ABANG PSIKOPAT [END]

ABANG PSIKOPAT [END]
Chapter Thirty Two


__ADS_3

Genus yang masih dua lagi, tanpa basa basi menebas kepala mereka.


Lalu Genus mengambil beberapa gigi dari korban korban nya untuk dijadikan 'koleksi'.


***


"Udah siap semua?" Tanya Alan.


"Udahh." Jawab Genus dan Zhi yang selesai mengganti pakaian mereka.


Waktu sudah pukul 23:00 sudah waktunya bagi mereka untuk memanjakan cacing cacing yang ada diperut mereka.


Author: psikopat kok cacingan.


Namun saat diperjalan mereka dihadang oleh dua pria dengan pakaian serba hitam dan juga masker hitam.


Alan menghentikan mobilnya namun tidak keluar dari mobil.


"Tok.. Tok.. Tok.." Suara jendela mobil Alan diketuk oleh salah satu orang itu.


Alan yang sudah bersiap dengan pisau kecil dan racun mematikan nya pun keluar dari mobilnya dan...


Swoshhh


Satu tusukan pisau tepat mengenai bagian punggung belakang...


Alan.


Genus yang melihat Alan sedikit terluka pun ikut membantu Alan, Zhi yang masih di dalam mobil mulai mengamati sekeliling nya.


Dan Zhi mendapatkan seseorang berpakaian sama dengan dua orang tadi sedang mengumpat dibelakang pohon jalan.


Dan ada salah satu orang juga yang naik ke atas pohon dengan membawa panahan.


Dengan cepat Zhi mengambil senapan dari bagasi mobil nya dan membuka sedikit celah dari jendela dan membidik orang yang berada di atas pohon.

__ADS_1


Dorrrr


Zhi berhasil menebak tepat di dada kiri orang itu membuat orang yang ada di atas pohon terkejut, Alan dan Genus juga terkejut mendengar suara itu.


"Zhi!!!" Teriak Alan dan masuk ke dalam mobil untuk mengecek keselamatan adiknya.


Sedangkan Genus mengambil pisau milik Alan yang sudah diberi racun mematikan dan melemparkan nya pada orang yang ada di atas pohon itu.


Genus melempar tempat mengenai matanya sehingga orang itu hilang keseimbangan dan terjatuh ke bawah.


Zhi mengobati luka yang ada di belakang punggung Alan, sedangkan Genus mencoba mendekati orang yang terjatuh tadi untuk mengeceknya.


Namun, saat Genus mendekati orang itu tiba-tiba muncul lima orang berpakaian sama dari semak semak dan langsung membekap Genus.


"Alann!!!!" Teriak Genus sebelum dibekap.


Alan dan Zhi yang mendengar teriakan Genus langsung keluar mobil dan membawa pistol.


"Genus!!" Teriak Alan saat melihat Genus dibekap oleh seseorang, dan langsung menghampiri Genus.


Zhi berjaga jaga saat Alan melangkah maju, dengan pistol siap di tangan. Zhi melepaskan satu peluru ketika Alan mendekati Genus, ada seseorang yang menyerangnya.


Zhi melumpuhkan satu lengan dari lima orang itu.


Alan dengan cepat berlari dan menaburkan bubuk racun di mata semua orang itu, dan membawa Genus kembali ke dalam pelukan nya.


Zhi dengan cepat masuk ke dalam mobil dan menyetir, Alan dan Genus berada di bangku penumpang. Zhi mengendarai mobil dengan kecepatan penuh, Alan mencari penyebab Genus tidak sadarkan diri.


Saat Alan melihat keluar busa dari mulut Genus, Alan langsung mengelap dan mencium busa itu.


Dan Kenyataan nya, Genus...


Keracunan.


Racun yang mematikan bagi siapa pun yang menelannya.

__ADS_1


"Ge bangun ge!" Teriak Alan sambil mengguncangkan Genus.


Zhi tetap fokus menyetir walaupun banyak pertanyaan serta kekhawatiran di benaknya.


"Siapa mereka? Apa mau nya?" Tanya Zhi dalam hati.


Zhi bergegas menuju rumah mereka.


"Brakkkk"


Alan membanting pintu dengan keras dan menggendong masuk Genus ke dalam rumahnya.


Saat Alan dan Zhi memasuki rumah nya, terdapat salah satu iblis yang lari darj neraka telat di depan mereka.


Alan dan Zhi sangat terkejut atas datangnya 'iblis' itu.


"LO LAGI?!" tanya Alan.


"Kenapa? Bosen? Bukan nya kamu yang selalu ingin membunuh 'papah' mu ini?" Tanya John.


"STOPPPP!!!" Teriak Zhi yang menutup telinga nya.


Semua pandangan jatuh ke arah Zhi, bahkan seluruh anak buah Jhon juga ikut memperhatikan nya.


Dengan mata yang berkaca kaca, Zhi melangkah kedepan Jhon dan mengucapkan kata-kata dengan gugup.


"I miss you, but i hate you."


Note :


Terimakasih sudah membaca, saran kalian aku nantikan.


@njw_blqs


@mawp.qiss

__ADS_1


Selamat membaca kelanjutan nya ✨


__ADS_2