![ABANG PSIKOPAT [END]](https://asset.asean.biz.id/abang-psikopat--end-.webp)
David memasuki apartemen dengan membawa jaket dan hasil dari misinya.
"Gimana? Dia tertarik gak sama lo?" Tanya Alan yang duduk di sofa.
"Ya gitu dah, orangnya mabok gimana mau gue deketin." Gerutu David.
"Hahahahahaha ka David mukanya kayak ketek ayam, kecut." Ucap Zhi yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Yehhh, kakak capek nih malah diledekin." Ucap David memasang muka melas.
"Maaf hahhaaa." Ucap Zhi sambil tertawa.
"Leon mana? Kok gak keliatan?" Tanya David.
"Di dapur, lagi masak." Jawab Alan dan David hanya ber-oh ria.
***
Hari ini Alan, Zhi, Leon dan David pergi ke sebuah mall yang katanya Maurent dan teman temannya ada disana.
Maurent, Jello dan Mischa sedang berada di mall untuk berbelanja dan bermain.
Saat sedang mengelilingi mall Leon melihat Maurent, Jello dan Mischa sedang makan di salah satu restoran yang ada di mall itu.
"Ehh itu bukan nya Maurent ya?" Tanya Leon.
"Eh iya itu orang nya lagi makan tuh." Jawab Zhi.
"Ya udah ayo cepet, David sana lo deketin." Ucap Alan.
"Iya sabar, ya udah sono lo pada ngumpet gih." Ucap David dan berjalan mendekati Maurent.
Alan, Zhi dan Leon mencari tempat duduk yang strategis untuk melihat aksi David.
"Kamu Maurent ya? Eh, ich meine, bist du Maurent?"
(Eh, maksud ku, kamu Maurent ya?) Tanya David.
"Hahaha iya aku Maurent." Jawab Maurent menggunakan bahasa Indonesia.
"Eh? Bisa bahasa Indonesia?" Tanya David.
"Iya kan papah aku orang indo." Jawab Maurent.
"Ohhh." Ucap David sambil terkekeh dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
"Say juga bisa berbahasa Indonesia." Ucap Jello.
"Ohhh orang tua kamu Indonesia?" Tanya David.
"Bukan, tapi saya diajarkan Maurent." Jawab Jello dan David hanya ber-oh ria.
"Oh iya kenalin ini Mischa temen aku juga." Ucap Maurent.
"David." Ucap David sambil mengulurkan tangan.
"Mischa." Ucap Mischa sambil menjawab uluran tangan David.
"Aku boleh gabung?" Tanya David.
"Ohh boleh kok boleh." Ucap Maurent dan sedikit menggeser dari tempat duduknya.
David duduk disamping Maurent dan mengobrol dengan Maurent dan teman temannya.
Alan, Zhi dan Leon tetap memantau dari tempatnya.
"Bisa sekarang aja gak gue abisin nya?" Tanya Alan.
"Jangan lan, kalo tujuan lo cuma ngebunuh itu gampang. Tapi inget tujuan lo yang sebenarnya." Jawab Leon.
"Bener sih kata kak Leon, tapi bisa gak kita peringkat waktu?" Tanya Zhi.
David, Maurent dan semuanya sudah selesai makan, mereka memutuskan untuk berkeliling mall sebelum pulang.
Alan, Zhi dan Leon juga bergegas untuk membuntuti mereka lagi.
***
Unknown Pov
"Lapor! Saya melihat nona sedang bermain dengan teman temannya di mall, namun terdapat satu laki laki yang selama ini belum pernah saya lihat." Ucap seseorang berbadan tinggi dan kekar yang menggunakan pakaian serba hitam.
"Cari tahu identitas nya."
"Baik, saya permisi."
Lelaki berbadan kekar itu pun pergi.
"Laki laki? Dia kah itu? Hmm...Drama dunia memang menarik."
Author pov
__ADS_1
Lama mereka berkeliling dan sekarang mereka memutuskan untuk bermain dirumah Maurent.
"Dav kita mau main dirumah aku, kamu mau ikut gak?" Tanya Maurent sambil memegang barang belanjaanya.
"Ha? kerumah kamu?" Tanya David.
"Waduhh gawat nih, kalo gue kerumah dia nanti Alan, Leon sama Zhi gimana nguping nya? Kemarin aja gue diusir." Batin David.
"Iya, kenapa?" Tanya Maurent.
"Emmmm, kalo di apartemen aku aja gimana? Bosen kan kalian main di rumah Maurent terus?" Tanya David pada Maurent dan teman temannya.
"Boleh saja." Jawab Mischa.
"Iya, boleh. Bagaimana Maurent?" Tanya Jello.
"Ya udah deh, main di apartemen kamu aja. Tapi gak apa apa kan?" Tanya Maurent.
"Gak apa apa lah, masa aku yang nawarin tapi akunyaa pa apa hahaaa." Jawab David.
David, Maurent, Jello dan Mischa keluar mall menuju parkiran. Mereka menggunakan mobil Maurent untuk pergi ke apartemen milik David.
15 menit yang lalu.
"Aku ke toilet sebentar ya." Ucap David saat berada di parkiran.
"Iya jangan lama lama." Ucap Maurent.
*ditoilet
"Tutt.. Tuttt.."
"Hallo? Alan, lo beresin barang barang lo sama Leon sama Zhi juga jangan sampe mereka curiga kalo gue gak tinggal sendiri." Ucap David di dalam toilet.
"Iya, ini gue sama Leon udah mesen kamar di hotel. Semua barang barang juga tinggal punya lo doang." Jawab Alan disebrang sana.
"Oke bagus."
"Kamera sama alat pendengar udah gue pasa disetiap sisi." Ucap Alan.
"Oke." Kata David dan menutup telpon.
David keluar dari bilik toilet dan membenarkan rambut nya di kaca. Lalu David kembali ke parkiran.
***
__ADS_1
Note : see you next part wkwk ♥