![ABANG PSIKOPAT [END]](https://asset.asean.biz.id/abang-psikopat--end-.webp)
Darah segar mengalir begitu deras.
Tawa ringan menyelimuti seluruh ruangan.
Jeritan terngiang di telinga.
Kini jeritan itu perlahan mulai reda.
Hingga hembusan nafas berhenti untuk selamanya.
***
Alan kembali membedah isi perut dari korbannya dan mengeluarkan nya.
Dengan semangat Alan memotong motong usus milik sangat korban menjadi kecil kecil.
Darah yang keluar tidak dibuang olehnya. Namun, dia tadangin dengan sebuah baskom.
Alan menguliti kulit sangat korban nya sampai tidak tersisah.
Lalu diambil lah palu Godam dan...
Bummmm!!!
Kepala yang sudah putus dari tempat asalnya serta kulit yang sudah terkelupas kini hancur berkeping-keping.
"Ish lemah banget sih kepalanya? Baru di hantam sekali aja udah jadi kayak gini!" Gerutu Alan.
Alan memasukkan kepingan kepala tadi kedalam kantong plastik dan disimpan di lemari es.
Lemari es bagi Alan, lemari bangkai bagi kalian.
Setelah puas bermain Alan berjalan menuju dapur dan mengambil bahan bahan membuat kue.
Mengambil baskom dan mencampurkan terigu telur serta DARAH dari korbannya, lalu di jadikan kue.
Author : kueee? Njirrr
Alan : mau?
Author: gak makasih!
***
Zhi pov
"Abang dapet mangsa gampang banget sihh?" Decak Zhi.
"Aku juga harus cari mangsa nihh." Ucap Zhi lalu keluar dari kamarnya menuju pintu utama.
__ADS_1
"Mau kemana dek?" Tanya Leon dari belakang.
"Biasa hobii." Jawab Zhi lalu meninggalkan Leon.
Leon pov
"BRAKKKK!"
"Bisa ikutan jadi psycho gue lama lama." Ucap Leon frustasi dengan kelakuan sahabat nya.
"Gimana ya cara ngerubah si Alan sama Zhi supaya berhenti buat dosa?" Pikir Leon.
"Tau ah bodoamat." Ucap Leon kesal dan keluar dari kamarnya menuju ruang utama untuk menonton TV.
"Mau kemana dek?" Tanya Leon saat melihat Zhi yang ingin keluar rumah.
"Biasa hobii." Jawab Zhi dan melangkah keluar villa.
"Ck. Tadi Alan sekarang adek nya bisa bisa gue gila ini mah, tapi Leon lo inget harus sabar oke? Sabar Leon... Sabar." Ucap Leon sambil mengelus dada dan duduk di sofa sambil menonton film di TV.
Tidak lama kemudian Zhi datang membawa MAINAN NYA.
"Siapa dek?" Tanya Leon.
"Mainan." Jawab Zhi.
"Nemu dimana?"
Zhi pov
"Yes! Baru juga keluar udah dapet hahahahaaa." Batin Zhi.
"Abangggg!!" Teriak Zhi saat melihat Alan yang sedang membuat KUE diruang itu.
"Apa?" Tanya Alan.
"Geser dikit aku mau main." Ucap Zhi.
"Bentar abang lagi buat KUE. "
Kata Alan dan setelah KUE nya sudah matang Alan langsung keluar dari ruangan itu.
Kini Zhi mulai bermain.
Pertama tama dan yang paling utama adalah...
"Sytttt." Satu sayatan di pipi mulus wanita yang mabuk itu.
"Argghhh... Sakit begokk! Lo mau apain gue hah?!" Teriak wanita itu didepan Zhi.
__ADS_1
"Berani lo teriak depan gue hah ******?!" Teriak Zhi depan wajahnya.
MANGSA TIDAK DI IKAT.
wanita itu mencoba kabur namun, nihil.
Saat dia mencoba lari, Zhi memukuli kepalanya dengan sebuah TONGKAT BASEBALL.
Akhirnya wanita itu pingsan.
"Lemah." Ucap Zhi.
Zhi tidak melakukan apa apa saat wanita itu pingsan dia akan bermain dengan nya ketika dia sudah sadar.
Karena, jeritan dan erangan wanita itulah yang Zhi mau.
Creepy bagi kalian, lantunan melodi yang indah bagi Zhi.
Zhi keluar meninggal ruangan itu tanpa membawa wanita itu.
Author pov
"Ko cepet banget main nya?" Tanya Alan yang sedang duduk di sofa bersama Leon.
"Enggak main, dia pingsan nanti aja pas sadar." Jawab Zhi dan duduk di samping Alan.
"Ohhh."
"Itu kue buat apaan? Tumben banget bikin kue?" Tanya Zhi.
"Oh ini? Ini mah kue nya di campur bahan spesial." Jawab Alan.
"Bahan apaan? Pengawet?" Tanya Leon.
"Liat dong warna nya seger banget ini, mana ada pewarna makanan warna merahnya seger begini." Jawab Alan.
"Maksudnya darah?" Tanya Leon.
"Yaps seratus buat lo." Ucap Alan.
Leon hanya menggelengkan kepalanya.
"Ini kue mau di apain? Dimakan? Aku gak mau ah aku kan bukan kanibal." Ucap Zhi.
"Dibuang aja ngapain dimakan darah murahan kayak gini lebih bagus darah sapi." Ucap Alan dan berjalan menuju tempat sampah di depan villa.
Saat Alan hendak masuk ke dalam villa, Alan melihat seorang wanita berpakaian serba hitam yang sedang memperhatikan nya.
***
__ADS_1
Note : siapa hayoo yg liatin Alan? Yang pasti bukan kameramen yoo:V
Vote + komen.