
Hari ini adalah hari festival kampus jurusan bahasa inggris EGT 2019.
Pagi ini mulai dari gerbang depan hingga pelataran gedung serba guna itu di padati stand-stand kelas mereka menampilkan budaya-budaya asing.
Kelas Hani mengambil tema budaya Korea Selatan, stand mereka penuh dengan hiasan tradisional korea selatan, mereka juga menjual merchendise untuk para pengunjung di stand mereka.
Andrew dan Hani tengah berada di kelas mereka datang lebih awal hari ini untuk menyiapkan diri.
Pakaian mereka juga sudah siap, Lili mulai memoles wajah Andrew tidak butuh waktu lama untuk di dandani karena Lili sudah berlatih sebelumnya.
Beberapa teman mereka terkagum-kagum melihat perawakan Andrew yang memakai baju tradisional Korea itu.
"Wah! sudah lama sekali aku gak pakai pakaian negaraku, ini sungguh menyenangkan"
"Berterimakasilah kepadaku yang mengusulkan budaya korea selatan" Lili nampak menyombongkan perkataannya.
Kini giliran Hani, ia nampak gugup ketika Lili mulai memolesi wajahnya. Bukan karena takut akan hasilnya namun ia takut akan gagal di babak pertama nanti.
"Jangan gugup Han semua akan baik-baik saja" Lili menenangkan sahabatnya itu.
Selang beberapa waktu akhirnya Hani dipakaikan Hanbook, kini semua pasang mata di kelas itu tertuju pada kedua pasangan itu. Beberapa orang yg masih menyiapkan properti untuk dibawa ke stand malah mematung menatap kedua pasangan di kelas itu.
Semua orang bersorak dan beberapa diantara mereka antri berswafoto bersama.
_____________________________
Singkat waktu orang-orang mulai memadati kampus Cokro bahkan dari jurusan dan fakultas lain datang mengunjungi festival itu.
Ada beberapa orang yang mengantri di stand kelas Hani dkk, mereka ingin mencoba masakan korea yang di sajikan di stand mereka. Ditambah stand mereka merupakan stand yang paling di cari-cari oleh pengunjung yang datang.
Ditengah-tengah barisan akhirnya arak-arakan dimulai semua perwakilan king dan queen melewati barisan yang sudah di kosongkan, mulai dari budaya Thailand, China, Jepang, England, Brazil, Mexico, Korea Selatan dan masih banyak lagi mereka disambut meriah oleh orang-orang di sisi jalan. Kelas Hani dkk bersorak keras ketika melihat Andrew dan Hani yang sedang lewat.
Banyak orang-orang yang mengabadikan momentum ini.
Kontes King dan Queen akan di adakan malam ini. Setelah selesai mengikuti arak-arakan Hani dan Andrew mengunjungi stand kelasnya. Beberapa diantara teman mereka membungkuk seperti menyambut seorang ratu dan raja di serial drama. Andrew tak bisa menahan tawanya ketika diperlakukan seperti itu. Lili dengan sigap memeluk Hani dengan riangnya
"Yeeeee good job Han, kamu luar biasa"
"Aku sungguh merasa gugup, tapi nanti malam lebih gugup lagi"
"Tenanglah kan ada Andrew hehehe"
"Hemm... kamu kira dia gak gugup? sebelum berangkat tadi dia keluar masuk wc tau"
Tak disangka penampilan cool Andrew ternyata menipu Lili hahahha.
__ADS_1
Beberapa orang tengah memadati stand kelas mereka, rupanya mereka ingin berfoto dengan king dan queen. Pesona mereka berhasil menggaet para pengunjung memadati stand. Pendapatan stand di hari pertama sungguh melonjak, bahkan teman-teman di bagian konsumsi kehabisan bahan makanan untuk dijual sehingga beberapa dari pengunjung tak kebagian.
______________________________
Malam EGT 2019
Hani tengah menarik nafas panjang dan meyakinkan dirinya untuk tidak gugup ia berdiri di belakang panggung bersama pasangannya. Semua King adalah penampil pertama setelah itu di susul oleh Queen.
Andrew memberikan isyarat kepada Hani untuk tetap tenang kini giliran Andrew berjalan keluar menampilkan pesonanya yang akan membuat orang terpukau.
