You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)

You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)
chapter 6


__ADS_3

Krystal masuk kedalam ruangan tempat nenek dirawat,


saat ia masuk ia melihat nenek sedang tertidur dan Emily sedang duduk dengan


handphone ditangannya, krystal mendekat kearah Emily..


“apa yang billy bicarakan dengan mu krystal?” tanya Emily sedikit memelankan suara agar nenek tidak mendengar


“billy mengajakku makan malam em, dia akan menjemputku jam 8 nanti malam


Aku tidak tahu harus bagaimana..dia mengancam akan memecatku jika tidak makan malam dengannya malam ini. Aku takut jika ia memecatku aku sudah tidak punya pekerjaan dan biaya rumah sakit nenek aku tidak tahu harus ambil uang darimana” ucap krystal dengan perasaan sedih


“sudah jangan sedih lagi krystal, kamu pergilah dengan billy nanti aku yang akan menjaga nenek Samantha..lagipula nenek sedang tidur” ucap Emily menenangkan


“kamu pergilah dulu siap-siap, pulang kerumah lalu balik kesini lagi aku yang akan menjaga nenek” sambung Emily lagi


“memang kau tidak keberatan menjaga nenek sendirian em? Apa tidak masalah jika aku tinggal disini?” tanya krystal ragu.. ia tidak mau merepotkan Emily


Namun keadaan yang memaksanya begini


“sudah tidak apa krystal tenanglah toh nenek Samantha juga seperti nenek kandungku, aku pasti akan menjaganya dengan baik” ucap Emily lagi.. ia tahu krystal saat ini sedang khawatir karena itu emily bersedia melakukan apapun agar krystal tidak putus asa


“hmm baiklah Emily aku akan pulang kerumah sebentar lalu balik kesini lagi..tolong jaga nenek yah” ucap krystal lalu meninggalkan ruangan itu


****


Krystal tiba dirumah sakit dengan tergesa-gesa karena berlari ia takut jika nenek bangun dan menanyakan keberadaanya..saat ini dia juga sedang berpikir alasan apa yang tepat agar nenek memperbolehkannya bertemu


dengan billy


“huhuhuhuuuu akhirnya sampai juga”ucap krystal masih dengan nafas tersengal-sengal karena berlari


Ia masuk keruangan nenek Beruntungnya karena nenek belum bangun dan Emily juga ikut tertidur disamping nenek.


Ia menarik nafas Panjang.. “untunglah nenek belum bangun” ucap krystal lalu duduk disamping Emily


“terima kasih Emily.. kau memang sahabat terbaikku” ucap krystal pelan sambil mengelus rambut Emily sayang agar tidak membangunkan dia.


Ia sungguh sedih melihat keadaan Emily, ia juga tahu penderitaan Emily selama ini tanpa kehadiran orang tua dan keluarganya..


“aku akan menjagamu Emily.. aku janji” ucap krystal dalam hati lalu meneteskan air matanya


Tiba-tiba Emily menggeliat lalu terbangun karena merasa ada pergerakan disampingnya


Cepat-cepat krystal menghapus airmatanya agar tidakdilihat Emily, krystal paham betul jika Emily melihatnya menangis dia juga akan ikut bersedih.


“kau sudah sampai dari tadi krystalie? Kenapa tidak membangunkanku?” ucap Emily sambil mengahadap kearah krystal dengan wajahnya yang masih kelihatan mengantuk


“aku belum lama tiba em, tidurlah lagi jika kau mengantuk “ ucap krystal


Emily menggeleng.. “tidak aku sudah tidak mengantuk hehe” jawab Emily dengan senyum manis yang memperlihatkan lesung pipinya


“baiklah, ngomong-ngomong apa nenek tadi tidak terbangun?” tanya krystal memastikan


“ahh nenek tadi sempat terbangun dan menanyakan keberadaanmu, aku bilang kau sedang duduk ditaman depan jadi nenek hanya mengangguk dan tidur lagi” ucap Emily


