You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)

You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)
chapter 5


__ADS_3

30 menit kemudian….


Krystal dan Emily keluar dari apotek sambil membawa plastik


berisi obat.


“huuhhhh antriannya cukup Panjang yah em, kakiku sampai sakit karena terlalu lama berdiri” kata krystal sambil memegang bagian kakinya yang sakit


“iyalah krystal ini kan apotek banyak orang yang datang untuk membeli obat “ sambung Emily


Krystal dan Emily berjalan menuju rumah krystal dan melewati beberapa gang yang sunyi dan sempit, tanpa mereka sadari mereka diikuti oleh beberapa orang yang tidak mereka kenal.. tiba-tiba mereka dihadang oleh orang-orang tersebut


“hay gadis cantik mau kemana siang-siang begini?” katlaki-laki yang umurnya lebih tua dari krystal.. ia datang Bersama 2 teman lainnya


“siapa kalian? Kalian mau apa? Pergi dari sini jangan menghalangi jalan kami!!” bentak krystal pada ketiga lelaki tersebut


“ohh ayolah sayang, kami hanya ingin bermain-main dengan kalian berdua” kata si preman yang satunya lagi kepada krystal dan emily


Krystal dan emily perlahan mulai mundur namun tiba-tiba mereka dihadang dari belakang oleh dua orang yang entah datangnya darimana.


“ayolah cantik… kami tidak akan menyakiti kalian” kata si preman yang rupanya adalah ketua geng mereka.


“tidak..jangan sakiti kami om aku mohon..” kata Emily sambil menangis dan memegang tangan krystal


“om katamu? Aku ini belum kawin !!” bentak preman yang satunya lagi lalu mendekati krystal dan Emily


“wajahmu kelihatan seperti om-om anak 3” sambung Emily lagi namun dalam keadaan takut.


“wah berani sekali bocah ini mengatakan aku seperti itu.. ayo bawa mereka pergi dari sini”perintah preman tersebut kepada anak buahnya


“kita mau dibawa kemana? aku akan berteriak jika kalian macam-macam” bentak krystal yang dari tadi diam karena ketakutan juga


“berteriak lah.. tidak akan ada orang yang bisa mendengar teriakan kalian!!!” bentak preman yang lainnya juga


“tolong jangan sakiti kami.. aku harus cepat pulang kerumah karena nenekku sedang sakit dan ia memerlukan obat ini” kata krystal memohon dan menunjukkan plastik obat yang dia bawa.


“benarkah? Apa kami harus percaya pada tangisan dan kebohongan kalian?” kata preman yang lainnya


“aku mohon hikss hikssss.. a..aku tidak berbohong, nenekku sedang sakit" kata krystal


"Tolong lepaskan kami”. Kata krystal lagi  sambil memohon namun preman-preman tersebut masih diam saja


Tiba-tiba datang seorang preman lain yang krystal yakini usianya masih belasan tahun.. anak itu datang dan menghampiri preman yang usianya lebih tua dari dia.


“bang edoo?!” panggil anak itu kepada preman yang Namanya edo..anak itu ngos-ngosan karena habis berlari seperti dikejar hantu


Preman yang Namanya edo itu langsung mendekat kearah anak itu dan anak itu seperti membisikan sesuatu yang pastinya hanya mereka berdua yang tahu.


Kemudian preman edo itu menganggukan kepala lalu langsung mengusir anak itu pergi.


Krystal dan Emily menatap satu sama lain.


“apa yang mereka bicarakan krystal?" tanya Emily


“aku juga tidak tahu em, aku tidak sempat mendengar karena


mereka berdua hanya berbisikan dan jarak mereka juga jauh..” jawab krystal


kepada Emily


Tiba-tiba preman edo mendekati krystal dan Emily yang berdiri tidak jauh darinya.. mereka berdua tidak dapat kabur karena ada empat orang preman lainnya yang mengawasi.


“baiklah kami akan melepaskan kalian namun tunggu bos kami datang, kami tidak akan menyakiti kalian asalkan kalian berdua diam dan jangan berteriak mengerti?!” kata preman edo sambil membulatkan matanya dan


membuat krystal dan Emily bergidik ngeri.


“apa katanya tadi?boss mereka? Jadi preman yang mirip om-om ini bukan bosnya? Tanya Emily kepada krystal sambil berbisik


“aku juga tidak tau em.. sudah diam dan tenanglah, kita akan pulang jika bos mereka datang”


15 menit berlalu dan bos mereka juga belum datang


“om ayolah ini sudah lama sekali.. mana boss kalian yang katanya akan datang? Neneknya krystal pasti sangat khawatir karena menunggu kita sangat lama”..

