Ada Apa Dengan Dosen Itu?

Ada Apa Dengan Dosen Itu?
Ada apa dengan Wanita itu?


__ADS_3

Pak Dito menjanjikan pertemuan kepada Jessica namun ajakannya berujung batal. Ia didesak dengan urusan akreditasi program studi Bahasa Inggris yang membuatnya lembur malam ini.


Sementara itu Bu Jessica nampaknya dari tadi menunggu di depan Kampus Cokro, wajah yang semulanya manis sekarang berubah jadi kesal dan marah.


Karena sudah lelah ia memutuskan untuk pulang ke apartemennya menggunakan Taxi.


"Dasar sial padahal hari ini aku sengaja memanggil sopir pengganti untuk membawa pulang mobilku, huuff!... lihat sekarang aku bukannya berduaan di mobil Pak Dito ehh... malah naik Taxi"



Tidak ada yang bisa menandingi perasaan kesal Jessica saat ini.


Setelah sampai di apartment ia langsung membanting tasnya, membuat isi didalamnya berserakan di lantai.


Selain itu ia menuju dapur mengambil pisau lalu menuju ruang rahasia miliknya dan kemudian merobek foto Dito dan Hani yang telah tertata di mading ruangan itu.


"Aku sungguh akan membuatmu membayar ini Dito, tunggu saja"


Pisau yang di pegang nya terlepas kini ia mengacak-acak rambut panjangnya dengan kesal lalu berteriak namun seketika tertawa.


\*\*\*


Drrtt.... Drrtt....Drrtt...


Dering telpon itu berbunyi sedari tadi membuat tangan seorang wanita rela keluar dari selimut menggapai Hp itu lalu mematikannya dengan enteng.


"Sialan, kenapa si pak tua itu selalu meneleponku setiap saat"


Gumam wanita itu lalu melanjutkan tidurnya kembali.


Sekali lagi Hp itu berdering, membuat si wanita terbangun dengan kesal lalu meraih Hp itu.


Namun tiba-tiba wajah wanita itu berubah memerah melihat Pak Dito yang mengiriminya pesan teks untuk bertemu.


Selain itu ia menjelaskan mengapa ia tak jadi bertemu dengannya semalam.


Wanita itu membuka daftar panggilan tak terjawab yang ternyata adalah kakeknya.


Wanita bernama Jessica itu adalah Yuri, yang selama ini telah memisahkan diri dengan kakeknya.


Karena insiden 5 tahun lalu ia mengganti namanya menjadi Jessica.


TIGA TAHUN LALU



Insiden itu dimulai ketika seorang junior tahun pertama jurusan sastra bahasa inggris itu mulai menyukai seniornya yang tak lain adalah Dito


Dito tidak bisa di pungkiri lagi adalah seorang laki-laki yang tampan dia sangat hangat kepada orang-orang.


Selain itu dia merupakan mahasiswa berprestasi di jurusannya.


Ada banyak sekali wanita yang jatuh hati kepada Dito, salah satunya adalah Yuri.


Sudah banyak kali ia mengirim surat Cintanya kepada Dito namun ia tak merespon semua surat cintanya.

__ADS_1


"Kakak dekat dengan kak Dito kan? bisa sampaikan surat ini ke dia" Jessica yang polos lalu memberikan surat itu kepada teman perempuan Dito lalu pergi.


Namun teman Dito malah membuang surat itu ke tempat sampah lalu pergi berlalu begitu saja.


"Dia pikir dia siapa? dasar udik!"


sahut teman Dito.


Karena sudah banyak suratnya yang tak pernah di balas oleh Dito, suatu hari Yuri memberanikan diri untuk memberikan suratnya secara langsung, ia pergi ke kelas senior pujaan hatinya namun bukan kebahagiaan yang ia temui melainkan malapetaka.


Ia melihat surat-suratnya berada di tempat sampah depan kelas Dito selain itu, ia melihat teman perempuan Dito bermesraan dengan teman perempuan itu.


Hati Yuri seketika remuk bagai surat yang ia remuk kan saat itu. Ia menyeka air matanya lalu pergi.


"Aku tak akan menjadi orang bodoh, tidak akan lagi"


Semenjak itu Yuri mulai berubah, ketika ia menyukai seseorang dia akan mulai menguntitnya dan membuntutinya secara langsung tanpa melalui perantara lagi.


Ia juga sempat menguntitnya teman prianya namun sempat ketahuan yang membuatnya mendapat masalah. Untunglah ia memiliki seorang Kakek yang memiliki banyak koneksi.


Yuri terpaksa berhenti kuliah untuk sementara, ia memanfaatkan waktu ini untuk mempercantik dirinya, merubah wajahnya menjadi orang lain dan mengganti identitasnya menjadi Jessica.


Setahun kemudian ia memulai hidup barunya dan bertekad untuk membalaskan dendamnya.


