
krystal bangun dengan merasakan sakit diseluruh
tubuhnya, ia merasa badannya menggigil dan suhu tubuhnya terasa panas.
“ughh kenapa hari ini sangat dingin, apakah akan turun
salju?” ucap krystal sambil memeluk badannya sendiri di dalam selimut
Ia keluar berusaha memastikan jika benar akan turun
salju namun ia mendapati cuaca sangat cerah.
“kenapa aku merasa dingin sekali padahal cuaca sangat
panas”
“ahh aku harus bekerja hari ini, bibi naomi pasti akan
marah jika aku hanya berdiam diri disini”
Ia merasa badannya sangat lemah bahkan untuk berjalan,
namun ia berusaha mengambil handuknya untuk mandi. Krystal memutuskan akan
bekerja hari ini karena ia berpikir hanya akan menjaga perpustakaan tidak akan
membuat tubuhnya banyak di Gerakan
krystal selesai mandi dan mengganti baju, ia memakai
sweeter yang nyonya elena berikan padanya semalam lalu keluar dari dalam kamarnya.
“selamat pagi anna”
“selamat pagi nona” ucap anna yang sedang menyapu
“astaga apa kau sakit?” ucap anna lagi lalu melepaskan
sapu secara sembarang
“ahh tidak an, aku tidak apa-apa mungkin hanya kelelahan”
“benarkah? Apa aku perlu memanggil nyonya elena?
“tidak jangan, jika dia bertanya kau bilang saja aku sudah
pergi bekerja”
“serius kau baik-baik saja? Aku khawatir jika terjadi
apa-apa”
“tidak apa anna, tenanglah ini hanya demam biasa aku
bisa minum obat jika sudah disana”
“baiklah jaga dirimu”
“terima kasih anna” ucap krystal lalu keluar dari penginapan
tersebut
Ia berjalan kaki menyusuri troatoar itu dengan badan
yang semakin menggigil, krystal merasa ia sudah tidak mampu berjalan lagi namun
tetap memaksakan Langkah kakinya, sementara itu dari jauh terlihat ada sebuah
mobil van berwarna hitam yang terparkir sedang mengawasi wanita itu dari jauh.
“ayo jalan, kita harus terus mengawasinya” ucap
seorang pria bertopi pada sopir didepannya
“baik tuan”
Mereka mengikuti krystal dari arah belakang dan tanpa
sepengetahuan krystal
Krystal merasa tubuhnya lemah sekali, ia melihat
bayang – bayang di depannya tampak buram lalu tiba-tiba ia memegang kepalanya
yang terasa sakit.
__ADS_1
Bug..
Krystal jatuh lalu kehilangan kesadarannya.
Orang -orang yang melihatnya jatuh langsung mendekat
menghampirinya
“nona..nona” panggil seorang wanita yang membangunkan
krystal namun tidak ada respon
“bisakah seseorang memanggil ambulance? Wanita ini
pingsan” ucap wanita itu lagi
“biar
saya yang mengantarkannya ke rumah sakit” ucap seorang pria bertopi
Yang
tiba-tiba saja muncul di kerumunan itu
“saya adalah sepupunya biar saya antarkan, kebetulan
juga saya membawa mobil” ucap pria itu lagi
“ahh syukurlah kau adalah saudaranya, baiklah tolong
antarkan dia ke rumah sakit” ucap wanita itu
Pria itu menganangkat tubuh krystal lalu memasukkannya
ke dalam mobil van tersebut yang dikendarai seorang sopir
“antar kami ke addison corp” ucap pria bertopi itu pada
sopir didepannya
Pria yang seumuran dengan arley itu adalah garvin. Dia
adalah salah satu pasukan rahasia arley, devian mempercayainya untuk menculik
krystal. dan keberuntungan ada padanya karena krystal tiba-tiba jatuh pingsan
percaya lalu memasukan krystal kedalam mobil mereka.
