
Krystal dan nyonya elena sampai di sebuah Gedung pencakar langit di pusat kota inggris,
mereka turun dari mobil dan disambut dengan karpet merah yang Panjang dari arah
luar sampai ke depan pintu utama, dan membuat krystal takjub dan bertanya-tanya
“sebenarnya ini acara ulang tahun atau pesta pernikahan? Kenapa banyak sekali tamu undangan?” krystal bertanya-tanya dalam hatinya, pasalnya ia belum pernah pergi ke pesta yang banyak dihadiri orang seperti ini apalagi hanya acara ulang tahun. Ia yakin pasti yang berulang tahun bukan orang
sembarangan di kota ini.
“krystal kenapa kau hanya diam saja sayang? Ayo ikut denganku, acara bukan disini tapi
di lantai paling atas Gedung ini” ucap nyonya elena
“ba..baiklah nyonya”
Krystal hanya mengikuti nyonya elena dari belakang seperti anak ayam yang mengikuti
induknya. Mereka masuk ke dalam lift untuk menuju ke lantai paling atas Gedung ini.
“kenapa dari tadi kau hanya diam saja sayang? Apa ada sesuatu yang mengganggumu?” tanya nyonya elena dengan lembut pada krystal
“ahh ti..tidak nyonya, hanya saja aku gugup pasalnya disini banyak sekali orang dan
aku belum pernah menghadiri acara seperti ini sebelumnya” ucap krystal jujur
“yah ampun krystal kau sungguh anak yang polos..sudah jangan gugup lagi toh ini hanya
acara ulang tahun biasa, dan kau juga tidak mengenal orang-orang yang ada di dalam” ucap nyonya elena agar krystal tidak gugup lagi
“baiklah nyonya”
“hmm nanti kau juga akan ku kenalkan pada teman ku, mereka mempunyai anak yang
sangat tampan yang memegang kendali perusahaan ini, kau pasti akan suka” ucap nyonya elena lagi sambil memegang tangan krystal
Ting!!!
Mereka sampai di lantai atas Gedung dan disambut oleh orang-orang yang ada disitu.
“hay Mrs elena” sapa seseorang pria parubaya dan juga istrinya pada nyonya elena
“hay Tuan dan nyonya williams” sapa nyonya elena dengan hangat
“lihat siapa yang dia bawa sayang, seorang gadis cantik.. darimana kau mendapatkannnya” ucap nyonya williams pada nyonya elena dengan pandangan tertuju pada krystal
“nanti akan aku ceritakan, aku akan masuk dulu menemui tuan dan nyonya acara ini, sampai jumpa” ucap nyonya elena lalu menarik tangan krystal untuk masuk ke dalam
ruangan
"wajahnya nampak tidak asing yah? aku seperti pernah melihatnya tapi dimana?" ucap nyonya williams bertanya-tanya
"mungkin dia adalah saudara dari nyonya elena" ucap tuan williams pada istrinya
krystal dan nyonya elena masuk ke dalam ruangan yang besar tersebut, krystal terperangah dengan desain dan interior di dalam ruangan itu.. lampu ruangan yang sangat besar berwarna ungu dan juga bunga-bunga terpajang di sudut-sudut ruangan menambah kesan glamour ruangan itu, ditambah ada sebuah panggung yang di lengkapi orchestra ternama di negara itu.
__ADS_1
“ahh ingin sekali aku berdiri disana bernyanyi sambil bermain piano seperti aku kecil dulu” ucap krystal dalam hati
“krystal bisa kau tunggu disini sebentar? aku ingin mencari temanku dulu, jika kau ingin
makan bisa langsung ambil di meja ujung sana” ucap nyonya elena yang menyadarkan lamunan krystal
“ahh i..iya nyonya saya bisa menunggu disini sambil makan” ucap krystal karena kaget
Nyonya elena pergi dan meninggalkan krystal disitu, krystal merasa aneh karena semua
orang menatapnya dengan heran dan juga kagum, lalu Ia mendengar ada orang di
belakangnya yang berbisik
“wanita yang memakai gaun hitam itu cantik sekali yah?”