“baiklah.. apa kau sudah makan?” tanya krystal


“sudah krystal.. jangan khawatir aku tadi sempat membeli nasi bungkus di warung makan depan situ” ucap Emily


Krystal hanya menganggukkan kepalanya dan menatap nenek dengan cemas


Tiba-tiba suara nenek membuyarkan lamunan krystal


“krystal sayang apa kau ada disini” kata nenek dengan suaranya yang lemah dan mata yang masih terpejam


Dengan cepat krystal mendekati nenek dan memegang tangannya yang dingin


“iya nek ada apa? Krystal dan Emily ada disini jangan khawatir” ucap krystal dengan wajahnya yang cemas


“apa nenek ingin sesuatu?” tanya krystal lagi untuk memastikan


“tidak sayang, nenek hanya ingin kau dan Emily menemani nenek disini jangan kemana-mana”ucap nenek yang matanya sudah terbuka


“ehh ba..baiklah nek krystal dan Emily tidak akan kemana-mana, nenek istirahatlah lagi” ucap krystal pasrah dengan keadaannya


“Bagaimana aku harus mengatakan pada billy? Jika aku bilang tidak bisa datang karena alasan nenek, dia tetap tidak akan percaya dan aku akan kehilanagan pekerjaan..aku harus bagaimana yahh Tuhan” ucap krystal dalam


hati dengan sedih


“aku harus bagaimana em? Aku tidak ingin kehilangan pekerjaanku.. aku juga ingin nenek cepat sembuh” ucap krystal kepada Emily dengan nada sedih


Ia tidak tahu harus melakukan apa


“kau cobalah jujur kepada nenek, pasti nenek akan memperbolehkan” ucap Emily pada krystal


“aku akan mencobanya em, ini sudah hampir jam 8 malam pasti dia akan segera menjemputku disini” kata krystal sambil berbisik agar nenek tidak mendengar ucapan mereka berdua

__ADS_1


Ia mendekati nenek yang memejamkan matanya


“nek? Apa nenek sudah tidur? Ada yang ingin krystal sampaikan” ucap krystal ragu sambil memegang tangan nenek


“hmm bicaralah krystal, nenek tidak tidur” jawab nenek


Lalu krystal menjelaskan semuanya kepada nenek… ia menangis dihadapan neneknya dan sudah tidak tahu harus berbuat apa


Nenek samantha sedih mendengar semua apa yang krystal ceritakan, ia sedih melihat cucunya yang menangis, ia tidak mau krystal di ancam oleh billy seperti itu. Nenek juga merasa bersalah karena nenek krystal harus bekerja keras untuk mencari uang dan sekarang billy mengancam akan memecatnya, sungguh pilihan yang sulit bagi krystal.


“sudah tenanglah krystal jangan menangis terus seperti itu” ucap nenek menenangkan krystal yang menangis sesenggukan


“Nenek baik-baik saja disini dengan Emily, lebih baik kamu pergi dengan billy agar dia tidak akan memecatmu, nenek khawatir jika nenek sudah tidak ada nanti dan kau tidak mempunyai pekerjaan” ucap nenek sambil


mengelus pipi krystal yang basah karena air mata


“tidak nek, ne..nenek pasti akan sembuh.. berjanjilah pada krystal” ucap krystal masih dengan keadaan menangis


Emily yang melihatnya pun ikut meneteskan air mata


Ia tahu betul bagaimana pejuangan krystal agar dia dan neneknya bisa bertahan hidup. Waktu mereka masih SMA Krystal pernah berjualan gorengan dan es buatannya,ia berjualan itu dari kelas 2 hingga lulus meskipun teman-temannya menjelekan dan mengatakan bahwa krystal anak orang miskin namun ia tidak patah semangat..krystal juga pernah berjualan koran dipinggir jalan, serta bekerja di tempat konstruksi bangunan dan sekarang bekerja ditoko roti. Ia merasakan betapa pahitnya kehidupan di usianya yang masih belia.