Yuri sekarang telah mati. ia menjalani kehidupan barunya sebagai Jessica. Sayangnya Dito sudah tidak berkuliah lagi ia sudah menjadi sukses setelah menyelesaikan kuliahnya.


Obsesi Jessica membuatnya serius untuk menyelesaikan kuliahnya, kakeknya tidak tau dengan membungkam kejadian di masa lalu cucunya, membuat Jessica semakin jauh darinya.


Kini Jessica berhasil melacak keberadaan Pak Dito, ia akhirnya bisa menjadi jauh lebih dekat dengan pujaan hatinya, saat inilah yang tepat untuk menyelesaikan urusan masa lalu di antara mereka.


Jessica telah mengkonfirmasikan lokasinya, selain itu Dito mengendarai mobilnya menuju Apartemen Jessica.


Jessica melambaikan tangannya meneriaki Dito.


Seketika Dito telah menghentikan mobilnya di depan Jessica.


"Oh kamu tinggal disini, ayo naik"


Mereka kini mengendarai mobil menuju sebuah restoran yang sebelumnya telah di pesan oleh Dito.


Pintu restoran dibukakan oleh pelayan, setelahnya datang pelayan lain yang mengarahkan mereka berdua menuju meja mereka.


"Wah Pak, aku baru kali ini datang kemari"


dengan wajahnya yang tersipu malu ia berbicara.


"Ahh... ini, aku biasa datang kemari bersama Hani"


Dito langsung menyerang Jessica dengan menyebut Hani.


Seketika mata Jessica bergetar seakan ada sesuatu.


"Oh bukannya kalian bersaudara?"


Sebelum menjawab pertanyaan Jessica pelayan-pelayan restoran itu datang menyuguhi wine di botol mereka.

__ADS_1


Dito kemudian mengangkat gelas wine nya mengisyaratkan untuk bersulang. Isyarat itu dibalas oleh Jessica mereka berdua menengguk wine itu bersamaan.


"Aku dahulu mengenal seorang wanita yang baik, seorang yang ramah lalu menghilang"


"Wanita?" jawan Jessica penasaran


"Seorang wanita yang menurutku sangat baik, namun akhir-akhir ini aku merasa terganggu"


"Terganggu maksudnya?" Jessica tersenyum


Nampaknya Dito telah lama curiga dengan Identitas Jessica, ia makin memancing Jessica.


"Sekian lama ia baru muncul dan kebaikannya sekarang ku anggap mengerikan"


Jessica agaknya tersinggung dengan spontan ia meneguk wine di gelasnya dengan sekali teguk. Lalu diletakkan di meja dengan keras.


Pak Dito terkaget membuat wine di genggamannya terjatuh mengenai celananya.


Karena itu ia bangkit dari kursinya dan menuju toilet restoran.


Jessica yang melihat hal tersebut memanfaatkan kesempatan ini, ia memasukkan obat tidur kedalam gelas wine Dito.


Nampaknya Jessica telah menunggu kesempatan ini.


Ketika Dito telah kembali ia melanjutkan obrolannya lebih serius.


"Dari awal aku sudah mencari tau tentangmu, aku mengecek CV mu kamu sempat cuti kuliah, dan anehnya kita kuliah di univ yang sama di Korea"


Dito menggertak Jessica.


Namun Jessica pandai mengatur wajahnya kali ini, ia menyeringai dengan entengnya.


"Menurutmu aku siapa?"


"Kalau tidak salah kau si anak baru itu, aku mendengar cerita temanku tentangmu"


"Hah.. Teman katamu? teman si perempuan ****** itu? Nampaknya ia sudah tidak hidup lagi di bumi ini"


ia tertawa seram membuat Dito sedikit takut dengan perkataannya.


"Apa maksudmu? Sungguh lancang kau"


Tangan Dito menggenggam erat gelas wine nya, ia meneguk gelas dengan sekali tegukan.


Lama kelamaan ia melihat wajah Jessica mulai samar dan buram, ia terbatuk-batuk dan berusaha membuka dasinya, namun terlambat ia terjatuh dari kursinya.


Orang-orang di restoran itu mengamati mereka.


BERSAMBUNG


.


HALO SAHABAT NUNA KARENA SITUASI AKHIR-AKHIR INI LAGI RICUH ATAS BEREDARNYA ISU RKUHP, NUNA JADI GAK FOKUS NULIS DAN JUGA NUNA IKUT AKSI DEMO MAHASISWA DI KOTA NUNA.πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


TERIMAKASIH BUAT KALIAN YANG MASIH SABAR MENUNGGU UPDATETAN NUNAπŸ™

__ADS_1


DAN TANGGAL 30 SEPTEMBER KEMARIN NUNA JUGA ULANGTAHUN, AKAN SANGAT MENYENANGKAN JIKA KALIAN NGUCAPIN SELAMAT SEKALIGUS PENYEMANGAT BUAT UPDATE TERUS KEDEPANNYA


❀❀❀❀❀❀❀❀


__ADS_2