You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)

You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)
Chapter 20


__ADS_3

krystal bangun dengan merasakan sakit diseluruh


tubuhnya, ia merasa badannya menggigil dan suhu tubuhnya terasa panas.


“ughh kenapa hari ini sangat dingin, apakah akan turun


salju?” ucap krystal sambil memeluk badannya sendiri di dalam selimut


Ia keluar berusaha memastikan jika benar akan turun


salju namun ia mendapati cuaca sangat cerah.


“kenapa aku merasa dingin sekali padahal cuaca sangat


panas”


“ahh aku harus bekerja hari ini, bibi naomi pasti akan


marah jika aku hanya berdiam diri disini”


Ia merasa badannya sangat lemah bahkan untuk berjalan,


namun ia berusaha mengambil handuknya untuk mandi. Krystal memutuskan akan


bekerja hari ini karena ia berpikir hanya akan menjaga perpustakaan tidak akan


membuat tubuhnya banyak di Gerakan


krystal selesai mandi dan mengganti baju, ia memakai


sweeter yang nyonya elena berikan padanya semalam lalu keluar dari dalam kamarnya.


“selamat pagi anna”


“selamat pagi nona” ucap anna yang sedang menyapu


“astaga apa kau sakit?” ucap anna lagi lalu melepaskan


sapu secara sembarang


“ahh tidak an, aku tidak apa-apa mungkin hanya kelelahan”


“benarkah? Apa aku perlu memanggil nyonya elena?


“tidak jangan, jika dia bertanya kau bilang saja aku sudah


pergi bekerja”


“serius kau baik-baik saja? Aku khawatir jika terjadi


apa-apa”


“tidak apa anna, tenanglah ini hanya demam biasa aku


bisa minum obat jika sudah disana”


“baiklah jaga dirimu”


“terima kasih anna” ucap krystal lalu keluar dari penginapan


tersebut


Ia berjalan kaki menyusuri troatoar itu dengan badan


yang semakin menggigil, krystal merasa ia sudah tidak mampu berjalan lagi namun


tetap memaksakan Langkah kakinya, sementara itu dari jauh terlihat ada sebuah


mobil van berwarna hitam yang terparkir sedang mengawasi wanita itu dari jauh.


“ayo jalan, kita harus terus mengawasinya” ucap


seorang pria bertopi pada sopir didepannya


“baik tuan”


Mereka mengikuti krystal dari arah belakang dan tanpa


sepengetahuan krystal


Krystal merasa tubuhnya lemah sekali, ia melihat


bayang – bayang di depannya tampak buram lalu tiba-tiba ia memegang kepalanya


yang terasa sakit.

__ADS_1


Bug..


Krystal jatuh lalu kehilangan kesadarannya.


Orang -orang yang melihatnya jatuh langsung mendekat


menghampirinya


“nona..nona” panggil seorang wanita yang membangunkan


krystal namun tidak ada respon


“bisakah seseorang memanggil ambulance? Wanita ini


pingsan” ucap wanita itu lagi


“biar


saya yang mengantarkannya ke rumah sakit” ucap seorang pria bertopi


Yang


tiba-tiba saja muncul di kerumunan itu


“saya adalah sepupunya biar saya antarkan, kebetulan


juga saya membawa mobil” ucap pria itu lagi


“ahh syukurlah kau adalah saudaranya, baiklah tolong


antarkan dia ke rumah sakit” ucap wanita itu


Pria itu menganangkat tubuh krystal lalu memasukkannya


ke dalam mobil van tersebut yang dikendarai seorang sopir


“antar kami ke addison corp” ucap pria bertopi itu pada


sopir didepannya


Pria yang seumuran dengan arley itu adalah garvin. Dia


adalah salah satu pasukan rahasia arley, devian mempercayainya untuk menculik


krystal. dan keberuntungan ada padanya karena krystal tiba-tiba jatuh pingsan


percaya lalu memasukan krystal kedalam mobil mereka.


