Young Mother X Mafia (Time Travel Komandan Jung Haera)

Young Mother X Mafia (Time Travel Komandan Jung Haera)
47 Pekerjaan


__ADS_3

“Dihhh sirik aja lo sama orang ganteng, lagian gue udah dapet contekkan kok dari si cupu” sahut Natan membela diri.


“Cupu? siapa? Echan”


...***...


“Iya udah deh … lo tinggal ambil enaknya aja” jawab Natan sumringah membuat Haera beralih menatap Echan yang menundukkan kepalanya.


“Haishh … sejak kapan gue jadi gak tegaan kayak gini sat!!” gumam Haera pelan lalu mengambil ponselnya untuk menghubungi Deon.


“Halo Ra, tumben nelpon lo udah nemu titik terang?” tanya Deon di sebrang sana tepat saat sambungan telfonnya terjawab.


“Bikinin gue laporan tentang hukum – ah iya temanya apaan Nat?” jawab Haera yang kembali teralihkan ke Natan.


“Tentang Pemutihan kasus yang masanya udah kadaluarsa” jawab Natan.


“Lo denger kan, nah bikini gue tentang itu terus kalo udah lo kirim aja ke email gue” lanjut Haera lalu segera mematikan sambungan telfonnya.


“Udah selesai sekarang mana kuis nya biar gue yang kerjain” ujar Haera lalu duduk di kursinya untuk bersiap mengerjakan.


“Ih … di bilangin gak usah, ngapain susah susah kan udah ada si Echan” elak Natan membuat Haera mendengus kesal.


“Gue yakin pak Sehun gak sebaik itu buat ngasih kuis yang sama di setiap orang”


“Bener sih, satu orang beda soal dan jawabannya banyak beut, pak Sehun bener bener niat”


“Jadi yang lo maksud nyontek itu minta di kerjain sama Echan dan bukannya tinggal niru kan”


“Bener!!” jawab Natan sama Doni bersamaan.


“Heh … mana punya gue, gue bisa kerjain sendiri” sahut Haera membuat Natan mau tak mau menyerahkan kuis milik Haera yang sebelumnya akan di kasih kan ke Echan untuk di kerjakan.


“Kenapa sih Ra, kan enakan di kerjain Echan nah lo tinggal leha leha” rengek Natan sambil duduk di hadapan Haera.


“Simple sih, gue gak mau nilai gue ancur kalo Echan salah jawab” sahut Haera dengan tangan yang fokus menuliskan jawaban kuisnya dengan cepat membuat Natan dan Doni melongo menatapnya.


Ternyata gak cuman keren teman barunya ini jenius.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Haera untuk mengerjakan kuis dari Sehun, yang lama sih ngumpatnya.


Bagaimana tidak ternyata satu kuis milik Sehun mengandung 5 jawaban yang berbeda dan itu artinya Haera harus bekerja lima kali lipat dari teman teman sekelasnya, maka dari itu setiap selesai satu jawaban maka Haera akan mengumpati Sehun dengan fasih dan membutuhkan durasi agak lama agar amarahnya terendam.


Kayaknya Sehun ini emang niat membully Haera deh.


Berbeda halnya dengan Haera, Sehun yang tengah di umpati kini sedang berbicara sendiri di depan tembok, tepatnya tembok di depan sekolah Dasar Favorite di kota Z.


Tidak … bukan berarti ngomong sendiri otak Sehun sudah bergeser, hanya saja dia sedang latihan ngomong untuk menghadapi Momo sepulang sekolah nanti.


“Hallo selamat siang, mungkin ini sedikit mendadak tapi sebenarnya saya adalah ayah kamu”

__ADS_1


“Haishhh … terlalu kaku” gumam Sehun setelah mengucapkan kalimat terlampau formal itu.


“Aku Sehun dan kamu sebenarnya adalah anakku!! gak mau tahu pokoknya kamu harus memanggilku papi!!”


“Gak gak gak itu juga terlalu ngegas”


“Ehem … Hai Momo-”


“Hai juga”


“Astaga kaget!!” maki Sehun saat tiba tiba seorang anak kecil menyahuti ucapannya.


Dan dia adalah Momo.


“Seharusnya aku yang kaget paman Sehun” elak Momo membuat Sehun terkekeh.


“Sejak kapan kamu di sana hmm?” tanya Sehun lembut sambil membawa Momo ketempat teduh.


“Baru saja, aku keluar lebih awal karna tugas dari pak guru sangat mudah” jawab Momo semangat.


“Pintarnya” puji Sehun sambil mengacak acak rambut Momo berharap ada beberapa yang rontok.


Momo terlampau pintar menurut Sehun, jadi jika dia mencabutnya secara paksa untuk melakukan tes DNA takutnya Momo akan mencurigainya.


“Hentikan rambut Momo yang sudah berantakan ini akan semakin berantakan” ujar Momo kesal lalu mengirim panggilan untuk Ansel lewat smart watch nya.


Melihat itu Sehun mengerti jika Momonya hendak mengirim panggilan keseseorang untuk menjemputnya.


“Terlambat, Momo sudah mengirim panggilan ke paman Ansel, lihat dia sudah membalasnya dengan pesan” jawab Momo sambil menyodorkan tab nya yang berisi pesan masuk dari Ansel.