“ia, mungkin dia adalah calon tunangannya bos disini”
“apa? calon tunangan? Siapa yang akan bertunangan disini, aku juga hanya ikut dengan nyonya elena, lagipula aku tidak mengenal siapa yang berulang tahun disini” gumam krystal karena merasa aneh
dipandangi oleh mereka
Lalu ia berjalan melewati mereka untuk menuju meja makan di mana tersedia banyak buah-buahan dan juga kue, ia mengambil piring untuk diisi buah dan kue. Saat ia menghadap kebelakang ingin Kembali ke tempatnya semula tiba-tiba…
Bukkkk
“awhhh” krystal meringis karena dahinya mengenai seseorang yang tidak dikenalnya, beruntung piring yang dia pegang tidak mengenai orang tersebut
“ehh ma..maaf nona, kau tidak apa-apa? tanya pria bertato itu pada krystal
“hey kau ingin kemana? Jangan jauh-jauh karena disana banyak orang jahat” ucap pria tersebut pada Krystal
“ahh ti..tidak. mungkin kau salah tuan, ini pesta ulang tahun bukan pesta narkoba” ucap krystal agar lelaki tersebut melepaskan
genggaman tangannya
“haha aku bercanda nona,ngomong - ngomong siapa namamu? kau seperti orang asing disini? apa kau kenal dengan orang yang berulang tahun disini? ucap pria itu lalu melepaskan tangan krystal
“nama saya krystal, saya tidak tahu siapa yang berulang tahun karena saya hanya diminta untuk menemani nyonya elena kemari” ucap krystal ramah
“nyonya elena? Ahh yang mempunyai penginapan di daerah A?” tanya pria tersebut
“i..iya tuan”
“panggil aku arley, aku tidak suka dipanggil tuan”
“baiklah”
“tapi seingatku nyonya elena sudah tidak mempunyai anak dan juga cucu? Kenapa ada gadis cantik yang menemaninya datang kemari?” tanya arley dengan penasaran dan membuat krystal sedikit takut dengan tatapannya
“ehh aku hanya...” ucapan krystal terpotong karena tiba-tiba ada seseorang berjas hitam menghampiri arley
“tuan arley anda dipanggil Tuan besar” ucap pria itu lalu pergi begitu saja
“maaf krystal aku harus pergi, nanti kita akan bicara lagi sampai jumpa” ucap arley melambaikan tangannya
__ADS_1
“i..iya arley”
Krystal berjalan-jalan diruangan tersebut dengan membawa piring yang berisi buah dan kue
“wah ruangan ini sangat besar dan juga
indah”gumam krystal
“krystal maaf membuatmu menunggu lama, aku tadi mengobrol dengan teman-teman ku terlalu lama dan lupa keberadaanmu, maafkan aku krystal” ucap nyonya elena yang menghampiri krystal
“tidak masalah nyonya” ucap krystal hangat
“tadi aku ingin mengenalkanmu pada mereka namun mereka sudah ingin pulang karena suaminya sedang tidak enak badan”
“tidak apa nyonya”
“bagaimana jika kita pulang saja? Kakiku juga sudah terasa sakit karena terlalu lama berdiri” ucap nyonya elena
“ehh iya nyonya mari kita pulang” ucap krystal senang karena ia juga ingin cepat pulang dan tidur, ia sudah cukup Lelah hari ini”
Krystal dan nyonya elena pun keluar dari dalam ruangan itu
“krystal bisa kau duluan saja? Aku ingin ke kamar mandi sebentar”
“iya nyonya, saya akan menunggu di depan lift saja”
“baiklah, tunggu disana sebentar” ucap nyonya elena lalu pergi ke kamar mandi
Krystal berjalan sembari menatap kelantai dan tidak memperhatikan jalan didepannya dan tiba-tiba dia menabrak orang lagi
Bukkk
“hey bisa perhatikan langkahmu? Kau baru saja menabrak orang” ucap pria didepan krystal dengan aura nya yang menakutkan seperti akan menelan krystal hidup-hidup
“ma..maaf tuan saya tidak sengaja” ucap krystal sambil menunduk karena takut bertatapan dengan pria itu
“lain kali pakai matamu untuk melihat jalan di depan,” ucap pria itu lalu pergi begitu saja
Krystal hanya diam di tempat lalu mengangkat kepalanya dan melihat kearah pria itu, ia melihat pria itu masuk ke dalam ruangan acara tersebut.
Krystal merutuki dirinya sendiri bisa-bisanya dia sudah dua kali menabrak orang
“uhh dasar krystal bodoh” ucapnya
dalam hati
Lalu tiba-tiba tangan nya ditarik oleh nyonya elena
“krystal kenapa kau hanya berdiri disini? bukannya kau menungguku di depan lift?
“ehh sa..saya tidak jadi menunggu disana” ucap krystal gugup karena tidak tahu bilang apa
“baiklah mari kita pulang, ini sudah larut malam”
“iya nyonya”
__ADS_1