
" Baik, Saya akan segera kesana"
Pak Al jiril yang sedang sibuk, langsung mengambil mobil nya dan bergegas ke rumah sakit.
...****************...
Di rumah sakit Kesy yang membawa Arzhal ke rumah sakit, saat membawa Arzhal dia menemukan cincin di tangan Arzhal. Ia pun menyembunyikan cincin itu agar tidak di ketahui oleh pak Al jiril.
......................
Tidak berapa lama kemudian mobil pak jiril datang dan memarkirkan mobil nya. setelah itu ia pergi ke UGD. kemudian ia masuk dan duduk di dekat Arzhal yang terbaring koma sambil mempertanyakan apa yang telah terjadi pada kesy.
" kamu kan temannya Arzhal, kenapa dia terbaring koma ? "
"Arzhal tabrakan tunggal dengan kecepatan nya yang sangat ngebut " ujar kesy jujur.
" Apa kamu tau dia mau kemana dengan kecepatan itu ? "
Apa yang harus aku bilang pada papah nya Arzhal, nanti kalo aku bilang yang sebenarnya. mungkin pak jiril akan marah pada zulia. ucap kesy dalam hati.
" ak.. aku tidak tau dia mau kemana" ucap kesy berbohong.
__ADS_1
pak jiril yang terheran dengan Arzhal yang mau kemana. pak jiril pun mencari heandphone nya Arzhal, tapi ia tidak menemukan
heandphone nya.
......................
beberapa lama kemudian datang perawat yang menangani Arzhal ia meminta golongan darah A+ pada keluarga nya. Namun tidak ada yang memiliki golongan darah A+.
pak jiril langsung mencari pendonor darah dengan bayaran 10 jt.
......................
dua hari kemudian pak jiril sama sekali tidak menemukan pendonor darah, Ia pun langsung membawa Arzhal ke rumah sakit Amerika karena disana Fasilitas nya lengkap. ia berdiskusi dulu dengan pihak rumah sakit, pihak rumah sakit menyetujui nya, memang kondisi Arzhal semakin memburuk.
......................
sesampainya di rumah zulia. ia memencet bel rumah.
" ttttt... permisi "
zulia yang masih di dalam kamar mendengar suara bel. ia pun bergegas turun yang dia kira itu Arzhal.
__ADS_1
" siapa" ujar zulia sambil membuka pintu.
" Aku kesy teman Arzhal, aku mau memberikan sesuatu "
" ohh... ya masuk dulu nanti kita bicara di dalam " ucap zulia kecewa.
" kamu kesy yang sering bersama Arzhal, kamu mau ngapain ke sini ? "
" Aku mau memberikan cincin yang di beli Arzhal kemarin. dua hari yang lalu ia mau memberikan nya untuk mu, namun kamu tidak di izinkan keluar"
" ya terimakasih, tapi kenapa kamu yang memberikannya untuk ku. Arzhal kemana" ujar zulia bingung, cincin untuk nya di suruh orang lain memberikan nya pada ku.
" di.. dia lagi sakit " ucap kesy berbohong.
" bolehkah aku menjenguknya. ujar zulia.
kesy hanya terdiam, ia pun langsung pulang mengabaikan zulia.
sementara itu di rumah sakit pak jiril yang mengurus berkas berkas keberangkatan Arzhal ke rumah sakit Amerika. sekertaris pak jiril yang bernama zei membantunya memalsukan kematian tuan muda ke dua Arzhal Al jiril pada publik agar tidak berisiko nantinya di Amerika karena kondisinya yang sedang memburuk.
pak jiril tidak lupa mengingetin kesy , tentang ke matian tuan muda ke dua yang palsu ini di jaga.
__ADS_1
......................
sesampainya di bandara pesawat yang di siapkan pak jiril sudah siap. perawat dan dokter mendorong brankar Arzhal masuk ke dalam pesawat. pak jiril tidak lupa membawa fina juga , setelah sembuh nanti Arzhal akan sekolah di sana juga bersama fina.