You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)

You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)
Chapter 15


__ADS_3

Sudah 5 hari setelah krystal tiba di inggris ia masih belum


menemukan jejak ayahnya, ia sungguh putus asa dan dia berjanji tidak akan Kembali


ke Indonesia sebelum ayahnya ditemukan.


“aku harus mencarinya kemana lagi? Aku benar-benar tersiksa dengan keadaan ini” ucap krystal dengan sedih sambil memeluk bantal guling yang ia peluk krystal lalu berpikir sejenak


"apa yang harus aku lakukan hari ini" gumam krystal sambil berpikir


"ahh aku tahu.. aku harus bersiap-siap dan mandi terlabih dahulu" ucap krystal lalu menyambar handuk yang terletak di kursi lalu menuju kamar mandi


****


Krystal sedang dalam perjalanan menuju ke sebuah sekolah dasar yang ada di daerah B, ia diantarkan oleh sopir nyonya elena. Nyonya


elena tidak membiarkan krystal pergi sendiri jadi dia menyuruh sopirnya untuk


mengantarkan kemanapun krystal pergi. Sebenarnya krystal beberapa kali menolak


namun nyonya elena bersikeras dengan alasan ia tidak mau krystal mengalami kecelakaan dan alasan lainnya jadi krystal hanya mengiyakan dan juga ia berpikir dengan begini ia bisa bertahan lebih lama di inggris karena uangnya masih bisa disimpan.


Krystal sampai di sebuah Gedung sekolah yang usianya mungkin sudah puluhan tahun lamanya, namun Gedung itu tampak baaru dengan cat dinding yang berwarna coklat dan putih.


“Gedung ini sudah banyak berubah” gumam krystal sambil menatap gedung itu dari arah luar


 Ia masuk ke dalam dan disapa oleh satpam juga anak-anak mengingat ini masih jam sekolah


“selamat siang nona, apa kau mencari seseorang” tanya seorang satpam ramah pada krystal


“selamat siang, aku sedang mencari nyonya naomi. Apa dia masih mengajar disini? aku ingin bertemu dengannya” ucap krystal ramah


“ahh kau ingin bertemu dengannya? Mari saya antar ke dalam mungkin dia ada diruangannya”


“baik terima kasih”


“apa kau saudara nyonya naomi? Ini pertama kalinya seseorang mengunjungi dia di sekolah ini, maaf jika aku bertanya” ucap satpam itu dan krystal menjawab dengan ramah agar satpam tersebut tidak merasa aneh pasalnya nyonya naomi adalah seorang biarawati dan dia tidak mempunyai keluarga di inggris namun ia sudah menganggap krystal sebagai anaknya.


“ahh aku saudara bibi naomi dari Indonesia, aku kemari untuk mengunjunginya setelah terpisah selama 12 tahun. Sebenarnya aku lahir disini namun besar di Indonesia” jawab krystal agar satpam tersebut tidak penasaran


lagi


“ba..baiklah nona maaf jika sudah bertanya”


“tidak apa, aku hanya menjawab agar kau tidak penasaran” ucap krystal dengan senyum manisnya


“kita sudah sampai nona, ini ruangan nyonya naomi. Kau bisa memanggilku jika ada masalah”


“baiklah terima kasih”


Tok tok tokk


Krystal mengetuk pintu ruangan dengan tulisan kepala sekolah itu, lalu pintu dibuka oleh seorang biarawati dengan wajahnya yang masih seperti dulu menurut krystal. namun sudah banyak kerutan di wajahnya


menandakan bahwa ia Sudah tua. biarawati itu terkejut dengan melihat siapa yang


ada di depannya itu


“krystal kau kah itu?” ucap bibi naomi dengan bibir bergetar lalu meneteskan air mata, ia sangat terkejut dengan melihat krystal


“selamat siang bibi? Ternyata bibi masih mengenal krystal.. aku mengira bibi sudah tidak mengenal krystal lagi” ucap krystal

__ADS_1


dengan wajah sedihnya yang dibuat buat, namun bibi naomi masih diam dengan


banyak sekali pertanyaan di kepalanya


“k..krystal?”


“iya bibi, ini aku krystal..” ucap krystal sambil melebarkan senyumnya


“yah Tuhan krystal.. ternyata ini bukan mimpi, bibi mengira kau sudah tidak ada hikss hikkss” ucap bibi naomi sambil memeluk krystal yang ada dihadapannya dengan menangis


“bi.. ini aku krystal, aku masih baik-baik saja lihat aku berdiri dan bibi memelukku ini nyata bukan mimpi”


“ngomong-ngomong bibi akan terus memelukku di depan pintu ini dan dilihat oleh anak kecil hehe” ucap krystal sambil tertawa


“bibi merindukanmu nak”


“aku juga merindukan bibi”


Bibi naomi melepaskan pelukanya dan menyuruh krystal untuk masuk dan berbicara di dalam.


Krystal masuk ke dalam Ruangan yang didominasi berwarna biru dan hitam kesukaan krystal dan di dinding ada sebuah foto anak kecil yang memakai pakaian sekolah berwarna biru yang dipajang disitu. Krystal tertawa dengan melihat itu semua


“bibi selalu menuruti keinginan dan


kemauanku sampai ruangan kerjanya di cat dan dindingnya dipajang dengan fotoku” gumam krystal lalu duduk


“apa yang membawamu untuk datang kemari krystal? apa kau merindukan bibi yang sudah tua ini” tanya bibi naomi sambil membawa teh jahe dan menaruhnya di meja


“yah aku merindukan bibi dan juga aku ingin mencari ayah”


“ayah? Memangnya kau tidak bersamanya saat ibumu meninggal?” tanya bibi naomi dengan sedikit menaikkan nada bicaranya


“apa?! ucap bibi naomi dengan nada marahnya


“tenang lah bibi, aku datang ke sekolah ini juga untuk menanyakan hal itu apakah bibi tidak pernah melihat ayah?”


