
“selamat sore nek” sahut krystal sambil duduk dan membuka
sepatu yang ia kenakan..
“selamat sore krystal.. kenapa kau pulang terlambat
hari ini? Apa ada sesuatu yang terjadi? Nenek sangat cemas karena ini sudah
lewat dari jam kerja biasanya” jawab nenek yang baru keluar dari pintu kamar
“tidak terjadi sesuatu nek, hanya saja hari ini banyak
sekali pesanan roti dan pelanggan.. jadi pulangnya sedikit terlambat” jawab krystal
apa kau sudah makan?” kata nenek yang sedang berjalan menghampiri krystal yang sedang duduk
sambil membawa tongkat kayu untuk menopangnya berjalan..
Krystal langsung sigap menopang neneknya untuk duduk
disampingnya
“ahh aku belum sempat makan nek, pekerjaan di toko
sangat banyak hingga aku sempat lupa untuk makan.. bagaimana jika kita makan Bersama?
Nenek pasti belum makan malam kan? Aku membawa sisa roti dari toko, ayo kita
makan”
“Jangan terlalu lelah bekerja krystal, kamu juga harus
memikirkan kesehatanmu..” kata nenek dengan cemas. Ia tidak mau krystal sampai
sakit karena Lelah bekerja untuk mencari uang.
“tidak apa nek, krystal kan juga harus membantu nenek,
dan nenek tau? Krystal dan karyawan lainnya mendapat kenaikan gaji mulai minggu
depan..” jawab krystal sangat gembira.
“iya sudah-sudah ayo makan dulu”..
Krystal dan nenek duduk di meja makan dan mereka mulai
makan serta bercerita tentang kegiatan yang mereka lakukan hari ini, tiba-tiba
nenek teringat sesuatu.
“krystal boleh nenek bertanya sesuatu?” tanya nenek sambil menghadap kearah krystal
“hmm tanyakanlah nek” jawab krystal sambil mengunyah
makanan yang ada di mulutnya.
“apa kau masih berhubungan dengan rian? Nenek sempat
melihatnya bers..
Tiba-tiba omongan nenek Samantha terputus karena krystal
mendapat telepon tak dikenal..
“tunggu sebentar nek.. kita lanjutkan setelah aku selesai
menelpon” kata krystal sambil sedikit menjauh dari neneknya
“iya hallo? I..ini siapa yah?.. kata krystal dengan
ragu karena mendapat telpon tak dikenal.
“apa benar ini krystal? ahh ini aku billy anaknya pak
joni yang punya toko roti tempat kau bekerja..
Krystal mengingat Kembali.. ia ingat pernah bertemu
dengan billy ditoko roti ayahnya.
“darimana kau mendapat nomor telepon ku? Dan ada perlu
apa kau menelponku? Tanya krystal dengan ragu karena ia takut, hanya menbayangkan
wajahnya saja ia sudah takut karena billy adalah ketua geng motor didaerahnya dan
si pembuat keributan di jalanan serta suka memeras orang sembarangan.
“berbicaralah santai denganku sayang.. aku mendapatkan
nomormu di hp ayahku. Tidak masalah kan jika aku ingin menelponmu.. toh kau
juga adalah karyawan ayahku,, jadi artinya kau juga adalah karyawan ku” jawab billy
dengan suara tawa jahat di seberang telepon.
Aku ingin bertemu denganmu krystal, ada yang ingin
kubicarakan denganmu..” sambung billy dibalik telepon.
“apa? bertemu? Mendengar suaranya saja aku sudah takut
__ADS_1
dan sekarang dia memintaku untuk bertemu? Dasar laki-laki gil*!!!” kata krystal
dalam hati
“ehh maaf tuan billy, tapi saya sangat sibuk untuk
bekerja dan mengurus nenek.. aku tidak punya waktu maaf…” krystal langsung
mematikan teleponnya secara sepihak.
Ditempat lain…
“wah berani sekali perempuan ini mematikan telepon
secara sepihak, lihat saja jika kau tak mau bertemu denganku akan ku buat kau
menderita hahahaa”… kata billy dengan aura jahatnya.
“kalian cari tau dimana tempat krystal tinggal.. dalam
3 hari harus ada hasilnya!!” perintah billy kepada anak buahnya lalu pergi
meninggalkan tempat itu.
“ahh apa yang harus kulakukan jika berurusan dengan
billy? Tidak tidak aku tidak boleh memikirkan hal yang tidak berguna, aku harus
fokus di pekerjaan dan Kesehatan nenek” kata krystal dalam hati namun masih ada
ketakutan
“siapa yang meneleponmu krystal? apa ada hal penting? Tanya
nenek sambil membersihkan sisa makanan di meja.
“tidak bu..bukan siapa-siapa nek, hanya teman kerja” jawab
krystal bohong.. ia tidak mau membuat neneknya khawatir saat tau siapa yang
menelponnya.
“baiklah.. ngomong_ngomong besok kamu libur kan? Bisakah
kamu membelikan nenek obat di apotek? Sekalian kamu jalan-jalan karena kamu terlalu
sibuk bekerja dan mengurus nenek.
