelah.. aku juga tidak ingin terus terpuruk dan bersedih seperti ini” ucap krystal lalu berjalan menuju arah kamar
“kau harus menginap disini untuk
menemaniku em, jangan kemana-mana” sambung krystal lagi
“iya krystalie” jawab Emily
****
Krystal bangun dari tidur nya dengan mata
sembab dan wajah pucat karena kemarin ia banyak menangis, sebelum tidur juga
dia sempat menangis karena merindukan neneknya.. mungkin itu akan menjadi
kebiasaan baru krystal.
“selamat pagi krystal” sapa Emily sembari menaru makanan dan susu di atas meja
“selamat pagi em, apa yang kau lakukan
pagi-pagi begini?” ucap krystal saat melihat dimeja makan ada makanan yang
lezat dan 2 gelas susu
“ahh aku tadi pergi ke rumah untuk
__ADS_1
mengambil bahan makanan dan balik kesini untuk memasak.. aku tahu kamu
akhir-akhir ini malas makan jadi aku memasakan makanan kesukaanmu ada sayur kangkung dan ikan bakar khas manado” ucap Emily sambil tersenyum ke arah krystal
Emily tau itu adalah masakan kesukaan krystal karena dari kecil nenek selalu memasakan itu untuk krystal..
“terima kasih Emily.. kau memang yang terbaik” ucap krystal sambil memeluk Emily
“baiklah..baiklah sekarang kau hanya perlu
mandi habis itu kita sarapan Bersama” ucap Emily
30 menit kemudian
Setelah selesai makan, krystal dan Emily bersiap untuk ke bank
Ia dan Emily sedang berada di jalan
menunggu taksi online yang mereka pesan karena jarak rumah dan bank lumayan
jauh.
“em ada yang ingin aku tanyakan” ucap krystal tiba-tiba
“ya ada apa? Bicarakanlah” ucap Emily sambil
memeriksa ponselnya
“kau mau ikut denganku ke inggris kan?”
tanya krystal dan langsung membuat Emily terkejut
“ahh maaf krystal, bukannya aku tidak
ingin membiarkanmu dan juga bukan karena aku tidak ingin ikut tapi kamu juga tahu sendiri kan aku saat ini sedang bekerja dan belajar mati-matian untuk ujianku nanti.. jadi aku mungkin tidak bisa ikut, jika aku ikut pun mungkin uang tabungan nenek dan uang gaji kita tidak akan cukup.” Jawab Emily sedih
“aku tidak ingin membiarkanmu pergi
sendiri krystalie, tapi kamu tahu kan keadaanku?” sambung Emily lagi
“ehh baiklah em, aku mengerti aku juga
tidak ingin kamu gagal dalam ujianmu nanti, mungkin aku juga akan lama disana
karena tidak mungkin aku pergi dan akan langsung menemukan ayahku”
“apa kamu tidak apa-apa jika pergi sendiri
“iyaa aku pasti akan baik-baik saja, kamu
tahu kan aku adalah anak yang kuat dan tidak pantang menyerah” ucap krystal agar
Emily tidak khawatir
“ baiklah krystalie..ngomong-ngomong apa
kamu masih ingat bagaimana wajah ayahmu?” ucap Emily tiba-tiba
“hmm aku masih mengingatnya dengan jelas
em, dan aku juga masih menyimpan foto saat aku bersamanya dan ibu waktu usiaku
11 tahun” ucap krystal.
“ohh itu taksinya sudah datang.. ayo em”
Krystal dan Emily langsung menuju bank
*****
Krystal dan Emily langsung bertatapan
karena terkejut, mereka terkejut saat tahu berapa nominal uang yang nenek Samantha
simpan di bank.
450 juta?!
Teriak krystal dan Emily bersamaan dan
membuat orang-orang di dalam bank menatap mereka.
