Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD-S2 Memulai dari awal ( End )


__ADS_3

Sepanjang hari, Cristal terus memikirkan ucapan Zack pagi itu. Ia berusaha mengingat masa lalu yang bernah dilewati bersama pria yang ingin melamarnya, namun sayang setiap Cristal berusaha mengingat membuat kepalanya menjadi sangat sakit.


"Mommy... " Panggil Za, yang membuat Cristal tersadar dari lamunannya.


"Iya, Za ada apa?"


"Mommy, Za mau merayakan ulang tahun Za."


"Ulang tahun, bukannya Za kemarin-kemarin bilangnya gak mau, kok sekarang mendadak minta di rayain?" tanya Cristal heran mendengar keputusan Za yang berubah.


"Za ingin merayakan ulang tahun Za bersama Daddy, Mom. Soalnya Daddy lusa mau pulang ke Indonesia, Za gak mau melewatkan hari bahagia Za tanpa Daddy." rengek Za


"Apa? Daddy mau kembali ke Indonesia. Bukannya Daddy-nya Za mau berlibur di sini selama dua Minggu, kok tiba-tiba mau pulang." tanya Cristal penasaran sekaligus terkejut. Za hanya menggeleng saja.


"Baiklah kalau begitu, Mommy akan persiapkan."


****


Mendengar dari Putranya, membuat Cristal menjadi gelisah, entah kenapa rasanya tak ingin Zack pergi.


"Aku pulang." ucap Zack saat kembali setelah seharian pergi entah kemana.


Cristal segera menghampiri dan segera mengambil jaket mantel yang baru saja di lepas dari tangannya Zack.


"Duduklah aku akan buatkan minuman hangat buatmu." ucap Cristal lalu segera pergi ke dapur setelah meletakkan jaket mantel Zack.


'Ada apa dengan Cristal, bukannya tadi pagi dia menghindariku tapi sekarang dia malah mendekati, apa mungkin setelah kejadian tadi pagi ada sedikit ingatannya kembali?" Gumam Zack yang masih heran dengan perubahan yang mendadak.


Zack pun duduk di sofa menunggu Cristal membuatkan minuman untuknya.


Cristal kembali dengan segelas minuman hangat di tangannya dan segera meletakkannya di depan Zack.

__ADS_1


"Minumlah mumpung masih hangat."


"Eemmm, aku ingin ingin bicara sebentar, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan ini mengenai ulang tahun Za." ucap Cristal sedikit gugup.


"Ah... aku hampir lupa, kalau Za akan ulang tahun. Apa yang ingin kamu rencanakan untuk ulang tahun Za?"


"Za, cuma mau dirayain dengan makan malam di salah satu restoran favorit dia bersama kita berdua." Jelas Cristal


"Oke baiklah."


"Eemmm, satu hal lagi yang ingin aku tanyakan padamu. Apa benar kalau lusa kamu ingin kembali ke Indonesia? bukannya kamu ingin berlibur di sini selama dua Minggu?"


Zack meletakkan gelasnya kembali ke meja. "Iya benar aku ingin kembali ke Indonesia. Jika aku tetap di sini, aku takut malah kecewa. Aku merasa jawaban nya tidak akan sesuai dengan yang aku inginkan." jelas Zack


"Tidak bisakah kamu bertahan lebih lama lagi, Za pasti akan sedih, hanya bisa bertemu denganmu sebentar saja dia belum puas menghilangkan kerinduan padamu." tutur Cristal sambil menunduk menyembunyikan rasa malunya jika sebenarnya dirinya juga belum rela zack pergi. Cristal masih ingin Zack membantunya mengingat kembali masa lalunya.


'Sepertinya, dia tidak ingin aku pergi. baiklah semua sesuai rencana. Makasih Za, kamu sudah bantu Daddy.'


Hari yang dinanti pun tiba, mereka pergi ke restoran yang sudah di pesan sebelum.


Kebahagiaan terpancar dengan jelas di wajah Za, bisa merayakan ulang tahun bersama kedua orang tuanya.


Setelah sampai pelayan mengantarkan mereka bertiga ke area outdoor tempat yang sudah di siapkan untuk ulang tahun Za.


"Selamat ulang tahun Za, gak terasa ya anak Mommy sekarang sudah berusia enam tahun. Semoga Za jadi anak yang pintar dan selalu buat Mommy bangga. Sebelum tiup lilin, Za boleh mengungkapkan ke keinginan Za pada Mommy dan Daddy."