__ADS_1


Emily membuka suaranya namun preman-preman tersebut hanya diam


“tunggulah sebentar! Dia sedang dalam perjalanan.. kata preman edo


Tiba-tiba sebuah mobil muncul dari hadapan mereka.. krystal dan emily kaget saat mereka tau siapa yang turun dari mobil tersebut.


Krystal dan Emily saling menatap dan membulatkan mata mereka


“Tuan billly?” kata krystal dan Emily secara bersamaan


“ohh halo krystal sayang.. maaf sudah membuatmu lama menunggu” kata billy sambil membuka kacamata yang ia kenakan dan mendekati krystal


Krystal tercengang dengan apa yang ada dihadapannya.. ia sangat takut berhadapan dengan billy


"tolong lepaskan kami tuan billy aku mohon" kata krystal sambil memohon pada billy


“aku akan melepaskanmu dan temanmu asal kau harus mengikuti syaratku! Bagaimana? Tanya billy sambil mengelus pipi mulus dan putih Krystal


“syarat? Maaf tuan aku tidak bisa.. aku bekerja di toko ayah anda dan aku tidak ingin membuat kesalahan jika harus berurusan dengan anda” kata krystal sambil menunduk ia tidak mau bertatapan dengan billy


“wahh berani sekali kamu menolak laki-laki seperti aku krystal.. aku hanya ingin mengajakmu makan malam dan kau menolakku?! Kau ingin dipecatt dari pekerjaanmu haah? Bentak billy kepada krystal


Krystal tersentak kaget dengan ucapan billy barusan..


“dipecat?! jika aku dipecat bagaimana aku harus mengurus nenek? Yah Tuhan kenapa keadaan ini sangat berat? Kenapa aku harus berurusan dengan anak bos kami? Apa aku harus mengikuti syaratnya agar tidak dipecat?”


rutuk krystal dalam hati


“Ba..baiklah tuan billy saya akan mengikuti syarat anda asalkan saya jangan dipecat” jawab krystal ragu karena takut


“wah krystal ternyata kamu luluh juga hanya dengan ancamanku itu hahaha” kata billy sambil tertawa jahat di hadapan krystal,Emily dan preman-preman itu.


Baiklah..kamu boleh pergi dari sini dan bersiaplah besok aku akan menjemputmu makan malam.. ingat hanya kita berdua!!”ancam billy lalu pergi Bersama anak buahnya dari situ.


Tersisa krystal dan Emily di tempat itu..


“ahh kenapa aku harus trlibat masalah dengannya em? Aku harus bagaimana?” krystal merutuki dirinya sendiri


“Kenapa aku sungguh bodoh” sambung krystal lagi


Krystal menarik nafas Panjang lalu mengajak Emily untuk pulang


“ayo kita pulang em nenek pasti sangat khawatir kita belum juga pulang. Ini sudah hampir sore”kata krystal sambil menarik tangan Emily keluar dari gang sempit itu


Sesampainya mereka dirumah..


“selamat sore nek” kata krystal dan Emily bersamaan


“nek? Nenek? Nenek dimana? Panggil krystal dengan khawatir


Ia melangkah kearah dapur dan mendapati neneknya disitu


Nenekkkkk? Nenek kenapa nek? Nek bangunnn!!!!! Kata


krystal sambil menangis dan berusaha membangunkan neneknya yang ada dilantai


“Emily tolong hubungi ambulans” perintah krystal pada Emily


“baik krystall”


10 menit kemudian ambulans datang dan mereka membawa nenek ke rumah sakit


“nek kumohon bangunlah hikks hikss jangan tinggalkan krystal sendiri nek hikkss hikss” tangis krystal didalam mobil ambulans Bersama Emily


“tenanglah krystal..nenek pasti baik-baik saja kita hanya perlu berdoa” kata Emily menenangkan krystal


Sesampainya dirumah sakit nenek Samantha langsung di tangani oleh perawat dan dokter yang ada disitu


20 menit kemudian dokter telah selesai menangani nenek Samantha


“dokter bagaimana keadaan nenek saya? Apa dia baik-baik saja?” tanya krystal kepada dokter perempuan yang berumur sekitar 40-an


“anda keluarga nenek samantha? Tanya dokter tersebut kepada krystal

__ADS_1


“iya saya krystal,saya adalah cucunya.. bagaimana keadaannya dok?”


