You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)

You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)
Chapter 26


__ADS_3

Hari sudah malam dan krystal masih duduk termenung di


sofa berwarna abu-abu itu, ia memikirkan bagaimana caranya harus keluar dari


ruangan ini namun ia juga berpikir bagaimana harus membantu mengembalikan


ingatan devian dulu.


Krystal menarik nafas panjang lalu berpikir sejenak


“apakah aku harus membantunya?” ucap nya sambil


berpikir


Tok tok


Suara ketukan pintu membuyarkan pikiran krystal


“si..siapa itu?” ucap krystal takut


“bisa tolong kau bukakan pintunya?” ucap seseorang


dibalik pintu


“itu bukan devian” gumam krystal


“a..aku tidak mempunyai kuncinya tuan” ucap krystal sambil


memdekat kearah pintu


“apakah dia sudah pergi?” ucap krystal sambil mendekatkan


telinganya kearah pintu untuk meyakinkan bahwa orang dibalik pintu sudah pergi


Klek


Pintu terbuka seketika dan membuat krystal terkejut


“ma..maafkan aku tuan” ucap krystal sambil menunduk


“apakah sopan berbicara dengan orang lain sambil


menundukan kepala?” ucap pria itu sambil memperhatikan kamar tersebut bukan


orang didepannya


“aku seperti pernah mendengar suaranya?” ucap


krystal dalam hati lalu mencoba berpikir


“hey angkat kepalamu nona” ucap pria itu lagi dengan aura


dingin seperti devian


“ma..maaf tuan” ucap krystal sambil mengangkat


kepalanya pelan


Deg


“krystal?”


“arley?”


Ucap kedua orang itu bersamaan saking kagetnya mereka


berdua


“kenapa kau bisa disini krystal?” ucap arley pada


krystal


“lalu apa yang kau lakukan disini juga tuan?” ucap


krystal membalas ucapan arley


Arley tidak tahu harus menjawab apa, pasalnya ia tidak


mengetahui jika perempuan yang devian culik adalah temannya krystal


“a..aku hanya” ucapan arley terputus lalu dipotong


oleh krystal


“ahh apakah kau adalah orang suruhan devian untuk


menculikku?”


“ti..tidak krystal aku… aku hanya ma..maafkan aku


krystal, aku hanya menjalankan tugas dari devian”


“jadi selama ini kau berteman denganku karena ingin

__ADS_1


menculikku?”


“tidak krystal, tolong dengarkan penjelasanku dulu”


“kau bisa keluar tuan, biarkan aku disini sampai dave


membebaskanku” ucap krystal sambil mendorong tubuh arley agar keluar dari dalam


kamar itu


“tolong biarkan aku menjelaskan semuanya krystal, ini


semua adalah kesalahpahaman”


“aku tidak percaya tuan, sebaiknya anda keluar saja”


“aku hanya ingin membantu dave mengembalikan


ingatannya, tolong bantu aku krystal aku mohon” ucap arley memohon pada krystal


Krystal kaget karena ucapan arley padanya ia berpikir


sebenarnya bagaimana hubungan devian dan arley hingga arley memohon padanya


seperti ini.


“ba..baiklah tuan aku akan membantumu, tapi banyak yang


harus kau jelaskan padaku dulu” ucap krystal secara terpaksa, ia juga tidak


tahu kenapa sampai terjerumus kedalam masalah yang seperti ini


“baiklah terima kasih krystal” ucap arley sambil


memegang tangan krystal


“ba..baiklah tuan” ucap krystal sambil menyingkirkan


tangan arley pelan, ia merasa tidak nyaman


Suasana terasa canggung karena sudah lebih dari lima


menit namun krystal dan arley hanya diam


“bisa kau jelaskan kenapa kau bisa ada disini?” ucap


arley membuka pembicaraan, ia pun tidak tahu harus mulai darimana untuk


“aku pikir kau sudah tahu tuan, kenapa kau bertanya


seperti itu”


“ahh aku lupa dia kan diculik oleh orang-orangku


dasar arley bodoh” ucap arley dalam hati merutuki dirinya sendiri


“aku sudah bilang jangan panggil aku tuan aku


mempunyai nama”


“yah baiklah arley, sekarang aku ingin kau menjelaskan


semuanya kenapa semuanya bisa seperti ini kenapa aku bisa diculik dan kenapa


kau bisa Bersama dengan dave?”


