Young Mother X Mafia (Time Travel Komandan Jung Haera)

Young Mother X Mafia (Time Travel Komandan Jung Haera)
43 Penghasilan


__ADS_3

“Ini … Noona gak nyolong kan” gumam Ansel sedikit khawatir mengingat reaksi Daren yang berlebihan.


***


Sedangkan di lain tempat kini Haera tengah sibuk mengadakan acara mandi bersama Momo nya tersayang.


Setelah menjelaskan jika darah itu bukan miliknya, melainkan milik seseorang yang kecelakaan dan Haera hanya membantunya memasukkan kedalam mobil membuat Momo percaya.


Namun tidak sepenuhnya.


Dan lagi, Haera benar benar meminta maaf pada Momo atas dirinya yang jarang ada waktu untuk bermain bersama, terlebih saat di korea Haera lebih fokus pada pekerjaannya yang mengawasi penyelundupan di sela sela liburannya.


Mungkin hanya beberapa kali Haera memiliki waktu seharian penuh dengan Momonya.


Sebenarnya sih bisa saja Haera mengajak Momo kemanapun, dari tidur bersama, mandi bersama (Momo masih kecil ya, otaknya jangan traveling) makan di suapin, belajar bersama hingga Haera tahu dan bertanggung jawab atas perkembangan Momo.


Jika sebelum ke korea Haera sering menitipkan Momo pada Ansel yang notabenya sering bekerja dari markas dari pada turun kelapangan hingga membuat Momo belajar banyak tentang hacker, maka setelah dari korea Haera lebih sering menitipkannya pada Woojin, hingga waktu kebersamaan mereka hanya sedikit.


Ansel sendiri tidak bermaksud mengajari Momo hal hal seperti itu, namun dasarnya Momo anaknya Haera, kecerdasan mereka menurun, dan hanya dengan terbiasa melihatnya Momo juga langsung bisa.


Maka dari itu Momo lebih akrab dengan Ansel dari pada yang lainnya.


“Momo kangen makan di suapi mommy” ujar Momo lalu menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Haera karna merasa malu dengan ucapannya sendiri yang sedikit manja.


“Oke, nanti malam Momo bakalan di suapi mommy” jawab Haera membuat Momo berseru senang.


“Sekarang Momo belajar dulu ya mommy mau kebawah nyiapin makan malam” ujar Haera sambil menggosok rambut Momo menggunakan handuk.


“Siap mommy” jawab Momo riang membuat Haera tertawa.


Setelah semua nya selesai, kini Haera sudah mulai memasak di dapur dengan pakaian santainya, kaos oblong oversize di padu dengan hot pans hitam, rambutnya yang biasanya di gerai, kini hanya di cepol asal, dengan tambahan celemek bewarna coklat Haera benar benar terlihat seperti wanita dewasa dan bukan anak kuliahan lagi.


“Noona!! itu tante tantenya mau di apain?” tanya Ansel yang baru saja memindai wajah Bella untuk mencari informasi lebih lanjut.

__ADS_1


“Bella Gunawan, Nona Muda dari keluarga Gunawan” bukannya menjawab Haera malah menyebutkan nama panjang dan keluarga Sandera nya.


“Heum … tadi habis Ansel pindai, ternyata keluarga itu punya sebuah restoran mewah di Kota Z dan baru saja menjalin kerja sama dengan keluarga Diningrat, keluarganya orang yang mobilnya Noona colong” sahut Ansel membuat Haera sontak menoleh.


“Sapa yang lo maksud nyolong heh?” tanya Haera sambil menodongkan spatula ke wajah tampan Ansel.


“Hehehehe jadi Noona gak nyolong?” bukannya menjawab Ansel malah balik bertanya membuat Haera menghela nafasnya.


“Emang gak ada profesi lain apa yang lebih keren dari nyolong? itu gue minjem” jawab Haera setengah tidak ikhlas lalu melanjutkan acara memasaknya.


“Serius!! Noona minjem punya sultan dong? wah wah … masih gak percaya Noona ada temenan sama sultan” ujar Ansel katrok membuat Haera terkekeh.


“Ansel adek gue” panggil Haera tiba tiba membuat Ansel bersemangat.


“Yes Noona” jawab Ansel antusias, dia senang Haera memanggilnya adek.


“Jangan malu maluin Noona dong, kekayaan Sehun mah sebelas dua belas sama kita kita” ujar Haera sombong membuat Ansel tertawa.


“Hei hei jangan lo anggap remeh ya usaha Leader kalian selama ini” ujar Haera dengan mata yang fokus pada wajan berisikan nasi goreng didepannya.