Tiba-tiba handphone krystal berdering dan saat iamelihat siapa yang meneleponnya krystal tidak tahu harus bagaimana.. ia terpaksa harus mengangkatnya


“i..iya halo tuan billy?” jawab krystal dengan gugup


“turunlah krystal, aku sudah menunggumu dibawah..tutt” ucap billy lalu mematikan telepon


“nek apa yang harus kulakukan? Aku harus bagaimana”tanya krystal pada neneknya


“sudah pergilah krystal, tidak baik membuat orang menunggu.. dia kan hanya mengajakmu makan malam dan jangan pikirkan tentang nenek, nenek baik-baik saja disini Bersama Emily” jawab nenek dengan senyuman yang menampilkan wajahnya yang keriput


“ba..baiklah nek, Emily tolong jaga nenek untukku yah aku berjanji akan cepat pulang” ucap krystal pada Emily dan nenek lalu keluar dari ruangan itu


***


“maaf membuat anda menunggu tuan billy, saya masih mengurus nenek” ucap krystal saat bertemu dengan billy di depan rumah sakit.


“ayo masuk” ucap billy tanpa basa-basi lalu membukakan pintu mobil untuk krystal


Sepanjang jalan mereka hanya diam


Krystal gugup tidak tahu harus bilang apa, ia melihat billy hanya fokus dengan menyetir.


Tiba-tiba billy buka suara


“ahh ma..maksud anda saya tuan?” tanya Krystal gugup


“yaiyalah kamu krystal.. memang ada orang lain di dalam mobil sini?”


“ma..maaf tuan, saya sudah setahun lebih bekerja di toko ayah anda” jawab Krystal


“ohh.. ngomong-ngomong apa kamu sudah punya pacar?” ucap billy


“ehh iya tuan” jawab krystal


“sudah berapa lama kalian menjalin hubungan?” tanya billy basa-basi


“Wah kepo sekali anda tuan billy” ucap krystal


dalam hatinya


“sudah setahun lebih tuan” ucap krystal tenang


“ohh begitu.. aku kira kau tidak punya pacar”


Krystal sangat canggung dengan keadaan saat ini


“ ngomong-ngomong ki..kita mau kemana tuan? Kenapa dari tadi belum sampai juga?” tanya krystal untuk memastikan


“sudah diamlah, ikuti saja aku” jawab billy malas


15 menit kemudian mereka sampai di restoran ternama di daerah Jakarta pusat


Restoran bergaya eropa ini terlihat mengagumkan jika masuk ke dalam


Ini adalah pertama kalinya krystal masuk kedalam restoran mahal seperti ini


“pasti makanan disini mahal-mahal” ucap krystal dalam hati


“ayo duduk dan pesanlah makanan yang kau sukai” ucapan billy membuyarkan lamunan krystal yang sedari tadi melamun


“ehh i..iya tuan” jawab krystal sambil duduk dan membuka buku pesanan yang cukup tebal


Ia melihat-lihat harga dibuku tersebut, krystal kaget dengan melihat harganya saja ia sudah tercengang.


Ia memilih untuk makanan yang paling murah saja menurutnya.

__ADS_1


“saya pesan nasi goreng special saja tuan” ucap krystal pada billy


“hanya itu? Tidak ada yang lain?” tanya billy


“tidak.. itu saja” ucap krystal


“baiklah tunggu disini sebentar” kata billy lalu pergi ke meja pelayan


Sambil menunggu billy mata krystal kesana kemari melihat-lihat restoran tersebut.. saat matanya melihat kearah pintu betapa terkejutnya krystal saat melihat siapa yang masuk


“rian? Kenapa dia ada disini? Bukannya dia ada urusan diluar kota dan akan kembali seminggu lagi? Lalu siapa perempuan yang ada disampingnya itu?” ucap krystal dalam hatinya


Tiba-tiba billy datang dan melihat tingkah aneh krystal yang menutup wajahnya dengan buku menu


“hey krystal ada apa? Kenapa kau menutup wajahmu dengan buku itu? Tanya billy penasaran


“ehh tidak apa-apa tuan, saya hanya mengahalangi cahaya lampu karena lampunya sangat terang” ucap krystal namun berusaha menyembunyikan wajahnya agar rian tidak dapat melihatnya


