
zulia yang berpikir sambil melepas Ramen yang di tanganya.
Jena menoleh ke zulia yang melamun tidak menjawab apa yang di katakan jena.
Zulia kenapa kamu diam " tanya jena wajahnya cemberut.
zulia tidak mendengarkan jena ia hanya terus memikirkan kedua tuan muda Al jiril.
Jena melepas ramen yang dimakannya karena kesal tidak di dengarkan oleh zulia.
Aku akan pergi !!!
Ini untuk mu selamat tinggal !!!!
kata jena bangun dari duduknya dengan kesal jena menaruh kotak berhiasan pita di depan zulua. sontak zulia tersadar.
Jena jangan pergi , aku akan sendiri kalau kamu pergi " kata zulia menarik tangan jena.
Jena hanya terdiam, ia mulai melangkahkan kakinya lagi tapi di hadang oleh zulia.
Jangan halangi aku !!!
kata jena hampir mendorong zulia.
Tidak kamu jangan pergi ku mohon " kata zulia memegangi kedua tangan jena.
Baiklah " kata jena menenangkan sifat kesalnya.
Jena duduk kembali bersama zulia dengan wajah cemberut tidak menoleh ke zulia.
Maaf jena aku tidak mendengarkanmu " kata zulia menggoyang goyangkan tubuh jena.
jena membalikkan wajahnya menghadap zulia. " Kamu lagi mikirin apa sih " Tanya jena karna zulia tidak mendengarkannya.
" Aku lagi... ha tidak ada " kata zulia beralih berbohong.
" Kalau begitu ayo buka kotak itu " suruh jena menunjuk kotak yang akan di berikan ke zulia.
" Mari kita buka bareng bareng " Suruh zulia. jena setuju lalu mereka menghitung mundur.
__ADS_1
TIGA DUA SATU BUKA !!!! sorak mereka berdua.
masing masing kotak isinya sama yaitu barang barang kuno dan sebuah kue.
" Omg keren sekali, kamu beli di mana pasti mahal " kata zulia membongkar barang itu.
" Aku baru pulang dari rumah ibuku dan membelikan ini untuk mu, tidak mahal " kata jena berbohong, padahal hadiah itu di dapat saat keluar negeri bersama Ayahnya.
" Terimakasih jena " Kata zulia tersenyum memeluk tubuh jena.
" Kita teman harus bahagia " kata jena menerima pelukan Zulia.
......................
Di dalam perjalan ke indonesia Arzhal memakai setelan serba hitam. sebelum berangkat Arzhal menelpon kesy memintanya menjemputnya di bandara, memakai ponsel baru yang di belikan Riven.
Arzhal duduk di sebelah jendela pesawat sambil melihat pemandangan dari kejauhan.
*Sebentar lagi aku akan sampai, zulia tunggu aku. aku akan mencarimu setelah ke temu aku akan mencentil kepala mungilmu.
batin Arzhal sambil melihat ke arah luar jendela.
Tidak berselang lama pesawat akhirnya mendarat di bandara negara indonesia.
Arzhal turun dari pesawat lalu ia mengambil kopernya. Arzhal yang sudah kelamaan menunggu terus menerus menelpon kesy namun kesy tidak mengangkat ponselnya Arzhal bangun dari duduknya dan membanting kursi itu.
Siall !!
Pada akhirnya Arzhal marah. Arzhal yang mau menelpon ilan untuk menjemputnya. Arzhal pergi ke taman Bandara untuk mensejukkan amarahnya, dari kejauhan Arzhal melihat kesy sedang duduk di taman bandara.
Dengan marah Arzhal menyamperin kesy lalu menendang keki kesy.
Di sini kamu rupanya !!! kata Arzhal dengan wajah datar dan dingin.
Maaf, Aku sudah lama menunggumu tapi tidak melihatmu karna pakaianmu yang dari bawah sampai atas serba hitam " Kata kesy memegang kakinya yang sakit oleh ulah Arzhal.
Jangan banyak ocehan mari pulang aku lelah !! Kata Arzhal dingin.
Kesy membantu Arzhal membawa kopernya menuju ke bagasi mobil.
__ADS_1
Arzhal duduk di belakang. kesy yang menyetir di depan, sementara itu Arzhal membaringkan tubuhnya di belakang.
Sshhhhh... Arzhal menahan kepalanya yang masih sakit namun tidak terlalu sakit.
Kesy pokus menyetir menuju Apertement kesy karena Arzhal akan tinggal di sana bersama kesy.
Ssshhhhh... Arzhal terus memegang kepalanya yang masih nyeri.
kesy yang melihat dari cermin dalam mobil memberhentikan mobilnya di tepi trotoar, ia pun menoleh ke belakang. Arzhal kamu tidak apa apakan " Tanya kesy.
" Tidak hanya nyeri " jawab Arzhal hampir tertidur.
" Jalan jangan berhenti sebelum sampai " kata Arzhal dingin.
Kesy akhirnya melajukan mobil di atas jalan raya dengan ngebut.
Sesampainya di apertement kesy. Arzhal pergi mandi. sementara itu kesy membuat makanan untuk Arzhal takutnya ia kenapa napa nanti. setelah selesai memasak kesy menaruhnya di atas meja makan lalu ia pergi mandi.
setelah mandi dan mengganti baju Arzhal keluar kamarnya lalu melangkah pelan menuju tempat makan Ia memakan makanan yang di siapkan Kesy yang berupa nasi goreng.
" kamu pinter masak " kata Arzhal melahap masakan kesy sampai habis karna terlalu lapar.
" Iya " jawab kesy mengambil buku buku yang akan di pelajari besok di ats meja Tv nya.
......................
Malam sudah tiba Arzhal dan kesy duduk di ruang tamu sedang membangun denah strategi markas yang akan mereka buat, Namun Arzhal mulai merasakan nyeri di kepalanya.
ssshhhhh..
Ssshhhhh...
Arzhal memegangi kepalanya.
Kesy yang melihat Arzhal. Kamu harus istirahat jangan terlalu lelah " kata kesy memapah Arzhal berjalan menuju kamar yang sudah di siapkan kesy.
Arzhal membaringkan tubuhnya di tempat tidur, namun Arzhal tidak bisa tidur. surat yang di katakan kesy tiba tiba terlintas di kepala Arzhal. Arzhal terbangun dan berjalan menuju kamar kesy.
Bersambung
__ADS_1