Zulia Love Story

Zulia Love Story
BAB 16


__ADS_3

......................


Zulia sudah mulai masuk di universitas kedokteran, di sana ia sudah punya banyak teman. tapi zulia tidak akan pernah lupa dengan kedua teman lamanya, Elli dan Ulma sahabat terbaiknya. Namun mereka harus berpisah karena tujuan hidup masing masing.


pagi hari zulia menggeliat membuka matanya, rambutnya berantakan khas orang baru bangun tidur. zulia mengulur tangannya ke laci, samping tempat tidur mencari ponselnya untuk melihat jam. ia terduduk di kasurnya, lalu zulia menyalqkan ponselnya ada banyak notifikasi di ponselnya, zulia langsung bangun dari tempat tidur setelah melihat jam menunjukkan pukul empat


pagi.


zulia melangkah keluar dari kamarnya menuju kamar mandi, lalu pergi ke dapur untuk memasak sarapan.


" Hari hari di lingkungan baru terasa berbeda " ujar zulia sambil memasak sarapan. zulia seorang anak tunggal keluarganya, sangat merindukan sosok Ayah dan ibunya di rumah.


Zulia menyajikan masakannya ke meja makan " hidup tanpa orang tua sungguh melelahkan " ucap Zulia sambil sarapan, penuh iringan yang menyedihkan.


setelah sarapan, zulia membereskan bekas piring kotor dan pergi mandi.


" Aku harus cepat " gumam zulia berlari ke kamar mandi, karena nanti ia bisa telat masuk kampus.


zulia yang tidak hati hati sehingga, ia terpeleset jatuh di kamar mandi. tangannya terbentur di dinding sehingga tangannya keseleo. sedangkan kakinya terluka terkena pecahan botol kaca.


" Sakitt..."


zulia yang kesakitan, kaki kirinya penuh dengan darah. pecahan botol itu tepat melukai betis kirinya.

__ADS_1


zulia langsung bergegas mengambil perban untuk menghentikan aliran daranya yang terus keluar.


karena kecelakaan pagi ini, zulia tidak jadi mandi. ia pun mengganti pakaiannya dan mempersiapkan buku buku yang di perlukan hari ini di kampusnya.


setelah mempersiapkan buku bukunya, zulia mengambil tasnya. ia pun berjalan keluar dari kamar kosan nya. tidak lupa saat keluar zulia selalu memperhatikan ke adaan kamarnya kemudian ia menguncin pintu kosanya.


di jalan zulia sangat kelelah dengan tanganya yang keseleo dan kaki kirinya yang terluka. ia memberhentikan motornya di tepi terotoar, lalu zulia turun dari motornya. ia melangkahkam kakinya pelan pelan dan duduk di tepi terotoar.


" sakit sekali " ucap zulia memegang betis kirinya yang di perban dan tangan kirinya yang keseleo.


saat zulia terduduk di tepi terotoar, sebuah mobil putih berhenti di depan zulia. pintu mobil itu terbuka, dan nampaklah seorang remaja laki laki yang memakai kemeja serta membawa ransel.


laki laki itu berjalan melangkah menghampiri zulia.


" ya, kakiku sakit " ujar zulia mendongak ke arah laki laki itu.


" apakah kamu butuh bantuan " ucap laki laki tersebut mengulurkan tanganya ke zulia.


" tidak, terimakasih " jawab zulia, lalu terbangun dari duduknya dan ia pelan pelan berjalan menghampiri motornya.


" Tapi kamu kesulitan berjalan " ujar laki laki itu melihat zulia berjalan pelan pelan.


" biarku bantu "

__ADS_1


" aku tidak mau karena aku tidak kenal kamu " teriak zulia membelangi laki laki itu.


" baiklah, perkenalkan namaku Erigo dan aku ingin tau siapa namamu " tutur Erigo tersenyum


" namaku zulia " ucap zulia membalikkan badanya mengarah ke erigo.


" kalo begitu, bolehkah aku membantumu " ujar Erigo perihatin melihat zulia kesakitan.


" baiklah. tapi siapa yang akan membawa motorku " jawab zulia


" ada temanku bisa membawakannya untukmu " ucap Erigo.


zulia setuju, setelah itu Erigo memegangi ransel Zulia dan ia membantu zulia berjalan. lalu ia membukakan pintu mobil di samping ia yang menyetir. zulia masuk ke mobil itu.


" Kamu mau kemana " ujar Erigo mengambil ponselnya untuk menelpon temannya.


" Aku mau ke universitas best " ujar zulia. memasang sabuk pengamannya


" kebetulan, Aku kuliah di sana " ujar Erigo. yang menghubungi temanya menyuruh ia membawa motor zulua


tidak beberapa lama kemudian teman erigo datang mengambil motor zulia, motor itu akan di bawa ke rumah erigo.


setelah motornya di bawa erigo memasang sabuk pengaman, lalu ia menyalakan mobilnya menuju Universitas.

__ADS_1


__ADS_2