You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)

You Are Mine(Kamu Adalah Miliku)
chapter 3


__ADS_3

“selamat sore nek” sahut krystal sambil duduk dan membuka


sepatu yang ia kenakan..


“selamat sore krystal.. kenapa kau pulang terlambat


hari ini? Apa ada sesuatu yang terjadi? Nenek sangat cemas karena ini sudah


lewat dari jam kerja biasanya” jawab nenek yang baru keluar dari pintu kamar


“tidak terjadi sesuatu nek, hanya saja hari ini banyak


sekali pesanan roti dan pelanggan.. jadi pulangnya sedikit terlambat” jawab krystal


 apa kau sudah makan?” kata nenek yang sedang berjalan menghampiri krystal yang sedang duduk


sambil membawa tongkat kayu untuk menopangnya berjalan..


Krystal langsung sigap menopang neneknya untuk duduk


disampingnya


“ahh aku belum sempat makan nek, pekerjaan di toko


sangat banyak hingga aku sempat lupa untuk makan.. bagaimana jika kita makan Bersama?


Nenek pasti belum makan malam kan? Aku membawa sisa roti dari toko, ayo kita


makan”


“Jangan terlalu lelah bekerja krystal, kamu juga harus


memikirkan kesehatanmu..” kata nenek dengan cemas. Ia tidak mau krystal sampai


sakit karena Lelah bekerja untuk mencari uang.


“tidak apa nek, krystal kan juga harus membantu nenek,


dan nenek tau? Krystal dan karyawan lainnya mendapat kenaikan gaji mulai minggu


depan..” jawab krystal sangat gembira.


“iya sudah-sudah ayo makan dulu”..


Krystal dan nenek duduk di meja makan dan mereka mulai


makan serta bercerita tentang kegiatan yang mereka lakukan hari ini, tiba-tiba


nenek teringat sesuatu.


“krystal boleh nenek bertanya sesuatu?”  tanya nenek sambil menghadap kearah krystal


“hmm tanyakanlah nek” jawab krystal sambil mengunyah


makanan yang ada di mulutnya.


“apa kau masih berhubungan dengan rian? Nenek sempat


melihatnya bers..


Tiba-tiba omongan nenek Samantha terputus karena krystal


mendapat telepon tak dikenal..


“tunggu sebentar nek.. kita lanjutkan setelah aku selesai


menelpon” kata krystal sambil sedikit menjauh dari neneknya


“iya hallo? I..ini siapa yah?.. kata krystal dengan


ragu karena mendapat telpon tak dikenal.


“apa benar ini krystal? ahh ini aku billy anaknya pak


joni yang punya toko roti tempat kau bekerja..


Krystal mengingat Kembali.. ia ingat pernah bertemu


dengan billy ditoko roti ayahnya.


“darimana kau mendapat nomor telepon ku? Dan ada perlu


apa kau menelponku? Tanya krystal dengan ragu karena ia takut, hanya menbayangkan


wajahnya saja ia sudah takut karena billy adalah ketua geng motor didaerahnya dan


si pembuat keributan di jalanan serta suka memeras orang sembarangan.


“berbicaralah santai denganku sayang.. aku mendapatkan


nomormu di hp ayahku. Tidak masalah kan jika aku ingin menelponmu.. toh kau


juga adalah karyawan ayahku,, jadi artinya kau juga adalah karyawan ku” jawab billy


dengan suara tawa jahat di seberang telepon.


Aku ingin bertemu denganmu krystal, ada yang ingin


kubicarakan denganmu..” sambung billy dibalik telepon.


“apa? bertemu? Mendengar suaranya saja aku sudah takut

__ADS_1


dan sekarang dia memintaku untuk bertemu? Dasar laki-laki gil*!!!” kata krystal


dalam hati


“ehh maaf tuan billy, tapi saya sangat sibuk untuk


bekerja dan mengurus nenek.. aku tidak punya waktu maaf…” krystal langsung


mematikan teleponnya secara sepihak.


 Ditempat lain…


“wah berani sekali perempuan ini mematikan telepon


secara sepihak, lihat saja jika kau tak mau bertemu denganku akan ku buat kau


menderita hahahaa”… kata billy dengan aura jahatnya.


“kalian cari tau dimana tempat krystal tinggal.. dalam


3 hari harus ada hasilnya!!” perintah billy kepada anak buahnya lalu pergi


meninggalkan tempat itu.


“ahh apa yang harus kulakukan jika berurusan dengan


billy? Tidak tidak aku tidak boleh memikirkan hal yang tidak berguna, aku harus


fokus di pekerjaan dan Kesehatan nenek” kata krystal dalam hati namun masih ada


ketakutan


“siapa yang meneleponmu krystal? apa ada hal penting? Tanya


nenek sambil membersihkan sisa makanan di meja.


“tidak bu..bukan siapa-siapa nek, hanya teman kerja” jawab


krystal bohong.. ia tidak mau membuat neneknya khawatir saat tau siapa yang


menelponnya.


“baiklah.. ngomong_ngomong besok kamu libur kan? Bisakah


kamu membelikan nenek obat di apotek? Sekalian kamu jalan-jalan karena kamu terlalu


sibuk bekerja dan mengurus nenek.