"Selamat ulang tahun Za sayang. Daddy hampir lupa kalau Za sekarang sudah besar. Daddy sudah siapkan banyak hadiah buat Za."


"Terimakasih Mommy dan Daddy. Za boleh mengungkapkan ke inginan Za sekarang. Za udah gak sabar mau tiup lilinnya."


"Tentu saja boleh." jawab keduanya serentak.

__ADS_1


"Mom, Dad, ulang tahun Za kali ini cuma minta satu permintaan saja. Za ingin Daddy terus bersama Za dan jangan pergi lagi. Mom Maafin Daddy ya kalau Daddy nakal sama Mommy dan biarkan Daddy bersama kita." ucap Za.


Cristal terdiam tak bisa menjawab keinginan Za. Tiba-tiba layar yang ada di belakang Cristal duduk menyala dan memutar semua kenangan yang Zack dan Cristal pernah abadikan.


Cristal yang terkejut pun segera bangkit berdiri melihat semua rekaman yang ia lupakan. Air mata pun tak terasa menetes melihat semua kenangan indah yang pernah mereka lalui terhapus dalam memori ingatannya.


"Mereka adalah keluarga kita, Orang-orang yang sangat sayang padamu." ucap Zack yang kini berdiri di samping Cristal.


"Apa ini semua kamu yang siapkan? Apakah hubungan kita sebahagia itu? Apakah aku sangat mencintaimu? Apakah selama ini keluarga kita bahagia?" pertanyaan demi pertanyaan keluar begitu saja seraya terus melihat semua rekaman yang ada di depannya.


"Apa yang kamu lihat itu lah yang sebenarnya. Kita berpisah bukan karena sudah tidak saling cinta, tapi karena ingin memulainya dari awal. Oleh sebab itu aku kemari ingin meminangmu kembali."


"Cristal Aurora di depan anak kita Za Axillo Casandro. Aku Zack Casandro ingin melamar mu. Maukah kamu menikah denganku untuk yang kedua kalinya." Ucap Zack dan mengeluarkan sebuah cincin dari sakunya.


Mata Cristal berkaca-kaca, Perasaan bahagia begitu saja mengalir dalam hatinya, Cristal menoleh ke arah Za untuk mendapatkan jawaban putranya. Cristal melihat Za mengangguk tanda setuju.


"Aku tak tahu, apakah keputusanku ini benar, tapi jujur dalam lubuk hatiku, aku merasa sangat bahagia atas lamaran ini. dan aku juga tidak ingin kehilangan dirimu. Aku harap jika perpisahan kita hanya ingin memulai kembali dari awal. Aku ingin setelah ini tidak ada perceraian lagi kecuali ajal yang memisahkan, apa kamu sanggup menerima segala kekuranganku lagi?" jawab Cristal sekaligus mengulurkan tangannya.


"Aku janji." Kebahagiaan pun terpancar di wajah Zack dan juga Cristal. Dan segera saja zack melingkarkan cincin di jari manis Cristal.


Seketika riuh tepuk tangan mengejutkan mereka. Ternyata seluruh keluarga Casandro dan juga Scorpio datang langsung untuk menyaksikan momen bahagia tersebut, sekaligus merayakan ulangtahun cucu laki-laki pertama Keluarga mereka.


Zack melingkarkan tangannya di pinggang Cristal dan berbisik di telinganya. " Mereka adalah keluarga kita yang sangat menyayangi kamu, mereka datang untuk menyambutmu kembali." bisik lirih Zack.


Air mata bahagia pun tak bisa di bendung lagi, walaupun Cristal tak mengingat sebagian, tapi Cristal sangat bahagia.


🍁 Akhirnya cukup sampai disini perjalanan cinta Cristal dan juga Zack berakhir. Semoga mereka bahagia selamanya.🍁


Cinta dan pengorbanan selalu bejalan menghampiri. Terkadang pengorbanan harus di pilih untuk orang yang kita cinta.


Ingat saat kita hidup dalam berumah tangga itu artinya kita siap untuk menghadapi pasang surut cobaan rumah tangga. Entah itu dari segi materi, kepercayaan, keegoisan dan dan juga orang ketiga. Tapi percayalah dibalik semua masalah yang di hadapi tetap ada jalan keluar yang bisa di lewati.

__ADS_1


...🌼🌼🌼🌼END🌼🌼🌼...


__ADS_2