
Krystal berdiri di sebuah pintu yang ia pun tidak tau tempat apa itu..
Ia melihat ibu dan neneknya sedang duduk di kursi berwarna putih sambil berbincang dan tertawa tanpa menyadari kehadiran krystal
“ibu?” Suara krystal menggema di tempat asing itu
Ia mencoba mengenali apa yang ia lihat itu adalah ibu dan neneknya
Tiba-tiba ibunya mendekat dan memeluknya sambil meneteskan air mata
“krystal sayang? Apa kabar nak ibu sangat merindukanmu.. kamu sudah besar dan lebih cantik sekarang” kata ibu krystal
“aku juga sangat merindukan ibu” kata krystal sambil menangis dan memeluk ibunya erat .. “ada banyak hal yang ingin aku ceritakan pada ibu” sambung krystal lagi
Ibunya hanya tersenyum lalu membelai rambut indah krystal
“ngomong-ngomong ini tempat apa ibu? Kenapa disini sangat dingin dan warnanya putih?” tanya krystal dengan penasaran
“ini bukan seperti rumah nenek yang sudah tua” sambung krystal lagi
“krystalie.. ini adalah rumah baru nenek dan ibumu”..kata nenek sambil mendekat kearah krystal dan ibu krystal
“rumah baru? Lalu dimana ayah? Kenapa dia tidak berkumpul disini?
“ahh ayahmu ada ditempat yang jauh sayang, tidak lama lagi ia akan bertemu denganmu..” kata ibunya sambil masih membelai rambut
krystal
“bertemu denganku? Lalu bagaimana dengan ibu dan nenek?”
“jangan pikirkan ibu dan nenek krystal sayang.. kamu harus menemukan kebahagiaanmu walau ibu dan nenek sudah tidak ada” jawab ibu krystal sambil menatap mata krystal
Ibu dan nenek akan pamit krystal.. jaga dirimu baik-baik, jaga kesehatanmu dan jangan lupa selalu bersyukur
Ibu dan nenek selalu menyayangimu sayang.
“apa maksud ibu? Apa ibu akan pergi lagi? Tanya krystal dengan air mata yang sudah mengalir deras
Ibunya mendekat lalu mengecup kening krystal lama..
krystal menutup mata dan merasakan kasih sayang ibunya Kembali…
Jaga dirimu krystalie..
Itu adalah kata terakhir yang krystal dengar lalu ia membuka matanya dan menyadari bahwa ibu dan neneknya sudah tidak ada.
“Ibu? Nenek? Kemana kalian pergi?” teriak krystal sambil menangis
Ia berteriak lagi namun suara nya telah hilangg..
Ia tersungkur di lantai yang dingin sambil meratapi keadaannya.. kenapa harus secepat itu pertemuannya dengan ibunya?
Ia berteriak lagi sambil memanggil ibunya,
Ibuuuuu……… ahhhhhh
ia seketika terbangun dan memegang kepalanya yang terasa sakit..
“astaga ada apa ini? Kenapa mimpi ini sangat aneh? Kepalaku sampai sakit.” Kata krystal saat bangun, ia berdiri dan menatap neneknya yang sedang terlelap tidur.
__ADS_1
“Mimpi apa tadi? Kenapa rasanya sangat nyata? Apa yang ibu maksud tadi? Kenapa ibu dan nenek ada ditempat aneh itu? Ahh ada apa ini?” krystal bertanya-tanya pada dirinya sendiri.. ia menarik nafas Panjang lalu
berkata dalam hati” semoga semuanya akan baik-baik saja”.. ia bergumul dengan
pikirannya sendiri
“Mungkin ini akibat kelelahan jadi aku sampai bermimpi begitu.. sudahlah aku ingin tidur Kembali” kata krystal pelan agar tidak membangunkan neneknya di tengah malam..
Keesokan paginya.
“Krystal bangunlah.. cepat mandi dan sarapan
Nenek sudah memasakan nasi goreng kesukaanmu.. hari
ini kau harus membelikan nenek obat kan? Ayo bangunlah cucu kesayangan nenek”
kata nenek sambil membangunkan krystal
“Iya nek krystal bangun” kata krystal sambil melipat Kembali karpet yang ia tiduri
Ia keluar dari kamar dan mendapati neneknya sedang duduk dan menatapnya dengan tatapan sayang..
“Ayo mandi lah dulu lalu sarapan sayang” kata nenek Samantha lalu beranjak dari duduknya
“iya nek, jangan habiskan nasi gorengnya yah” sambil
tertawa krystal berlari menuju kamar mandi….
Dimeja makan, Krystal dan nenek Samantha sedang sarapan sambil bercengkerama.. lalu krystal teringat dengan mimpinya semalam.
“nek? Tadi malam krystal bermimpi aneh..
“itu hanya mimpi krystal.. mungkin kamu terlalu merindukan ibumu sampai terbawa dalam mimpi. Nenek yakin ibumu juga sangat
merindukanmu, jadilah anak baik seperti ibumu krystal, kamu sudah besar dan
dewasa, umurmu sudah 25 tahun, kamu sangat mirip dengan ibumu waktu masih muda.” Kata nenek setelah selesai makan.