“apa kau tidak nyaman berada ditempat seperti ini? Jika tidak kita bisa berpindah tempat dimanapun kau mau” ucap billy lagi


“ehh tidak tuan saya baik-baik saja, kita juga kan sudah memesan makanan” ucap krystal lalu mencari-cari rian dan perempuan itu


“kemana mereka tadi? Apa sudah keluar lagi? ahh sudahlah jangan dipirkan mungkin itu adalah saudaranya..aku akan menelponnya nanti jika sudah di rumah sakit”ucap krystal dalam hati untuk meyakinkan dirinya


Makan malam mereka sudah selesai lalu tiba-tiba billy membuka suara


“sebenarnya ada yang ingin ku sampaikan padamu krystal, ini tentang perasaanku padamu, mungkin aku mengatakan ini terlalu cepat tapi aku sudah tidak dapat menahannya lagi.. aku mencintaimu maukah kau


berpacaran denganku?” ucap billy tegas


Krystal kaget dengan apa yang didengarnya tadi


“apa?! Berpacaran? Apa aku tidak salah


mendeganrnya?” ucap krystal dalam hatinya


“maaf tuan billy tapi saya..” perkataan krystal terpotong karena billy menyela


“baiklah..baiklah aku akan memberikan waktu untukmu berpikir, lagipula kamu masih mempunyai pacar. Aku akan tetap menunggumu hingga kau putus dengan pacarmu.” Ucap billy lagi


“apa?putus dengan pacarku? Hehh dasar pria gila” ucap krystal dalam hati


“i..iya tuan” maafkan saya


“tenanglah krystal.. aku juga ingin mengenalmu lebih jauh jadi biarkan kita berteman dulu untuk saat ini”


“ehh iya tuan, sekali lagi maafkan saya” ucap krystal lalu mengambil gelas untuk minum.. namun tiba-tiba gelas yang dipegang krystal jatuh dan pecah


Prakkkkk


“krystal kamu kenapa? Kamu baik-baik saja? Tanya billy


Krystal hanya diam saja


Tiba-tiba perasaam krystal menjadi tidak enak dan ia teringat dengan neneknya


“ ahh tuan saya harus segera ke rumah sakit.. perasaan saya menjadi tidak enak” ucap krystal dan berlari keluar restoran


Billy pun mengikutinya sampai di parkiran


“krystal ada apa? Apa yang terjadi? Tanya billy lagi


“tuan tolong antarkan saya kerumah sakit” ucap krystal memohon


“iya..iya ayo kita berangkat” ucap billy lagi


Diperjalanan krystal hanya diam saja namun hati dan pikirannya bercampur aduk.. ia sangat takut jika terjadi apa-apa pada neneknya


“yah Tuhan bagaimana ini? Apa yang sebenarnya terjadi? Aku harap nenek baik-baik saja” ucap krystal dalam hati


“tenanglah krystal… nenekmu pasti baik-baik saja” ucap billy mencairkan suasana.


Krystal hanya mengangguk lalu tatapannya menghadap kerah luar


10 menit kemudian krystal dan billy sampai dirumah sakit… krystal berlari dari arah parkiran untuk masuk ke dalam rumah sakit diikuti billy dari belakang


Sesampainya diruangan nenek di lantai 4 krystal melihat Emily sedang duduk di lantai Lorong dengan wajah yang sangat cemas..


“Emily dimana nenek? Apa yang terjadi? Kenapa sampai kau ada diluar?” tanya krystal cemas karena melihat Emily yang menangis


Krystal ingin masuk kedalam ruangan namun tangannya ditahan oleh Emily


“tenanglah krystal, dokter dan perawat sedang memeriksa nenek.. kita tidak diperbolehkan masuk.” Kata Emily pada krystal


“apa yang sebenarnya terjadi emily?” tanya krystal pada emily


lalu emily menceritakan semua yang terjadi

__ADS_1


Flashback 20 menit yang lalu


__ADS_2