
...****************...
ke esokan harinya Zulia yang baru bangun tidur di ajak keluar oleh ulma dan Elli, zulia pergi mandi dan berganti pakaian
setelah berganti pakaian zulia keluar dari kamarnya dan menunggu Ulma dan Elli menjemputnya hampir setengah jam ia menunggu , karena kesal Akhirnya zulia masuk lagi ia pun menelpon Ulma.
ttttttttt......
" halo, ulma jadi gak perginya " ujar zulia
" jadilah. "
" tapi kamu di mana, aku sudah lama menunggumu " ucap zulia kesal
" kita dalam perjalan ke rumahmu, ban mobilku kempes tadi " ujar ulma.
setelah beberapa lama ulma pun menjemput zulia, mereka akan pergi ke sebuah taman hiburan,mereka bertiga menikmati kebersamaan mereka, hari demi hari mereka lalui di kehidupan sekolah dan kini mereka akan menempuh kehidupan masing masing.
...****************...
Tawa canda mereka bertiga penuh dengan kebahagian sudah beberapa lama mereka tidak tertawa bahagia, namun kedua sahabatnya itu tidak mengetahui isi hati zulia yang masih tersedih atas kepergian sang kekasih.
......................
sudah larut mereka akan pulang tapi Elli tiba tiba menangis karna ia akan pergi ke swis, ini adalah hari terakhir mereka akan bertemu.
__ADS_1
" Aku akan pergi " ujar Elli
" semoga selamat sampai tujuan " Ulma yang pokos menyetir
" kalo begitu dadah ya " ujar zulia.
" Terima kasih kalian selalu ada buat ku , terima kasih sudah menjadi teman terbaik selama ini. beruntung banget aku bisa kenal kalian , sayang banget aku harus pergi menempuh hidup jangan pernah lupain aku ya. " ujar Elli menangis dengan ucapannya untuk sahabatnya.
" oke ayo kita berjanji kita pergi bukan karena pertengkaran tapi karena kehidupan masing masing. dan jangan lupa bahagia mungkin nanti kita bisa berkumpul kembali sehat sehat kalian." ujar zulia
mereka bertiga penuh dengan tawa hingga Ulma berkata keadaan zulia dan Arzhal, bisanya zulia terus membicarakan arzhal kalo kumpul.
" oh ya zulia bagaimana keadaan mu dengan Arzhal " ujar ulma yang masih pokus menyetir.
" hmmmm..." zulia kembali mengingat Arzhal hingga ia menangis.
" Apakah kalian berpisah, " ucap ulma.
" tidak. tapi ia sudah pergi dan tidak akan kembali " ujar zulia meneteskan air matanya.
" kamu sangat mencintainya "
" aku sangat mencintainya " ujar zulia.
...****************...
__ADS_1
Setelah itu zulia sampai di rumah, ia mandi dulu sebelum tidur.
setelah ia mandi, ibunya memanggil nya zulia yang mendengar ibunya, langsung keluar dari kamarnya.
" Ada apa bu "
" Ayo kesini, ayah mu akan berangkat lagi besok "
" cepet sekali. serasa kemarin ayah baru pulang dan sekarang ayah akan pergi lagi " ucap zulia.
" kamu kan mau masuk universitas kedokteran. " ujar pak man
keluarga itu makan bersama saat ayahnya akan pergi.
malam mulai larut zulia kembali ke kamarnya dan tertidur, namun ia tidak bisa tertidur karena rasa sedih nya.
yang pertama untuk Arzhal.
ini sudah dua minggu atas kepergian mu Arzhal... aku benar benar hampa tanpa sosok bayangan mu. kepergianmu adalah hal yang paling menyakitkan, aku merindukan seseorang yang telah tiada namun ia tidak akan pernah kembali lagi,
zhal kepergianmu menyisakan duka dalam hidupku. aku ingin kita bersama dengan penuh kenangan.
yang kedua untuk sahabat ku
Kalian teman terbaik yang pernah ku jumpai selama ini, kalian selalu bersamaku, aku berharap kalian bisa mencapai tujuan masing masing dan aku berharap kalian sehat selalu mohon jangan lupain aku, aku berharap dengan sepenuh hati kita bisa kumpul kembali dengan canda tawa kita seperti dulu lagi.
__ADS_1
kalian semua yang telah aku cintai pergi, aku sekarang menempuh hidup ku sendiri.
zulia yang menulis buku hariannya dengan air mata yang terus menetes