Ia berjalan dengan anggunnya bak pangeran dalam drama kerajaan Korea, wanita tak kuasa menahan pandangannya banyak orang bersorak untuk Andrew.
Beberapa King mengikuti Andrew berjejer sebagai penanda barisan untuk King telah berakhir.
Saat yang di tunggu-tunggu tiba, para Queen mulai berjalan satu persatu keluar dari belakang panggung. Ketika Hani muncul semua teman di kelasnya bersorak menyemangati dirinya. Hani terlihat serius ia menampakkan senyum terbaiknya untuk para juri dan penonton.
Akhirnya melangkah ke acara selanjutnya para king dan queen memperkenalkan dirinya masing-masing mulai dari nama visi dan misi.
_________________________________
Akhirnya acara untuk king dan queen untuk hari pertama telah usai, untuk babak penyeleksian akan di umumkan besok siang, kemudian sisa dari yang lolos akan menampilkan bakat mereka.
Dada Hani bergetar gugup memikirkan apakah dirinya lolos atau tidak. Namun seketika tangan seseorang menutupi matanya dari belakang, Pak Dito menyusup ke belakang panggung dan menyapa istrinya.
"Mas kok disini? nanti dilihat orang"
Sementara itu Andrew nampaknya dari tadi mencari Lili yang hilang entah kemana, ia pergi ke kelas mencari keberadaannya.
Ruang kelas terlihat gelap nampaknya tak ada orang, tapi seketika ada bunyi yang ia dengan di dalam ruangan itu, Andrew perlahan menghidupkan lampu seketika suara perempuan berteriak di ruang itu.
"Akkkkkhh... siapa di sana" teriak orang itu
"Loh kok kamu disini Lil? Ngapain?"
Lili perlahan berbalik dari kursinya kemudian Andrew melihat Lili sedang makan kudapan dengan berantakan, remah-remah biskuit memenuhi bibir dan pakaiannya.
"Hahaha masih ada saja wanita makan berantakan seperti ini"
"Yahhh... memang kenapa? masalah?"
"Tidak, hanya saja kamu kiyowo"
Lili langsung tersendak tiba-tiba mendengar kata KIYOWO keluar dari bibir Andrew. Andrew mengambilkan air minum untuk Lili yang tersendak, suasana diantara mereka sekarang sangat canggung.
"Apa yang kau maksud tadi dengan KIYOWO? Kukira bagimu aku hanya perempuan tua keriput" lirih Lili menatap Andrew
"Sudah lama sekali aku tak memanggilmu dengan sebutan itu, ingat saat pertama aku memanggilmu dengan sebutan Nona Muda?"
Lili kemudian berusaha mengingat dan akhirnya ia mengingat saat itu ia baru saja terbangun dari kasurnya akibat mabuk ia mendapatkan pesan beruntun dari Andrew saat itu.
__ADS_1
"Ku kira kau hanya salah ketik, sudah lupakanlah hahaha" Lili tertawa dengan canggungnya.
"Ia tapi sejak itu aku gak manggil kamu dengan sebutan yang kamu benci kan?"
"Memang kenapa?"
"Yahh dilihat lihat kamu imut juga, so kiyowo"
Andrew lagi-lagi mengeluarkan kata tersebut, ia berhasil membuat Lili kembali merasakan debaran cinta di dadanya.
Nampaknya Andrew ingin mengatakan sesuatu kepada Lili, ia mulai mendekatkan dirinya kepada Lili. Semakin dekat ia mendekati Lili, semakin Lili merasakan kegugupan ia merasa sangat gugup sekarang.
Apalagi tatapan Andrew tak pernah seserius ini padanya.
"Lil... aku ingin mengatakan sesuatu padamu. Jika kau marah mungkin kita tak akan berteman namun jika kau merasakan yang sama padaku maka kita juga tak akan berteman lagi seperti sekarang"
Andrew meraih tangan mungil Lili yang sedang menyimak perkataan Andrew, Lili hanya bisa menelan ludahnya karena gugup.
"Lili sebenarnya........ aku....."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Ceklek!!!
Pintu diruang kelas itu terkunci, nampaknya pak penjaga kampus mengunci ruangan itu.
-Bersambung-
__ADS_1