“tidak nek, aku hanya akan keluar dan membeli obat


lalu pulang kemari.. tugasku besok adalah menjaga nenek bukannya jalan-jalan”. Jawab


“Lagipula aku belum terima gaji nek, aku hanya akan


membeli obat lalu pulang sekalian mengajak Emily kemari” sambung krystal lagi


“sebenarnya ada yang ingin nenek bicarakan dengamu


krystal.. ini menyangkut masa depanmu” kata nenek


“bicarakanlah nek” kata krystal sambil menopang dagunya


dengan tangan diatas meja


“sebenarnya selama ini nenek mempunyai uang tabungan,


dan uang nya disimpan di bank BN*.. dari kamu kehilangan orang tua nenek sudah


berpikir untuk menabung untuk masa depanmu, uang itu adalah hasil dari nenek berjualan


roti dan uang gajimu yang kau berikan.. nenek minta maaf karena selama ini


tidak menggunakan uang itu dan nenek juga minta maaf karena selalu merepotkanmu


krystal…” kata nenek sambil menangis, ia sungguh kasihan terhadap cucu kesayangannya


 “nenek tau kamu


sangat ingin kuliah dan menggapai cita-citamu, jadi nenek sengaja menyimpannya


untukmu. Nenek mohon saat nenek sudah tidak ada nanti kamu bisa menggunakan


uang nya dengan baik.” Lanjut nenek sambil mengusap air matanya yang terus


mengalir.


“nek maafkan aku juga, mungkin krystal dari kecil


sudah merepotkan nenek


Dari ibu meninggal dan ayah menghilang hanya nenek


yang menjaga serta membesarkan krystal… krystal sungguh sayang dan tidak ingin


kehilangan nenek, jika nenek meningalkan krystal, krystal harus kemana nek?”


jawab krystal sambil memeluk neneknya dan menangis terseduh-seduh.


“saat ini krystal hanya akan fokus bekerja dan


mengurus nenek, urusan masa depan krystal hanya krystal serahkan kepada Tuhan..

__ADS_1


yang penting nenek harus sehat dulu” lanjut krystal sambil masih memeluk neneknya.


Jika ada orang yang melihat keadaan itu, mungkin


mereka juga akan menangis melihat betapa sayangnya krystal kepada neneknya.


“percayalah kepada nenek sayang.. waktu nenek tinggal


sedikit, nenek sudah terlalu tua. nenek ingin kamu Bahagia dan menjalankan


kehidupanmu seperti anak muda lain..” jawab nenek sambil mengelus Pundak krystal


dengan sayang


“tidak nek, nenek harus sehat.. aku sudah Bahagia saat


ini karena masih ada nenek dan Emily. Percayalah aku sangat Bahagia” jawab


krystal lagi sambil melepaskan pelukan neneknya


“yahsudah krystal jangan menangis.. kamu memang keras


kepala seperti ibumu” kata nenek sambil menghapus air mata krystal


“Mandi lah dulu lalu kamu istirahat.. nenek


tau kamu Lelah seharian bekerja. Nenek ingin duduk di teras sambil minum teh”


sambung nenek lagi


Krystal mengiyakan perkataan neneknya lalu masuk ke


kamar mandi.


Malam ini sungguh dingin bagi krystal, bagaimana tidak


saat mereka akan tidur tiba-tiba hujan deras dan atap rumah mereka bocor. Rumah


mereka sudah terbilang lapuk dan tidak layak dihuni, apalagi bagian dinding dan


atap yang telah lubang menambah kesan bahwa rumah itu memang sudah tua dimakan


usia..


Untunglah yang bocor hanya bagian ruang tamu dan dapur,


dibagian kamar tempat krystal dan neneknya tidur hanya ada lubang kecil dan air


hujan ditampung dalam baskom..


“sudah tidurlah krystal, nanti juga hujan akan reda”


kata nenek sambil mengalas karpet tempat untuk krystal tidur.


Yah krystal hanya tidur beralaskan karpet di lantai


karena tempat tidur hanya cukup untuk 1 orang, dia tidak ingin neneknya sakit


jika hanya tidur dilantai bersamanya jadi ia membelikan tempat tidur untuk


neneknya walau hanya bekas orang. Itu adalah tempat tidur yang dijual tetangganya


dulu waktu akan pindah rumah.


Ia tidak mempunyai uang lebih jika ingin membeli yang


baru dan besar.


Dia bersyukur neneknya bisa tidur dengan nyaman, dia


tidak mempedulikan dirinya.. dia hanya ingin neneknya Bahagia.


Ia Bahagia sekaligus sedih dengan keadaanya sekarang,


ia ingin memperbaiki rumah namun uangnya tabungannya belum mencukupi. Lalu ia


berpikir sejenak..


“apa uang tabungan nenek aku pakai saja untuk memperbaiki


rumah? Ahh nanti saja aku akan menanyakan kepada nenek besok”.. krystal


berbicara dalam hati


“Aku akan tidur saja, lagipula besok harus bangun pagi


agar bisa cepat membelikan nenek obat” sambung nya lagi dalam hati


Krystal duduk di atas karpet lalu berdoa


“ Ya Tuhan tolong berikanlah umur Panjang kepada nenek,


krystal sangat sayang pada nenek.. saat ini hanya neneklah orang yang selalu ada


disamping krystal, yang menjaga dan membesarkan krystal.. krystal juga ingin


membahagiakan nenek dimasa tuanya, aku tahu Tuhan selalu mendengarkan doa


hambaNya.. krystal juga ingin segera bertemu ayah. Semoga ayah saat ini


baik-baik saja Amiin. Itulah kata-kata terakhir yang ia ucapkan lalu tidur.

__ADS_1


__ADS_2