‘Tunggu sebentar, 20 menit lagi Ansel akan sampai’


“Siapa dia?” tanya Sehun karna belum pernah mendengar nama Ansel sebelumnya.


“Bukankah sebelum itu paman harus menjelaskan kenapa kesini, dan juga kenapa paman ngomong sendiri dengan membawa bawa nama Momo sebelumnya”


“Errr … itu sebenarnya aku kesini memang ingin menyapa Momo makanya tadi saat Momo sampai aku langsung menyapa” jawab Sehun sedikit kikuk.


“Benarkah? kenapa paman terlihat kaget, dan untuk menyapa … oh ayolah itu bukan alasan logis untuk menjelaskan kedatangan paman kesini, ngapain coba jauh jauh kesini, dan lagi bagaimana bisa paman mengetahui tempat Momo bersekolah? jadi kesimpulannya hari ini pasti sudah terencana” jelas Momo menjabarkan seluruh analisanya membuat Sehun menganga lebar.


Apa apaan ini!! apa sekarang anak kecil juga bisa jadi detektif!!


“Kamu mengintrogasiku ya?” tuduh Sehun membuat Momo tersenyum lebar.


“Paman mau menjawabnya atau tidak?” bukannya menjawab Momo malah mempermainkan Sehun dengan bersiap untuk pergi meninggalkannya.


“Oke oke, aku jawab” jawab Sehun sambil menuntun Momo kembali duduk di sampingnya.


“Sebelumnya biar aku memperkenalkan diri, Aku Sehun, Dosen Haera di Universitas” Lanjut Sehun membanggakan profesinya namun tak mendapat tatapan kagum sedikitpun dari Momo, membuatnya benar benar kesal.

__ADS_1


“Langsung saja, apa hubungannya dengan paman yang Dosennya Mommy?”


“Jadi sebentar lagi Fakultas Hukum akan mengadakan Magang di Kejaksaan atau tempat tempat yang berhubungan dengan hukum lainnya, nah sebelumnya jika ada Mahasiswa yang sudah memiliki pekerjaan di sana kami pihak Universitas tidak akan mencarikan tempat lagi – ttunggu, kenapa ini rasanya seperti sedang presentasi!!” ujar Sehun menyadari kebodohannya membuat Momo terkekeh.


“Haishh … intinya Momo tahu sendiri bukan temperamen Mommy kamu sedikit buruk, aku tidak ingin menanyakan hal ini padanya, jadi apa kamu tahu apa pekerjaan mommymu?” tanya Sehun to the poin.


Magang ya!! ini hanya akal akalannya.


“Tidak tahu” jawab Momo singkat membuat Sehun kembali jengkel.


“Begini saja, biasanya Mommynya Momo kalau kerja bareng sama orang pakai seragam kaya Polisi atau Jas hitam kaya nikahan?” tanya Sehun lagi membuat Momo memikirkan para paman di rumahnya.


Kali ini Sehun benar benar hanya memiliki 2 opsi untuk pekerjaan Haera, kalau tidak di bagian polisi, tentara atau semacamnya maka bisa di pastikan Haera terjun di dunia mafia, gangster dan kawan kawannya.


Oh ayolah!! seorang wanita dengan pistol dan senjata tajam lain bersamanya jika bukan polisi atau mafia, masa tukang lele.


Jadi jika Haera kerjanya bareng orang pakai seragam kepolisian atau tentara maka Sehun bisa memastikan jika Haera berada di jalan yang benar, namun jika itu orang orang ber jas hitam layaknya mafia, mungkin Sehun akan pensiun saja.


Bagaimana bisa anaknya di kasih uang gelap!! mending pensiun terus jual lele kan halal.


Oke mas Sehun inget kamu juga kerja kayak gitu.


“Mereka pakai Kaos Oblong”


“Uhuk!! apa tadi? aku gak denger”


“Iya kaos oblong, Momo gak bohong kok meskipun Momo gak tahu Mommy kerjanya apa tapi kalau lagi rapat paman kembar, paman Ansel, sama paman Daren sukanya pakai kaos oblong” jelas Momo membuat Sehun berfikiran aneh aneh.


“Kalau Mommy kamu?”


“Paman tahu lah, kalau bukan kemeja, hoodie, ya kaos, ah!! Mommy juga pernah kok pakai dress!!” teriak Momo heboh membuat Sehun semakin berfikiran aneh aneh.


Mungkin Haera pakai dress pas ketemu rekan sesama Mafia.


Atau pas penyelundupan barang di bar.


Dan yang lebih parah lagi waktu nyamar di jamuan makan malam para pejabat!!


Oh No!! kayaknya Sehun bener bener kudu ganti profesi.


“Waktu ke kebun binatang bareng Momo!!” lanjut Momo sembari mengacungkan 2 jempolnya.


Dah lah Sehun udah gak bisa ngomong lagi.


Itu Haera juga ngapain ke kebun binatang pakai dress.


Jangan jangan dia pengangguran lagi.


Tapi, tadi kenapa Sehun merasa nama Daren ini sepertinya tidak asing.

__ADS_1


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪


__ADS_2