
Arzhal yang kesal langsung menutup teleponnya,Sedangkan zulia terheran dengan sikap Arzhal yang tiba tiba menutup teleponnya.
Marahkan. Aku harus bagaimana, ibu juga tidak mengizinkanku keluar. coba telepon lagi deh. batin zulia.
tttttt…… nomer yang anda tuju sedang sibuk.
"dahlah besok, Akan ku ajak dia keluar" ujar zulia pasrah.
sedangkan Arzhal yang mau berangkat besok. ia pun mengemasi barang bawaannya, papah nya memanggil Arzhal. Arzhal yang mendengarnya langsung bergegas keluar kamar.
"Zhal. papah sudah mendaftarkan kamu ke universitas Amerika, besok kamu akan berangkat sama fina anak temen papah, di sana kamu hanya perkenalan dulu baru belajar." ujar nya pak Aljiril sambil membereskan dokumen dokumen perusahaan.
......................
Arzhal kaget, ia akan berangkat dengan seorang perempuan,sekolah bersama,tinggal bersama. Gila nih papah. dalam hati.
sedangkan dia sudah memiliki pacar tanpa sepengetahuan orang tuanya.
" Apa aku harus tinggal bersama ?"
" Tidak, cuman kamu harus jaga fina nanti di sana"
Arzhal hanya mengiyakan papah nya. ia pun langsung kembali ke kamarnya, untuk menelpon Kesy sahabat baiknya.
" Halo. kesy"
" Ya. Ada apa Zhal, tumben nelpon "
__ADS_1
" Aku butuh bantuan mu kesy, bisakah kamu kesini nanti sore? "
"Aaa… bisa, tapi untuk apa aku kerumah mu? "
" Aku mau menitip cincin yang ku beli kemarin, kamu tinggal kasih zulia."
" Tapi itukan pacar mu zhal , kenapa harus aku yang kasih ?"
" Aku mau pergi ke amerika besok, Tapi jangan beritahu zulia kalo Aku pergi, bilang aja aku lagi sibuk ! " ucap Arzhal mengingetin kesy.
" Emang kamu tidak memberitahu pacarmu zhal, kalo kamu akan pergi besok". ujar kesy terheran.
Arzhal yang mendengar ucapan kesy, ia pun langsung mikir lagi. bagaimana caranya memberikan cincin itu kepada zulia tanpa dia tahu kalo ia akan pergi besok.
...****************...
" Cantikku lagi ngapain, Apa sudah di izinkan keluar ? " ujar Arzhal berharap sudah di izinkan keluar.
" Masih belum, aku di hukum tidak keluar selama satu minggu " ucap zulia jujur.
" ya… kalo begitu ku tutup teleponnya. dadah cantik " ujar Arzhal kesal.
Arzhal dengan kesal menutup teleponnya. ia pun langsung bergegas turun ke gerasi untuk mengambil motornya. Dia pun langsung memanaskan motornya dan melaju menuju rumah zulia.
...****************...
Di rumah zulia, ia bingung dengan sikap Arzhal yang terus mengajak nya keluar. ia pun langsung minta izin.
__ADS_1
" bu, bolehkah aku keluar "
" Tidak boleh. kamu harus menerima hukuman " ibunya tidak mengizinkan zulia keluar.
Zulia yang mendengar kata ibunya, ia pun langsung kembali ke kamar. sambil memikirkan sikap Arzhal.
...****************...
Di jalan Arzhal mengandarai motor nya dengan kecepatan Maksimal.
Ia tidak lupa membawa cincin untuk zulia sebagai tunangannya nanti
......................
" Aku harus berkata apa nanti, "ujar Arzhal sambil mengendarai motornya.
" Lupakan! Aku harus beritahu Zulia nanti " kata Arzhal , dia yang sambil membayangkan wajah senang zulia.
......................
Namun takdir berkata lain, Arzhal yang tidak fokus mengenderai motornya sehingga membuatnya oleng dan tabrakan tunggal.
Di saat kemudian Arzhal di larikan ke rumah sakit dalam keadaan koma, Karena benturan di dekat kepalanya.
Arzhal yang kekurangan darah membuat pihak rumah sakit panik.
pihak rumah sakit pun langsung menelpon keluarga nya untuk dimintai pendonor darah.
__ADS_1
" Halo… Kami dari pihak Rumah sakit kota memberi kabar bahwa pasien atas nama Arzhal Al jiril di larikan ke rumah sakit sore ini dalam ke adaan koma , mohon pihak keluarga menemuinya.