“tidak nek, aku hanya akan keluar dan membeli obat
lalu pulang kemari.. tugasku besok adalah menjaga nenek bukannya jalan-jalan”. Jawab
“Lagipula aku belum terima gaji nek, aku hanya akan
membeli obat lalu pulang sekalian mengajak Emily kemari” sambung krystal lagi
“sebenarnya ada yang ingin nenek bicarakan dengamu
krystal.. ini menyangkut masa depanmu” kata nenek
“bicarakanlah nek” kata krystal sambil menopang dagunya
dengan tangan diatas meja
“sebenarnya selama ini nenek mempunyai uang tabungan,
dan uang nya disimpan di bank BN*.. dari kamu kehilangan orang tua nenek sudah
berpikir untuk menabung untuk masa depanmu, uang itu adalah hasil dari nenek berjualan
roti dan uang gajimu yang kau berikan.. nenek minta maaf karena selama ini
tidak menggunakan uang itu dan nenek juga minta maaf karena selalu merepotkanmu
krystal…” kata nenek sambil menangis, ia sungguh kasihan terhadap cucu kesayangannya
“nenek tau kamu
sangat ingin kuliah dan menggapai cita-citamu, jadi nenek sengaja menyimpannya
untukmu. Nenek mohon saat nenek sudah tidak ada nanti kamu bisa menggunakan
uang nya dengan baik.” Lanjut nenek sambil mengusap air matanya yang terus
mengalir.
“nek maafkan aku juga, mungkin krystal dari kecil
sudah merepotkan nenek
Dari ibu meninggal dan ayah menghilang hanya nenek
yang menjaga serta membesarkan krystal… krystal sungguh sayang dan tidak ingin
kehilangan nenek, jika nenek meningalkan krystal, krystal harus kemana nek?”
jawab krystal sambil memeluk neneknya dan menangis terseduh-seduh.
“saat ini krystal hanya akan fokus bekerja dan
mengurus nenek, urusan masa depan krystal hanya krystal serahkan kepada Tuhan..
__ADS_1
yang penting nenek harus sehat dulu” lanjut krystal sambil masih memeluk neneknya.
Jika ada orang yang melihat keadaan itu, mungkin
mereka juga akan menangis melihat betapa sayangnya krystal kepada neneknya.
“percayalah kepada nenek sayang.. waktu nenek tinggal
sedikit, nenek sudah terlalu tua. nenek ingin kamu Bahagia dan menjalankan
kehidupanmu seperti anak muda lain..” jawab nenek sambil mengelus Pundak krystal
dengan sayang
“tidak nek, nenek harus sehat.. aku sudah Bahagia saat
ini karena masih ada nenek dan Emily. Percayalah aku sangat Bahagia” jawab
krystal lagi sambil melepaskan pelukan neneknya
“yahsudah krystal jangan menangis.. kamu memang keras
kepala seperti ibumu” kata nenek sambil menghapus air mata krystal
“Mandi lah dulu lalu kamu istirahat.. nenek
tau kamu Lelah seharian bekerja. Nenek ingin duduk di teras sambil minum teh”
sambung nenek lagi
Krystal mengiyakan perkataan neneknya lalu masuk ke
kamar mandi.
Malam ini sungguh dingin bagi krystal, bagaimana tidak
saat mereka akan tidur tiba-tiba hujan deras dan atap rumah mereka bocor. Rumah
mereka sudah terbilang lapuk dan tidak layak dihuni, apalagi bagian dinding dan
atap yang telah lubang menambah kesan bahwa rumah itu memang sudah tua dimakan
usia..
Untunglah yang bocor hanya bagian ruang tamu dan dapur,
dibagian kamar tempat krystal dan neneknya tidur hanya ada lubang kecil dan air
hujan ditampung dalam baskom..
“sudah tidurlah krystal, nanti juga hujan akan reda”
kata nenek sambil mengalas karpet tempat untuk krystal tidur.
Yah krystal hanya tidur beralaskan karpet di lantai
karena tempat tidur hanya cukup untuk 1 orang, dia tidak ingin neneknya sakit
jika hanya tidur dilantai bersamanya jadi ia membelikan tempat tidur untuk
neneknya walau hanya bekas orang. Itu adalah tempat tidur yang dijual tetangganya
dulu waktu akan pindah rumah.
Ia tidak mempunyai uang lebih jika ingin membeli yang
baru dan besar.
Dia bersyukur neneknya bisa tidur dengan nyaman, dia
tidak mempedulikan dirinya.. dia hanya ingin neneknya Bahagia.
Ia Bahagia sekaligus sedih dengan keadaanya sekarang,
ia ingin memperbaiki rumah namun uangnya tabungannya belum mencukupi. Lalu ia
berpikir sejenak..
“apa uang tabungan nenek aku pakai saja untuk memperbaiki
rumah? Ahh nanti saja aku akan menanyakan kepada nenek besok”.. krystal
berbicara dalam hati
“Aku akan tidur saja, lagipula besok harus bangun pagi
agar bisa cepat membelikan nenek obat” sambung nya lagi dalam hati
Krystal duduk di atas karpet lalu berdoa
“ Ya Tuhan tolong berikanlah umur Panjang kepada nenek,
krystal sangat sayang pada nenek.. saat ini hanya neneklah orang yang selalu ada
disamping krystal, yang menjaga dan membesarkan krystal.. krystal juga ingin
membahagiakan nenek dimasa tuanya, aku tahu Tuhan selalu mendengarkan doa
hambaNya.. krystal juga ingin segera bertemu ayah. Semoga ayah saat ini
baik-baik saja Amiin. Itulah kata-kata terakhir yang ia ucapkan lalu tidur.
__ADS_1