Nenek juga sangat merindukan ibumu.. andai saja ibumu masih ada mungkin kamu lebih Bahagia sekarang. Ibumu juga sama seperti denganmu
Ia sangat pekerja keras, ia mengumpulkan uang sendiri untuk biaya kuliah nya diluar negeri, hingga pulang ia telah membawa ayahmu haha.. nenek jadi teringat waktu itu nenek memarahinya karena lulus kuliah ia
langung meminta untuk menikah.
Untunglah ayahmu adalah seorang pewaris perusahaan ternama di inggris, jadi nenek tidak terlalu khawatir tentang masa depannya.
Setelah beberapa tahun menunggu akhirnya ibumu mengandung dan melahirkan bayi yang sangat cantik sepertimu”.. nenek membelai rambut indah krystal lalu Kembali bercerita tentang masa lalu
Ibu dan ayahmu sangat menyayangimu karena hanya kamu anak mereka satu-satunya, mereka berencana membawamu ke inggris namun nenek melarang ayahmu. nenek ingin lebih lama menjagamu karena hanya kamu cucu nenek satu-satunya.
Jika di inggris ayah dan ibumu sibuk bekerja, tidak ada yang bisa merawatmu karena grandma dan grandpa mu juga sudah lama meninggal saat kamu baru lahir.. nenek tidak ingin orang lain yang merawatmu selain ayah,
ibu dan nenek.
Nenek telah bercerita Panjang lebar tentang masa kecil krystal..
Setelah krystal selesai makan, ia pamit kepada nenek untuk keluar dan membelikan nenek obat.
Ini adalah hari libur bagi krystal, jadi dia singgah sebentar ke rumah Emily yang berjarak 300 meter dari rumahnya, yah lumayan jauh jarak
__ADS_1
rumah mereka berdua.
Emily tinggal dirumah kontrakan kecil, ia terpaksa mengontrak
rumah karena setelah kedua orang tuanya meninggal, rumah serta mobil mereka
disita oleh bank karena ayahnya tidak mampu melunasi hutang. Emily adalah anak
yatim piatu sejak ia duduk di bangku kelas 3 SMA, kedua orang tua serta adiknya
mengalami kecelakaan lalu meninggal dunia ditempat kejadian. Krystal pernah
memaksa Emily untuk tinggal bersamanya namun ditolak oleh Emily karena alasan
tidak ingin merepotkan nenek Samantha dan krystal.. krystal pun tak bisa
memaksa Emily. Emily ingin hidup mandiri dan tidak ingin terus hidup dalam
keterpurukan, jadi setelah lulus SMA dia mencari pekerjaan sambil melanjutkan
kuliahnya. Untunglah Emily termasuk anak yang pintar, jadi selama kuliah ia tidak
perlu membayar uang semester karena telah ditanggung oleh kampus.
Ia mengambil jurusan bisnis, karena saat ia lulus nanti ia ingin membuka bisnis nya sendiri. Ia ingin sukses dengan caranya
sendiri.. itulah pemikiran Emily.
Ia juga ingin krystal seperti dirinya, ia selalu
memaksa krystal kuliah dan mengambil jurusan seni karena krystal suka sekali
menyanyi dan menggambar, Emily ingat waktu mereka SMA dulu, Krystal selalu membawa nama sekolah sampai ditingkat provinsi karena bakat menyanyi nya tersebut. Krystal pernah bercita-cita ingin menjadi sukses dan menjadi terkenal seperti Celine
dion dan maria carey.. namun setelah lulus SMA krystal malah memilih mencari
kerja dan mencari uang untuk biaya hidup dia dengan neneknya. Emily merasa iba
dengan gadis cantik bermata biru itu, namun Emily tidak dapat berbuat banyak
karena dia juga sama seperti krystal yang tidak memiliki orang tua.
Setelah sampai dirumah Emily, ia mengetuk pintu dan dibukakan oleh emile sendiri.
“selamat pagi Emily?” sapa krystal dengan senyum lembut sambil memperlihatkan giginya yang rapi
“selamat pagi krystalie.. ada apa pagi-pagi kemari? Kau pasti merindukanku ya?” goda Emily polos sambil tertawa dan mempersilahkan krystal untuk masuk.
“enak saja merindukanmu, aku datang kemari untuk memintamu menemaniku ke apotek yang ada di ujung jalan” kata krystal lagi
sambil tertawa
“apa nenek Samantha masih sakit? Aku belum sempat menjenguknya” kata Emily lagi sambil duduk disebelah krystal
“nenek masih tidak terlalu sehat, kamu tau kan aku belum punya cukup uang untuk pengobatan nenek em” kata krystal dengan cemas
“yasudahlah ayo.. kita harus ke apotek” kata Emily sambil menarik tangan krystal
30 menit setelah itu….
__ADS_1