“wanita ini sangat cantik, kira-kira apa kesalahan


yang di perbuatnya sehingga membuat bos besar ingin menangkapnya? wanita yang malang” gumam


garvin yang duduk disamping krystal yang sedang pingsan


Mobil mereka memasuki basement yang hanya orang-orang


tertentu saja yang tahu, disitu ada sebuah lift yang menghubungkan basement


dengan lantai paling atas. Garvin menggendong krystal yang masih dalam keadaan


pingsan itu lalu memasuki lift menuju ke lantai paling atas.


Ting


Lift sampai di lantai paling atas, dan terlihat kursi


sekertaris devian kosong. Itu memudahkan garvin untuk membawa krystal ke dalam


ruangan devian. Jika ada karyawan yang mengetahui mereka membawa seorang perempuan


ke dalam ruangan CEO, itu akan menjadi berita paling menggemparkan di kantor


jadi mereka membawa krystal masuk secara diam-diam agar tidak ada yang


mengetahui.


Garvin masuk tanpa mengetuk pintu, mengingat ia sedang


menggendong krystal


“tuan sesuai perintah yang anda minta, kami tidak


menyakitinya namun ia pingsan di jalan menuju sekolah” ucap garvin kepada


devian yang sedang membaca berkas di tangannya

__ADS_1


“letakkan dia di kursi” ucap devian masih dengan berkas


di tangannya. Ia tidak terfokus pada krystal


“sepertinya dia sedang sakit tuan, tangannya sangat


dingin dan wajahnya sangat pucat juga badannya menggigil” ucap garvin selesai


menidurkan krystal


Devian berdiri dari duduknya dan mendekati mereka


berdua


“panggilkan dokter pribadi keluarga ku untuk segera


datang kemari”


“baik tuan”


15 menit kemudian seorang dokter perempuan berusia 50-an


masuk ke dalam ruangan devian untuk memeriksa seseorang di dalamnya. Dokter itu


kaget saat melihat siapa yang tidur di kursi milik CEO itu, ia sangat


mengetahui sikap devian yang tidak ingin sembarang orang masuk ke dalam


ruangannya apalagi ini di kantor. Dokter keluarga addison itu sudah bekerja


pada keluarga mereka sejak devian masih berusia 3 tahun jadi ia sangat mengetahui


sikap devian.


“tuan siapa dia”? ucap dokter wanita itu pada devian


dengan wajah bingungnya


“tolong periksa dulu keadaanya, sepertinya dia menderita


hipotermia tubuhnya menggigil hebat” ucap devian dingin dan acuh


Dokter itu sangat mengetahui sikap devian yang seperti


ini..


Ia memeriksa tanda tanda vital juga memasang infus di


tangan krystal


“wajahnya tampak tidak asing bagiku, dia


siapa? Kenapa bisa ada di ruangan devian” ucap dokter itu


dalam hatinya


“tidak ada gejala serius di tubuhnya, ia hanya mengalami


hipotermia dan kelelahan juga karena kurang nya asupan gizi masuk ditubuhnya


membuat tubuhnya lemah, kau harus mengurusnya dengan baik dan memberinya


makanan bergizi agar tubuhnya Kembali sehat” ucap dokter itu membelakangi


devian


“kenapa aku harus mengurusnya? Aku saja tidak kenal”


ucap devian ketus


“lalu kenapa dia ada disini? jangan bilang dia


mempunyai hutang padamu?” ucap dokter itu pada devian, ia merasa devian menyembunyikan


sesuatu.


“tidak, aku hanya ada urusan dengannya jangan mencari


tahu dan jangan sampai mom dan dad tahu soal ini. Kau bisa pergi” ucap devian


lalu mendekati krystal yang belum sadarkan diri


“baiklah jika ada apa- apa kau bisa menghubungiku”


ucap dokter itu lalu beranjak dari duduknya

__ADS_1


“kau tahu dave? Wajahnya tampak tak asing bagiku” ucap


Kembali dokter itu lalu menghilang di balik pintu


__ADS_2