
Arzhal melangkahkan kakinya sampai di depan pintu kamar kesy. Ia berdiri di depan pintu, Tanpa basa basi Arzhal langsung mendobrak pintu kamar kesy.
BRAkk!!!!
BRAakk!!!
Arzhal mendobrak dengan keras menggunakan kakinya hingga menimbulkan suara yang berisik. sontak kesy terbangun mendengar suara pintu yang di dobrak.
Ada apa !! kata kesy suaranya serak, pandangannya masih buram. ia langsung terbangun karena mendengar suara yang ditimbulkan pintu kamarnya yang di sebabkan oleh Arzhal.
Arzhal hanya diam sambil melangkahkan kaki panjangnya mengarah ke kesy.
Di mana " kata Arzhal berdiri di depan kesy.
" Apa " kata kesy kebingungan.
" Surat di mana " kata Arzhal tergesa gesa.
" Surat apa. kamu aneh " kata kesy hendak memperbaiki tidurnya lagi.
" Bangun !!! teriak Arzhal menarik selimut kesy.
kesy langsung terbanting ke lantai, namun kesy hanya diam membiarkan Arzhal. karena, ia sudah mengerti sikap Arzhal yang akan berubah ubah.
Arzhal mengacak ngacak kasur kesy . Melihat semuanya berantakan Kesy pun akhirnya mendekati Arzhal.
" kamu mau apa " kata kesy sabar.
" Surat yang di berikan zulia !!. jawab Arzhal mengacak ngacak kamar kesy.
" Berhenti, surat itu ada di laci kamarmu " jawab kesy menepuk bahu Arzhal.
Arzhal memberhentikan dan langsung beralih menuju kamarnya dengan langkah kaki yang panjang Arzhal berjalan tidak sabaran. kesy hanya mengikuti Arzhal dari belakang.
Braakkk!!!!
__ADS_1
Arzhal langsung menendang pintu kamarnya. Arzhal bergegas masuk memgacak ngacak laci kamarnya dan tidak menemukan surat itu.
Kamu mempermainkanku!!!
kata Arzhal menarik kerah baju kesy. kesy hanya terdiam karena ia sudah biasa dengan sifat Arzhal yang tidak sabaran.
Melihat kesy hanya terdiam arzhal akhirnya melepaskan kesy lalu menenangkan pikirannya.
Kesy memperbaiki kerah bajunya lalu menghela napasnya dan mulai berkata.
" Kamu cari pelan pelan " kata kesy membuka laci membantu Arzhal mencari.
Arzhal hanya berdiri di belakang kesy yang tengah mencari.
" Nih ketemu " kata kesy memperlihatkan surat itu.
Kesy yang memegangi surat itu teringat dengan kejadian saat ia bertemu dengan zulia di taman internasional.
kesy meremas surat itu hendak membuangnya namun dengan sigap Arzhal mengambilnya.
Arzhal membuka selembar kertas yang di tulis zulia dengan hati hati supaya tidak sobek.
Setelah selembar surat di buka Arzhal membaca sebuah tulisan yang bertulis.
" ini semua ulahku yang telah membuatmu jatuh cinta kepadaku, maafkan aku Arzhal mungkin ini adalah titik terakhir di antara kita, kalau kamu sembuh nanti jangan pernah cari aku. Aku tidak cocok untukmu dan keluarga kita berbeda sangat jauh. kamu dan aku antara jurang yang sangat dalam. Aku berterima kasih atas segala kenangan yang telah kita lalui bersama dan cincin yang telah kamu kasih untukku akan ku simpan baik baik. suatu saat kalau aku jodohmu aku akan kembali ke sisimu, semoga ini jalan terbaik di antara kita.
Zulia aunia _ Arzhal al jiril.
Arzhal terpaku duduk di kursi sambil meremas surat tersebut lalu menyobek nyobeknya dan menerbangkan puing puing surat itu.
Apa maksudnya !!!
Jadi karna derajat hah !!!!
Bwarrr!!!!
__ADS_1
Bwarrr!!!!
Bwwarrrr!!!
Arzhal dengan marah membanting meja belajarnya, memecahkan peralatan peralatan di atas meja. Hingga semuanya menjadi berserakan di lantai.
Kesy hanya terdiam mendapati Arzhal dengan marah memecahkan seisi kamar yang sudah di siapkan oleh kesy.
Dengan kesal Arzhal terduduk di tengah barang barang ya pecah berserakan, ia menyandarkan tubuhnya di tepi Ranjang. tangan kananya mengepal, dengan keras Arzhal memukul ke arah lantai menggunakan punggung tanganya. sementara tangan kirinya meremas sebuah botol kaca hingga pecah membuat tanganya berdarah.
SIALL!!!!!
Pembohong!!!!
Baiklah !!!!!!
kata Arzhal terus memukul lantai. Tangan kananya terluka luka dan tangan kirinya mengalir sebuah darah. kesy yang tengah berdiri melihat tangan Arzhal berdarah, ia langsung menghentikan Arzhal.
" Berhenti tanganmu sudah berdarah " kata kesy mendekati Arzhal.
" Tidak!!!! Aku tidak mau walaupun sampai berdarah !! " teriak Arzhal menepis kesy hingga terjatuh dengan tenaga Arzhal yang lumayan kuat.
" Kamu tenang dulu nanti kita cari zulia untuk di perjelaskan " kata kesy menenangkan Arzhal.
Arzhal mulai menangkan dirinya. kesy membawa Arzhal ke arah ruang tamu. Arzhal duduk di sofa, darah terus menetes dari tangannya. Dengan sigap kesy memperban tangan Arzhal.
......................
Kesy kembali ke kamarnya sementara Arzhal tetap terbangun di dalam kamarnya yang tengah berserakan.
Malam semakin larut Arzhal masih tidak tertidur. ia terus menatap ke arah luar dari balik jendela.
Apa maksud dari surat itu, Apakah kamu tidak menginginkanku lagi zulia. Namun kenapa, Hanya karena derajat sebab itu kamu tidak menginginkanku.
Arzhal membaringkan tubuhnya terlentang di atas kasur, wajahnya terkena cahaya bulan membuat wajah tampannya bercahaya. dari dalam jendela Arzhal terus menatap ke luar hingga matanya mulai lelah dan tertidur.
__ADS_1
Bersambung