Zulia Love Story

Zulia Love Story
BAB 29


__ADS_3

......................


Di Amerika, Fina yang tinggal di Apertement teringat dengan Arzhal yang tidak pernah di jenguk selama dua hari.


Hmmmmm..


" ini sudah dua hari, apa Arzhal baik baik saja. " kata Fina


" Perasaanku tidak enak, Aku harus melihatnya hari ini. "


Fina turun dari kamarnya, menuju ke arah parkiran. Fina menyalakan mobilnya lalu mobil itu melaju di atas jalan Raya menuju rumah sakit.


Tidak berselang lama fina sampai di depan gerbang rumah sakit. fina terus melajukan mobil hingga menuju area parkir.


trtrrr....


trrttt....


Fina dengan hati hati memposisikan mobil di wilayah parkiran. fina membuka pintu mobil dengan pakaian yang feminim dengan membawa plastik besar di tengannya.


Bukkkk..


suara pintu mobil yang di tutup keras oleh fina. fina berjalan menuju lift lalu masuk dan menekan tombol lantai tiga.


Tinggg....


suara lift yang suadah sampai ke lantai tiga. Fina berjalan di lorong lantai tiga menuju ruang pribadi Arzhal.


Braakkk....


Suara pintu yang di buka fina dengan keras karena pintu itu berat. fina masuk dan Melihat seisi ruang sunyi tidak ada tanda tanda kehidupan. fina berpikir.


" Sunyi sekali, di mana Arzhal di jam segini. "


" Mungkin dia lagi ke toilet, tungguin aja "


Fina duduk di sofa menaruh plastik tersebut di atas meja. sampai menjelang pukul dua sore Fina terus mengunggu.


" Lama sekali. Tapi tidak ada suara Air sama sekali.


" Mungkin dia keluar, ku cari aja deh " kata fina

__ADS_1


Fina keluar mencari Arzhal di halaman taman hingga ke super market rumah sakit namun tidak kunjung kunjung ketemu.


Hhahhhahhh..


nafas fina ngos ngosan karena lelah mencari Arzhal di rumah sakit yang besar ini.


" Kemana dia, tidak mungkinkan dia keluar jalan jalan mana mungkin orang sakit di izinkan keluar sendiri " kata fina duduk di kursi taman sambil meminum Air.


" Lelah. Arzhal kemana ya? tanya penjaga mungkin aja mereka tahu " kata fina.


Fina bangun dari duduknya lalu berjalan ke arah penjaga yang ada di depan gerbang.


" Apakah kalian lihat pasien keluar " tanya fina menggunakan bahasa inggris.


" Tidak ada pasien keluar " jawab penjaga tersebut menggunakan bahasa inggris.


Mendengar itu fina mulai panik, ia pun bergegas masuk ke dalam Rumah sakit.


Fina yang terlalu panik menayakan semua orang di rumah sakit, Namun tidak ada satu orang pun yang tahu keberadaan Arzhal.


Arzhal dimana.


Huhahuhh..


Huhahuhhh....


Perawat yang baru saja keluar dari ruangan di belang membawa alat suntik, ia berjalan mendekati fina.


" Kenapa kak " tanya perawat itu menggunakan bahasa inggris.


Fina yang kelelahan menghadapkan wajahnya mengarah ke perawat itu.


" Aku ingin bertanya, Apakah kamu lihat pasien ruangan di depan keluar " Tanya fina.


" Tidak ada, Aku dari kemarin bertugas Namun tidak ada seseorang yang keluar " Jawab perawat yang sedang membawa alat suntik.


Mendengar itu fina semakin panik hingga membuat detak jantungnya berdebar tidak karuan. fina wanita yang tidak pernah merasa gelisah, kini gelisah karena Arzhal.


......................


" Bagaimana ini, tolong bantu cari " kata fina sambil memegangi kepalanya.

__ADS_1


" Coba kita cek CCTV " kata perawat itu.


fina dan perawat itu pergi bareng mengarah ke ruang kontrol CCTV.


BRAKK...


BRAKK...


suara pintu yang di dorong fina membuat penjaga yang sedang mengontrol CCTV tersebut melirik ke belakang.


" Cepat cari hasil rekaman kemarin dan hari ini !!! teriak fina karena terlalu merasa gelisah.


Dengan sigap para penjaga CCTV mengecek rekaman kemarin dan hari ini, namun tidak ada satu pun rekaman yang menunjukkan Arzhal keluar.


" Bagaimana ini, rumah sakit ini bertanggung jawab atas keselamatan pasien, namun rumah sakit ini tidak mengetahui pasien menghilang !!!!! teriak fina sangat parah bercampur aduk dengan perasaan yang gelisah.


Setelah beberapa lama, seisi rumah sakit serentak mencari keberadaan Arzhal. Namun Arzhal tidak kunjung kunjung ketemu hingga larut malam. pencarian pun akan di lakukan lagi besok bersama dengan pihak kepolisian.


...****************...


Fina yang tinggal di Apertement masih teringat dengan Arzhal. ia tidak bisa makan dan tidak bisa tidur karena kehilangan Arzhal.


Fina yang tengkurap membalikkan badannya terlentang lalu menelpon.


Tttttttt.....


Ttttuuutttt.....


tttttt...


" Paman kabar buruk, Arzhal menghilang " kata fina di ponsel yang sedang menelpon pak jiril.


Tanpa perlu lama lama, pak jiril langsung bergegas membawa mobilnya menuju ke rumah sakit.


Tapppp...


tappp...


Suara langkah kaki pak jiril di lorong rumah sakit.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2