You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)

You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)
chapter 2


__ADS_3

Hari ini krystal sedikit terlambat karena dia harus mengurus nenek nya, baru kali ini dia melihat neneknya tidak mau makan, tubuhnya sangat lemas.


“nek apa kita perlu ke dokter? dari kemarin nenek hanya melamun dan tidak mau makan” ucap krystal dengan cemas.


“tidak sayang, nenek hanya kelelahan karena kemarin nenek sempat berjalan keluar untuk mencari udara segar, sudah lah jangan cemaskan nenek. Nenek pasti akan makan dan minum obat” jawab nenek dengan lembut namun krystal tetap khawatir akan Kesehatan neneknya, bagaimanapun hanya nenek Samantha dan sahabatnya Emily yang dia punya. Dia tidak mau kehilangan keduanya.


Krystal tetap bersikeras untuk membawa nenek nya ke dokter, namun usahanya tetap ditolak oleh neneknya.


“ayolah nek, aku khawatir jika terjadi apa-apa saat aku pergi bekerja dan nenek hanya sendiri dirumah.


Jika dirumah sakit ada perawat dan dokter yang bisa menjaga” bujuk krystal lagi


"atau bagaimana jika aku minta izin hari ini saja untuk menjaga nenek? Nanti aku telepon minta tolong Emily" ucap krystal lagi


“jika minta izin hari ini, kamu tau kan gajimu akan dipotong? Sudah percayalah kepada nenek, nenek pasti akan sehat Kembali. Ayo pergi, kamu sudah terlambat 10 menit krystal nanti bos mu akan marah” bujuk nenek Samantha lagi kepada krystal agar percaya.


Kali ini krystal menyerah dengan nenek yang sudah berumur 70 tahun itu, krystal sadar apa yang neneknya ucapkan adalah benar, jika tidak masuk maka gajinya akan dipotong dan uang sehari-hari ia dan neneknya hanya sedikit. Tambah lagi dengan uang pengobatan tiap bulan neneknya jadi ia harus tetap bekerja. ia harus rajin bekerja agar neneknya bisa Kembali sembuh itu yang ada dibenak krystal.


“hmm baiklah nek, jika ada apa-apa nenek bisa menelpon krystal dengan telpon umum dimuka jalan yah, jangan lupa makan dan minum obat yang sudah krystal sediakan di meja makan, setelah itu nenek bisa istirahat.” ucap krystal sambil memeluk neneknya untuk pamit


“iya tenanglah nenek pasti baik-baik saja” jawab nenek dengan senyum mengembang di wajah tuanya.


“aku akan berusaha pulang cepat hari ini nek, semoga cepat sembuh” ucap krystal lalu berjalan ke luar


"sampai jumpa nek" ucapnya sambil melambaikan tangan

__ADS_1


Nenek Samantha hanya tersenyum sambil melihat punggung cucu kesayangannya menghilang di balik pintu.


“kamu sudah dewasa nak, seharusnya di umurmu ini kau bersenang-senang dengan temanmu bukannya bekerja keras dan menjaga nenek yang sudah tua rentah ini” ucap nenek dalam hati. Ia sangat sedih melihat krystal harus kehilangan orang tuanya dan gagal menggapai cita-citanya.


”Kamu harus segera menemukan ayahmu saat nenek sudah tidak ada nanti” ucap nenek lagi didalam hatinya


****


Sesampainya di toko krystal lega karena karyawan yang ada hanya Emily dan sinta, yang lainnya belum datang terutama bos mereka.


“selamat pagi Emily, sinta.” Sapa krystal dengan lembut


“selamat pagi krystal” jawab Emily dan sinta bersamaan


“Kenapa kau terlambat pagi ini krystal? Beruntung bos belum datang“ ucap emily sambil mencuci piring


Bagaimana tidak, ia meninggalkan neneknya sendirian sedang sakit di rumah. Terpancar jelas dari raut wajahnya bahwa ia sangat cemas. begitulah krystal,Ia tidak mau melihat orang yang dia sayangi sampai sakit.


“jika bos datang cobalah meminta izin agar kau cepat pulang untuk merawat nenek, nanti aku akan mengerjakan sisa pekerjaan mu”ucap Emily tiba-tiba


Emily juga sangat mengerti dengan perasaan krystal saat ini, dari pertama mereka berdua akrab hingga sekarang, hanya Emily lah yang krystal percaya dan mau berteman dengan krystal. Semua teman krystal meninggalkan krystal saat ia sudah tidak punya apa-apa lagi.. krystal sangat menyesali sekaligus bersyukur karena ternyata semua temannya hanya butuh saat ia mempunyai banyak uang, setelah semua nya hilang orang tua, harta dan kekayaan, temannya pun hilang satu persatu dan hanya Emily lah orang yang berusaha dan setia menemaninya saat susah dan sedih, mereka berjuang Bersama hingga bisa ada sampai saat ini. Krystal bersyukur akan hal itu.