“aku tidak pernah melihatnya krystal..aku pun penasaran dimana dia tinggal, aku berharap kau ada bersamanya namun ternyata kau juga kemari untuk mencarinya. Aku selalu berdoa agar kau bisa menemuiku suatu saat nanti


dan doaku terjawab hari ini”


“bibi juga turut berduka atas kematian ibumu, aku tahu kau selama ini pasti merasa tersiksa tanpa kasih sayang seorang ibu. Kenapa kau


baru muncul hari ini? Selama ini kau tinggal dimana hingga bibi tidak bisa menghubungi ayahmu untuk menanyakan keberadaanmu? Ucap bibi naomi Panjang lebar


“aku tinggal dirumah nenek yang ada di Indonesia, aku lulus sekolah disana hingga bekerja mencari uang untuk datang kemari”


“lalu kapan kau tiba? Kenapa tidak menghubungi bibi?


“sebenarnya aku tinggal di penginapan yang ada di daerah bukit, pemandangan disana sangat bagus dan juga biaya penginapannya sangat murah jadi aku bisa menghemat uang untuk bertahan hidup disini


“ternyata sikap mandirimu masih tetap sama seperti anak kecil yang bibi kenal dulu”


Krystal tersenyum sambil meneguk teh jahe yang bibi sediakan


“ngomong-ngomong sekolah ini sudah lebih besar dan terlihat seperti baru, apakah bibi mendapat dana dari pemerintah untuk


membangun ini” tanya krystal penasaran


“ahh itu bukan dari pemerintah namun ada seseorang yang tidak mau disebutkan Namanya selalu mengirim uang tiap bulannya untuk renovasi Gedung.


“seseorang? Tanya krystal penasaran

__ADS_1


“bibi juga tidak tahu, namun sejak 5 tahun terakhir banyak perubahan yang kami dapatkan berkat orang itu, bibi tidak tahu dia siapa namun bibi selalu berdoa agar dia diberikan umur Panjang oleh Tuhan.”


“apa kau mau berjalan-jalan di sekitar sini untuk melihat-lihat?” ucap bibi naomi lalu berdiri


“baiklah, ayo”


Mereka berdua berjalan melewati beberapa ruangan kelas yang sedang ada kegiatan belajar dan beberapa guru menyapa mereka, mereka berjalan menuju halaman belakang yang diubah menjadi taman dengan bunga tulip berwarna merah dan putih yang sedang bermekaran dan juga ada air mancur di


tengah taman itu.


“ini sangat indah bibi” ucap krystal sangat terkejut dengan pemandangan yang ia lihat


“kapan tempat ini dibuat?”


“ini dibuat sekitar 2 tahun yang lalu, bibi mengingat perkataanmu waktu kau kelas 4 untuk membuatkan taman seperti ini agar kau bisa merasa seperti putri”


“bibi.. terima kasih, ini sangat indah”


Krystal terharu lalu menangis dan memeluk bibi naomi, ia menangis bukan karena tempat itu indah namun karena ternyata bibi naomi


masih seperti dulu, sangat sayang dan hangat pada krystal walaupun tidak


mempunyai hubungan darah.


Mereka melanjutkan jalan-jalan kecil mereka dengan mengelilingi taman itu, krystal sangat senang dan nyaman di tempat ini.


“bibi ada yang ingin krystal bicarakan”


“yah bicaralah, bibi selalu mendengar”


“bolehkan krystal bekerja disini selagi mencari ayah? Krystal tidak tahu harus berbuat apa saat krystal di penginapan dan juga aku ingin mencari uang agar bisa lebih lama disini mengingat aku belum menemukan ayah” ucap krystal ragu dengan memelankan suaranya, sebenarnya ia malu untuk mengatakan ini namun ia juga tidak tahu harus berbuat apa jika ia sudah tidak mempunyai uang lagi


“hmm bekerja disini? kau pikir bibi miskin krystal? kenapa kau tidak bilang langsung jika ingin minta uang pada bibi?” ucap bibi


naomi salah paham


“ahh ti..tidak bukan begitu bi, hanya saja aku tidak ingin meminjam atau meminta uang, krystal hanya ingin bekerja untuk mendapatkan uang.. bolehkan?” ucap krystal dengan membulatkan matanya seperti anak anjing yang ingin meminta makan


“astaga krystal, kau tidak pernah berubah dari dulu hahaha.. baiklah baiklah kau bisa bekerja disini, namun apa yang akan kau


kerjakan?” tanya bibi naomi


“apapun itu, apapun pekerjaan yang akan bibi berikan krystal akan berusaha agar bisa bekerja dengan baik”


“hmm bagaimana jika di perpustakaan? Bibi tau kau suka membaca, jadi bibi akan menempatkanmu disana bagaimana? Apa kau setuju?”


“wahh terima kasih bibi, krystal sangat senang hari ini” ucap krystal lalu memeluk bibi naomi


“tapi kau jangan bekerja terlalu berat, bibi tidak mau melihat kau sakit, kerjamu hanya mengatur buku-buku dan menyusunnya agar rapi dan bersih”


“bibi tidak usah khawatir, itu pekerjaan mudah bagi krystal, aku bisa mengatasinya"


"benarkah? kau anak yang tangguh krystal


Mereka berdua berbincang sambil tertawa. mereka berdiri di depan air mancur tiba-tiba seorang anak kecil datang dan menangis lalu duduk di kursi taman itu


***


maaf baru sempat update, semoga kalian suka dengan cerita ini. jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian hehe


Happy reading yah💜🖤🤗

__ADS_1


__ADS_2