“sejak kapan nenek mengumpulkan uang
sebanyak ini?” tanya krystal pada Emily
“aku juga tidak tau krystal..itukan uang
nenekmu” jawab Emily dan membuat krystal makin tercengang
__ADS_1
“apa mungkin pegawainya salah menyebutkan nominal yah? Ucap krystal lagi sambil berpikir
“yah ampun Krystal tidak mungkin pegawai
itu salah, dibuku rekeningnya juga tertulis begitu.. itu sungguh banyak”
“yah mungkin nenek sudah menduga hari ini
akan tiba, jadi nenek mengumpulkan uangnya sebanyak itu” ucap krystal
“jadi kapan kamu akan berangkat ke inggris?” tanya Emily tiba-tiba
“mungkin dalam beberapa hari atau minggu, lagipula aku juga masih harus mengurus passport dan visa.. jadi mungkin aku masih punya waktu untuk bekerja dan menghabiskan waktu bersamamu emilyyy” ucap krystal sambil memeluk Emily
“baiklah krystal.. ngomong-ngomong apa rian
sih pacarmu itu sudah tau? Kenapa di pemakaman nenek dia tidak ada? Pertanyaan itu tiba-tiba keluar dari mulut Emily
Krystal teringat dengan rian.. dan entah
kenapa akhir-akhir ini dia juga sudah tidak memikirkan rian
“ohh rian? aku tidak sempat memberitahunya
tentang nenek dan aku yang akan ke inggris aku pikir dia juga sedang sibuk sekarang aku tidak ingin mengganggu” ucap krystal yang teringat tentang rian dan perempuan di restoran itu
“aku masih penasaran dengan perempuan itu” gumam krystal yang didengar oleh Emily
“perempuan siapa?” tanya Emily penasaran
“ahh bukan siapa-siapa”
“jangan berbohong krystal.. aku tahu kamu pasti sedang memikirkan sesuatu” desak Emily
“baiklah Emily, kamu selalu tahu jika aku akan
berbohong”
“sebenarnya saat aku makan malam dengan
billy di restoran aku melihat rian masuk dengan seorang perempuan, dia cantik
tapi tidak terlalu tinggi dan dia menggandeng tangan rian.” ucap krystal jujur
“terus? Kenapa kamu tidak menghampiri
mereka?”
“ahh saat itu aku bersembunyi di balik
buku menu jadi dia tidak melihat,tapi tiba- tiba mereka berdua hilang entah kemana dan aku tidak sempat melihat,mungkin itu adalah saudaranya” Ucap krystal panjang lebar
“katamu dia sedang ada tugas diluar kota tapi
kenapa sudah ada disini dan tidak memberitahumu”
“mungkin dia sibuk em, aku juga tidak
ingin mendesaknya dan aku tidak ingin terlalu memikirkannya.. yang ada dipiranku sekarang bagaimana aku harus menemukan ayahku dikota yang besar itu” ucap krystal sambil melamun
“baiklah, bagaimana jika kita makan siang dulu? Aku yang traktir” ucap krystal sambil menarik tangan Emily
“kita cari tempat makan yang murah saja krystal.. kamu jangan boros ingat”
“iyaa Emily”
****
Mereka berdua makan di restoran pinggir jalan sambil bercerita dan bercanda
Emily sengaja bercanda agar beban krystal
berkurang.. ia tahu di balik tawa krystal masih ada kepedihan di dalam hati yang tidak ingin krystal ungkapkan kepada orang lain.. krystal lebih memilih untuk memendamnya sendiri.
Tiba-tiba…
“ayo silahkan duduk sayang” ucap
seseorang yang krystal kenal betul suaranya
“wah sih cowok tipe yang romantis yah..
ini tempat makan umum banyak orang yang bisa dengar suaranya” ucap Emily yang sibuk
makan tanpa memperhatikan sekitar
Krystal menghadap ke arah suara tersebut
dan ia sangat kaget dengan kedua orang tersebut..
__ADS_1
hay para readers.. clau ingatkan jika ada kesalahan dalam penulisan cerita langsung tulis di komen aja biar nanti diperbaiki. clau akan berusaha agar cerita bisa disukai para readers dan akan berusaha update tiap hari.❤️🤗
terima kasih salam sayang dari aku🖤