“tidak emily..aku tidak suka merepotkan orang lain? Aku akan pulang setelah semua pekerjaan selesai, aku akan berusaha melakukannya dengan cepat “ ucap krystal sambil tersenyum


Emily tau krystal adalah orang yang tidak mau merepotkan orang lain apalagi masalah pekerjaan, bukannya krystal tidak mau berbagi pekerjaan atau apapun itu, ia hanya tidak mau emily jadi bahan pembicaraan karyawan toko yang tidak terlalu akrab dengan mereka berdua.

__ADS_1


“yah baiklah terserah kamu saja yang penting kerjamu hari ini kelar dan segera pulang menemui nenek” jawab Emily lagi sambil membalas senyuman krystal.


Hari ini sangat melelahkan bagi krystal, Emily dan juga karyawan lainnya


Bagaimana tidak, pesanan roti hari ini sangat banyak dan toko mroti pun cukup ramai, jadi persediaan roti juga harus banyak dan pekerjaan itu memakan waktu yang lama sampai krystal lupa bahwa hari sudah sore dan ia belum juga pulang. ia sungguh sangat khawatir mengingat neneknya sendirian dirumah.


Untungnya pelanggan terakhir telah pulang dan waktunya krystal untuk membersihkan dapur sementara yang lain membersihkan bagian depan toko. memang hanya bagian dapurlah tempat untuk krystal jadi tidak perlu lama untuk membersihkan. Setelah krystal selesai dengan pekerjaannya, para karyawan disuruh untuk rapat sejenak di ruang rapat.


“hari ini sampai disini dulu, terima kasih atas kerja keras kalian hari ini. Saya akan menambahkan gaji para karyawan mulai minggu ini.” Kata bos mereka lalu beranjak keluar dari toko tersebut.


Semua karyawan terlihat sangat senang terutama krystal dan Emily, inilah yang mereka berdua tunggu.. kenaikan gaji!!


Walaupun hanya bertambah sedikit, setidaknya itu bisa membantu keadaan ekonomi mereka berdua, krystal yang sedang mengurus pengobatan nenek dan Emily yang sebentar lagi akan lulus kuliah, emily harus ekstra bekerja keras dan mencari kerja part time agar uang kuliahnya bisa segera dilunasi dan ia bisa cepat lulus.


Sambil berdoa dalam hati, krystal bersyukur dia bisa mendapatkan kenaikan gaji, itu semua berkat doanya yang tidak pernah berhenti dan ia selalu yakin bahwa Tuhan pasti akan menjawab doa-doanya.


Diperjalanan pulang Bersama Emily, krystal bercerita tentang pacarnya rian yang saat ini sudah tidak pernah mengabarinya, ia tidak tahu kenapa tapi akhir-akhir ini rian sudah tidak pernah mengunjunginya di toko roti. terakhir kali mereka bertemu rian mengatakan bahwa ia harus keluar kota karena ada urusan mendadak, ia hanya mengatakan itu lalu pergi meninggalkan krystal.


krystal tidak mau terlalu mencampuri urusan pribadi orang lain walaupun itu pacarnya. Ia dan rian sudah setahun lebih menjalin hubungan, rian adalah pria baik yang mampu meluluhkan hati krystal walau terpaksa krystal menerimanya karena rian juga adalah salah satu orang yang membantu krystal dan neneknya, rian meminjamkan uang untuk biaya neneknya berobat lalu Krystal menyicilnya sedikit demi sedikit, walaupun rian berkata tidak usah namun krystal bersikeras akan menukarnya, hutang adalah hutang jika tidak dilunasi ia mungkin akan menjadi bahan pembicaraan tetangganya.


Hubungannya dengan rian selama setahun lebih baik-baik saja, rian sangat menyayangi krystal begitupun krystal, rian sangat baik dalam menjaga krystal, bahkan berciumanpun belum pernah ia rasakan selama berhubungan dengan rian, ia tahu rian sangat menyayanginya hingga dia tidak berani menyentuh krystal. begitulah pikiran krystal


Ia dan Emily berjalan hingga tak terasa sudah didepan rumah krystal, Emily pamit kepada krystal karena ada urusan mendadak. Ia pun melambaikan tangannya kepada sahabatnya


“hati-hati Emily”..

__ADS_1


“ iya krystalieee”


Krystal pun membuka pintu rumah yang hanya ditahan dengan kursi dari belakang, ia menarik nafas Panjang dan berkata dalam hati “aku akan memperbaiki nya jika gajiku telah diterima”


__ADS_2