
ke esokan harinya zulia pergi berangkat ke universitas kedokteran ia pamitan sama ibunya, ia di antar oleh Lian karena bawaan zulia banyak, ia akan ngekos di universitas.
****************
pagi hari di Amerika sama seperti biasa fina selalu bangun pagi untuk lari dan berolah raga agar menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya.
setelah fina berolah raga, ia pergi mandi lalu pergi membeli sarapan dan membeli peralatan sekolah, minggu depan ia akan mulai masuk universitas.
beberapa lama kemudian.
fina kembali setelah membeli apa yang di butuhkan, ia menaiki lift lalu menekan tombol lantai tiga. lift nya naik ke lantai tiga, fina keluar dari lift.
langkah demi langkah fina berjalan dengan perasaan campur aduk yang di rasakan itu membuat Fina kelelahan, namun hatinya bahagia saat kaki nya melangkah menuju ruangan Arzhal, seolah olah ia berjalan menuju kebahagian yang tidak pernah ia rasakan di dalam hidupnya ini.
................
langkah langkah fina sudah menuju di depan pintu ruangan Arzhal, fina membuka pintu itu lalu masuk ke ruangan dengan pikiran yang benar benar kacau, tetapi pikirannya akan selalu berubah saat ia memandang Arzhal.
fina selalu duduk di dekat brankar Arzhal sambil mengelus ngelus rambut Arzhal. Hari demi hari perasaan suka fina sama Arzhal semakin meluap luap , ia sudah tidak tahan lagi begini. ia sungguh ingin memiliki Arzhal sendiri seutuh utuhnya.
__ADS_1
Hei . kapan kamu akan sadar , aku sungguh ingin melihat kamu berjalan dan beraktivitas sama seperti biasa , minggu ini juga kita mulai masuk di universitas. kamu harus sadar supaya kita masuk di universitas bersama setelah kamu kembali sehat kamu yang akan mejagaku. batin fina lalu mencium Arzhal yang masih belum sadarkan diri.
Fina bangun dari duduknya ia pun pergi ke sofa ruangan itu untuk memakan sarapanya, fina terus menerus tersenyum memandang Arzhal seketika semua pandangan tertuju pada Arzhal, ia benar benar telah di makan jatuh hati pada Arzhal sambil melamun. tanpa ia sadar sarapanya sudah habis.
fina keluar dari ruangan itu lalu turun ke parkiran untuk mengambil mobilnya. fina masuk ke mobilnya lalu menginjakkan gas, mobil itu melaju ke luar dari parkir hingga ke jalan raya. ia akan pergi kembali ke apertement yang di beli pak jiril. Fina setiap pagi akan kesana untuk melihat lihat isi apertement apakah ada yang hilang karena ia terus menerus di rumah sakit menjaga Arzhal.
karena barang barang di sana masih utuh jadi fina membersihkan kamarnya saja, setelah selesai Fina keluar ia tidak lupa memasang kode pin di apertement.
Fina melajukan mobilnya menuju cafe untuk meringankan perasaan nya yang campur aduk.
...****************...
Di mana ini, sunyi banget tidak ada tanda tanda orang sama sekali, sungguh berapa lama sudah aku terbaring di sini. dan kemana semua orang. batin Arzhal yang melihat di kesekitar.
Arzhal yang masih terbaring melihat ke sekitar ruangannya teringat dengan sang kekasih.
oh ya zulia, aku tidak pernah melihatnya dan mengabarinya sama sekali dengan kondisiku yang begini. apakah dia tau dengan ke adaanku. kalo dia tidak tau dan aku tidak pernah menghubunginya selama ini mungkin akan membuat dia sangat kecewa padaku. batin Arzhal.
......................
__ADS_1
setelah menghilangkan perasaanya, fina kembali melajukan mobilnya ke rumah sakit, setelah sampai fina Parkir di tempat biasa lalu ia naik ke lantai tiga menggunakan lift, lift itu naik ke lantai tiga dengan cepat. fina keluar dari lift, ia terus melangkah menuju ruangan Arzhal, tapi hatinya tidak tenang hingga ia memperlambat langkahnya.
sesampainya di depan pintu ruangan Arzhal, ia menarik nafas dalam dalam lalu membuka pintu tersebut. fina melihat Arzhal membuka matanya membuat fina senang bahagia.
" Wahhh.... Arzhal kamu sudah sadar, Aku panggilkan dokter dulu "
fina bergegas memanggil dokter dan perawat untuk mengecek ke adaan Arzhal.
" Dokter bagaimana ke adaannya " ujar fina menggunakan bahasa inggris.
" Dia butuh beberapa hari lagi untuk sepenuhnya pulih " ujar dokter tersebut menggunakan bahasa inggris.
dokter itu pergi setelah ia mengecek Arzhal, tapi Arzhal bingung kenapa mereka menggunakan bahasa inggris.
" Arzhal hampir satu bulan aku menunggumu sadar " ucap fina bahagia.
" Kamu ini siapa yang menjagaku dan ini di mana Asing sekali " ucap Arzhal.
" Aku An fina aku dari keluarga An anak teman papahmu dan kita ada di Amerika, kamu di larikan kesini dalam ke adaan kritis juga kamu dan aku akan kuliah di sini " ujar fina menjelaskan segalanya.
__ADS_1