“baiklah berikan aku waktu aku akan menjelaskan semuanya”


“jelaskan padaku satu persatu dan jangan ada yang terlewatkan”


“iya krystal”


“jadi bagaimana kau bisa bersama dengan devian?”


“aku dan devian adalah sepupu”


“terus?” ucap krystal yang begitu penasaran


“aku dan dia dibesarkan secara bersamaan lalu sekarang


ia memegang kendali perusahaan ayahnya dan aku bekerja padanya” ucap arley


tidak banyak bicara


“apa kau juga selalu terlibat kejahatan dengannya?”


ucap krystal dan membuat arley tidak tersentak


“ahh ti..tidak aku hanya menjalankan tugas saat dave


menyuruhku melakukan tugasku”


“apakah tugas kalian menyiksa orang lain?”

__ADS_1


“tidak krystal, aku akan menjelaskannya juga jika kau


tidak percaya”


“hmmm” balas singkat krystal sambil mendengarkan


“dave menjadi seperti itu juga karena ada alasan


krystal, ia hanya akan menyiksa orang yang menurutnya bersalah. Ia tidak sembarang


melukai orang lain”


“benarkah? lalu kenapa saat pertama kali ia menculikku


ia menamparku ?”


Arley kaget mendengar ucapan krystal, ia tidak percaya


bahwa dave pernah menamparnya


“mungkin ada alasan lain sehingga dia menamparmu”


“tidak, kau tahu saat kita bertabrakan di depan kantor


dave? aku melarikan diri dari ruangan kantornya dengan keadaan yang sangat


buruk, kepalaku sakit dan juga hatiku” ucap krystal lalu tiba-tiba meneteskan


air mata


“ke..kenapa kau tidak memberitahuku?”


“aku tidak ingin merepotkan orang lain”


Suasana kemudian menjadi canggung Kembali


Krystal menghapus air matanya kemudian bertanya lagi pada


arley


“apakah kau tahu kenapa dave bisa kehilangan


ingatannya?”


Arley kaget dengan ucapan krystal, pasalnya ia tidak


tahu harus menjawab apa


“maaf untuk itu krystal, tapi soal kehilangan ingatan dave


tidak pernah memberitahuku bibi dan paman juga tidak pernah membuka suara”


“bibi dan paman? maksudmu ayah dan ibu dave? apakah


mereka ada disini?”


“tidak mereka tinggal di mansion lain”


“baiklah, lanjutkan ceritamu”


“dave kehilangan ingatannya saat ia masih berusia 8


tahun, ingatannya selama 8 tahun itu hilang entah kemana, ia dulu adalah anak


yang baik namun setelah kehilangan ingatan itu dave mulai menutupi diri dari


kami semua bahkan ia menghindari ayah dan ibunya, suatu hari bibi menyuruh seorang


dokter perempuan untuk merawatnya namun dave berteriak ketakutan seperti


melihat hantu lalu ia tiba-tiba tidak sadarkan diri” ucap arley sambil mengingat


kejadian beberapa tahun silam


“dokter berkata sangat susah untuk mengembalikan


ingatannya, pasalnya mereka sudah melakukan berbagari cara namun semua usaha


mereka sia-sia. Dokter yang menangani pun sekarang hanya menjadi dokter pribadi


keluarga addison dan hanya memeriksa keadaan dave sebulan sekali”


“begitukah? Dave yang malang” ucap krystal sedih, ia


tidak pernah berpikir bahwa devian harus menjalani kehidupannya tanpa ingat


kehidupannya dulu


 


hallo terima kasih karena sudah mampir dicerita aku yah, maaf karena aku kadang up cerita. saking banyaknya tugasku aku lupa untuk up.. sekali lagi author minta maaf dan author akan berusaha up cerita 3 kali seminggu


happy writing yah :)

__ADS_1


__ADS_2