“Heum, uang hasil dari misi emang Noona bagi sama rata sih, bahkan Noona sebagai Leader juga gak ngambil bagian banyak, apalagi urusan senjata semuanya di tanggung pemerintah, jadi per orang standarnya masih dapat 65 juta per misi” ujar Ansel yang kini mulai menjabarkan penghasilan mereka.


Memang pada dasarnya M Black isinya orang songong semua, jadi mereka tidak akan menerima misi yang bayarannya di bawah 200 jt yang artinya per orang masih dapat 50 jt, itu sih belum termasuk bayarannya Deon sendiri yang selaku pemberi misi.


Tapi kalau di pikir pikir lagi pemerintah bener bener dermawan ya😂, eits tapi pemerintah juga gak mau rugi bor … kalo semisal misi nya gampang banget (nangkep maling misalnya) mereka gak akan minta bantuan agent rahasia M Black, mungkin cuma berlaku buat misi penting, contohnya penjaga perdamaian (kaya tentara tapi versi mudahnya kaya ngambil berlian tanda perdamaian ituloh) terus yang berurusan sama mafia, ******* sama gangster, pokoknya yang susah susah deh.


Dan lagi kalau semisal misi gagal mereka kudu bayar denda dua kali lipat buat ganti rugi, jadi gak perlu ragu buat bayar banyak, lagian M Black belum pernah gagal kok.


“Nah tuh, emang 65 juta bisa habis gitu aja buat Daren beli petasan, terus si kembar juga gak bakalan jajan cilor 65 juta sekaligus kan? apalagi cuman buat kuotanya kamu, masih turah turah lah” sahut Haera sambil menata nasi gorengnya di atas piring.


“Jadi secara otomatis kita juga sultan” lanjutnya sambil mengacungkan spatulannya bangga.


“Iya iya tau, lagian sisa uangnya Noona investasiin dimana mana kok jadi gak perlu takut bangkrut” ujar Ansel sambil tertawa.

__ADS_1


“Jelas!! bangkrut is not my style!! lo gak liat tanah yang lo beli buat keluarga lo di kampung berapa hektar? terus si kembar yang beli satu bangunan apartemen katanya buat pensiun, dan lagi Daren yang investasinya paling banyak karna gak mau susah susah ngurus biar tinggal ena nya doang, kalo di gabung Sehun mah upil” sahut Haera sambil menjentikkan jari kelingkingnya.


“Ya tetep aja itu kalo di gabung” ujar Ansel membuat Haera tertawa.


Emang susah ngomong sama orang insekyur.


“Eh tapi beneran, Noona gak mau nyamperin itu Bella Bella yang lagi sekarat?” tanya Ansel yang kini kembali ke topik awal.


“Emang udah siuman?” tanya Haera memastikan.


“Ya belum sih, tapi Ansel punya cara biar dia cepet bangun” jawab Ansel sambil menunjukkan gambar pistol setrum hasil browsingannya.


“Gak perlu, lagian gue lagi gak ada mood nyiksa orang, hari ini gue mau manjain Momo dulu” ujar Haera sambil tersenyum cerah membuat Ansel ikut ikutan tersenyum cerah.


“Buat urusan Bella besok besok juga bisa” lanjutnya enteng yang langsung di angguki setuju oleh Ansel.


Kali ini Haera benar benar tidak main main dengan ucapannya yang mau manjain Momo, kalo biasanya pasti ada halangan, kaya Deon yang tiba tiba nelpon ngasih misi, sekarang tidak!!


Buktinya tadi Haera benar benar menyuapi Momo makan malam, dan sekarang mereka lagi kumpul bareng di depan TV dengan Haera yang duduk di karpet bulu bareng Momo yang udah tidur di pangkuan Haera dan juga Ansel yang ikutan ndusel buat tidur dengan bantal paha kiri Haera.


Biar bisa di elus katanya.


Suasananya sedikit ramai sih, apalagi si kembar gak henti hentinya adu bacot, di tambah lagi Ansel yang masih idup belum bobo ikutan ngetawain tingkah mereka.


Daren? bah manusia satu itu mana bisa melek kalo lagi rame gini, dia mah udah molor di atas sofa, jadi yang beneran nonton TV cuman Haera.


...BERITA TERKINI!! IRFAN GUNAWAN TERBUKTI MENGGELAPKAN DANA KERJA SAMA DARI ‘D’GROUP’ UNTUK MEMBANGUN CABANG BARU DI KOTA Y, KARNA MERASA TERTIPU ‘D’GROUP’ MENUNTUT IRFAN GUNAWAN DENGAN MEMBAYAR DENDA SEBANYAK 2 MILIYAR BESERTA 20 TAHUN PENJARA....


“Anj*ir!! mereka bangkrut dong”


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪

__ADS_1


__ADS_2