“wanita ini sangat cantik, kira-kira apa kesalahan
yang di perbuatnya sehingga membuat bos besar ingin menangkapnya? wanita yang malang” gumam
garvin yang duduk disamping krystal yang sedang pingsan
Mobil mereka memasuki basement yang hanya orang-orang
tertentu saja yang tahu, disitu ada sebuah lift yang menghubungkan basement
dengan lantai paling atas. Garvin menggendong krystal yang masih dalam keadaan
pingsan itu lalu memasuki lift menuju ke lantai paling atas.
Ting
Lift sampai di lantai paling atas, dan terlihat kursi
sekertaris devian kosong. Itu memudahkan garvin untuk membawa krystal ke dalam
ruangan devian. Jika ada karyawan yang mengetahui mereka membawa seorang perempuan
ke dalam ruangan CEO, itu akan menjadi berita paling menggemparkan di kantor
jadi mereka membawa krystal masuk secara diam-diam agar tidak ada yang
mengetahui.
Garvin masuk tanpa mengetuk pintu, mengingat ia sedang
menggendong krystal
“tuan sesuai perintah yang anda minta, kami tidak
menyakitinya namun ia pingsan di jalan menuju sekolah” ucap garvin kepada
devian yang sedang membaca berkas di tangannya
__ADS_1
“letakkan dia di kursi” ucap devian masih dengan berkas
di tangannya. Ia tidak terfokus pada krystal
“sepertinya dia sedang sakit tuan, tangannya sangat
dingin dan wajahnya sangat pucat juga badannya menggigil” ucap garvin selesai
menidurkan krystal
Devian berdiri dari duduknya dan mendekati mereka
berdua
“panggilkan dokter pribadi keluarga ku untuk segera
datang kemari”
“baik tuan”
15 menit kemudian seorang dokter perempuan berusia 50-an
masuk ke dalam ruangan devian untuk memeriksa seseorang di dalamnya. Dokter itu
kaget saat melihat siapa yang tidur di kursi milik CEO itu, ia sangat
mengetahui sikap devian yang tidak ingin sembarang orang masuk ke dalam
ruangannya apalagi ini di kantor. Dokter keluarga addison itu sudah bekerja
pada keluarga mereka sejak devian masih berusia 3 tahun jadi ia sangat mengetahui
sikap devian.
“tuan siapa dia”? ucap dokter wanita itu pada devian
dengan wajah bingungnya
“tolong periksa dulu keadaanya, sepertinya dia menderita
hipotermia tubuhnya menggigil hebat” ucap devian dingin dan acuh
Dokter itu sangat mengetahui sikap devian yang seperti
ini..
Ia memeriksa tanda tanda vital juga memasang infus di
tangan krystal
“wajahnya tampak tidak asing bagiku, dia
siapa? Kenapa bisa ada di ruangan devian” ucap dokter itu
dalam hatinya
“tidak ada gejala serius di tubuhnya, ia hanya mengalami
hipotermia dan kelelahan juga karena kurang nya asupan gizi masuk ditubuhnya
membuat tubuhnya lemah, kau harus mengurusnya dengan baik dan memberinya
makanan bergizi agar tubuhnya Kembali sehat” ucap dokter itu membelakangi
devian
“kenapa aku harus mengurusnya? Aku saja tidak kenal”
ucap devian ketus
“lalu kenapa dia ada disini? jangan bilang dia
mempunyai hutang padamu?” ucap dokter itu pada devian, ia merasa devian menyembunyikan
sesuatu.
“tidak, aku hanya ada urusan dengannya jangan mencari
tahu dan jangan sampai mom dan dad tahu soal ini. Kau bisa pergi” ucap devian
lalu mendekati krystal yang belum sadarkan diri
“baiklah jika ada apa- apa kau bisa menghubungiku”
ucap dokter itu lalu beranjak dari duduknya
__ADS_1
“kau tahu dave? Wajahnya tampak tak asing bagiku” ucap
Kembali dokter itu lalu menghilang di balik pintu