“apakah tidak ada anaknya? Saya harus memberitahu sesuatu tentang nenek Samantha” tanya dokter kepada krystal


“tidak dokter..ibu saya telah lama meninggal dan saya tinggal Bersama nenek saya selama  12 tahun


lebih.cepat beritahu saya tentang kondisi nenek dokter” jawab krystal sambil menangis di depan dokter dan Emily disampingnya.


“sebenarnya saya ingin memberitahu sesuatu tentang penyakit nenek Samantha..


Penyakit gagal ginjal yang dialami nenek samantha ini sudah merupakan tahap akhir dari penyakit ginjal dimana kerusakan ginjal ini sudah parah dan kemungkinan untuk sembuh hanya 20 persen.”


Bak disambar petir disiang bolong, krystal langsung menangis meratapi keadaanya ini.


“la..lalu a.aku harus bagaimana dokter” tanya krystal gemetar


“kita hanya serahkan kepada yang di atas krystal..saya permisi” kata dokter lalu pergi dari situ


Setelah dokter pergi, pecahlah tangis krystal


“aku harus bagaimana Emily? Hikss hiks aku tidak bisa apa-apa hiks hikss” kata krystal pada Emily sambil menangis sesenggukkan


Emily pun tidak bisa apa-apa.. ia hanya bisa menenangkan krystal yang dari tadi menangis


Mereka berdua masuk di dalam ruangan tempat nenek dirawat


Krystal menangis lagi melihat keadaan neneknya yang tak berdaya dan belum sadarkan diri di atas bed dan dipasangi selang infus dan oksigen.


“nek aku harus bagaimana? Apa yang harus krystal lakukan tanpa nenek? Hikks hiksss” kata krystal sambil memegangi tangan neneknya


Tiba-tiba tangan nenek Samantha bergerak dan krystal langsung terkejut


“nekk? Tangan nenek bergerak.. Emily panggilkan dokter”


10 menit kemudian


“nenek samantha sudah sadar namun nenek harus banyak istirahat dan minum obat. Saya permisi” kata dokter lalu meninggalkan ruangan tersebut


Krystal Bahagia melihat neneknya membuka mata Kembali


“krystal?” panggil nenek kepada krystal dengan keadaan lemah


Krystal langsung mendekat kearah nenek Samantha dan memegang tangan nya


“iya ada apa nek? Nenek ingin makan?” tanya krystal kepada nenek


“ti..tidak krystal, nenek tidak ingin makan nenek hanya ingin lebih lama melihat wajahmu” kata nenek Samantha sambil mengelus pipi Krystal yang basah dengan air mata


“tidak nek, nenek harus makan agar cepat sehat dan pulang kerumah Bersama krystal” kata krystal lagi kepada nenek


Tiba-tiba handphone krystal bergetar dan ia kaget siapa yang menelepon nya saat ini


“billy? Kenapa di menelpone ku di saat keadaan ku begini? Ahh sial” rutuk krystal dalam hati


“em aku akan mengangkat telepon dulu.. kau jaga nenek sebentar billy menelponku” kata krystal kepada Emily sambil berbisik


“nek aku tinggal sebentar aku akan mengangkat telepon dari toko” kata krystal berbohong pada neneknya


Nenek dan Emily mengiyakan lalu krystal keluar dari ruangan itu


“i..iya halo tuan billy ada perlu apa? Saya sedang sibuk saat ini” kata krystal pada billy


“ahh aku belum sempat mengatakan akan mengajakmu makan malam dan kau langsung menolakku? Ayolah krystal kau tidak ingin dipecat kan?


“saya sedang menjaga nenek yang sedang sakit, saya berada dirumah sakit saat ini”kata krystal lagi


“ayolah krystal hanya sebentar aku ingin mengajakmu keluar, aku berjanji hanya sebentar lalu aku akan mengantarmu pulang. Jika kau tidak mau juga sudah dipastikan kau besok sudah tidak boleh bekerja di toko


ayahku lagi” ancam billy lagi kepada krystal


“ehh ba..baiklah, tapi hanya sebentar kan? Aku khawatir jika nenek hanya sendirian dirumah sakit” krystal mengiyakan namun dengan terpaksa karena mengingat neneknya harus butuh perawatan dirumah sakit dan itu juga membutuhkan biaya.


“baiklah krystal aku akan menjemputmu jam 8 malam dirumah sakit. Tolong kirimkan alamatnya . tutt” billy langsung mematikan telepon secara sepihak

__ADS_1


“jam 8? Aku harus bilang apa ke nenek?” tanya krystal dalam hati


Ia langsung masuk kedalam ruangan tempat nenek dan emily


__ADS_2