Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD~37


__ADS_3

Setelah berfikir dengan tenang dan mengesampingkan emosi, Cristal tak lagi menyalahkan Zack yang masih berhubungan dengan Amora bahkan Cristal pun minta maaf pada suaminya.


Cristal menghampiri Zack yang sedang bersantai di balkon.


"Mas..." Cristal memeluk Zack dari belakang dan beberapa kali mengucapkan kata maaf.


Zack membalikan tubuhnya dan berbalik memeluk istrinya. "Kamu gak salah, aku yang seharusnya minta maaf, karena tak tahu permasalahan istrinya dan aku harap dengan kejadian ini kamu bisa lebih terbuka padaku dengan menceritakan semua masalah sekecil apapun itu padaku."


"Baiklah. Akan aku lakukan. Apa kau tahu mas, akhir-akhir ini hidungku sangat sensitif, aku takut resepsi kita yang tinggal dua hari lagi menjadi kacau gara-gara aku." Cristal pun mulai belajar terbuka kembali, setelah sempat menutup diri dengan masalah pribadi dan tak percaya lagi dengan orang lain.


"Benarkah, sebaiknya harus diperiksakan, biar tahu apa penyebabnya. Mas akan buatkan janji untuk bertemu dengan dokternya."


"Iya mas, besok rencananya memang mau aku periksakan."


"Oya sayang, Zahira tadi ada cerita katanya kamu mual-mual saat mencium buah durian, apa sudah biakkan?" tanya Zack yang kuatir.


"Aku gak papa, buah duriannya sangat bau, makanya aku mual, Lagian Zahira gak bilang-bilang kalau mau buka buah durian, kalau tahu akan kau bisa pergi duluan." Jelas Cristal, namun pandangan Zack berpindah, yang awalnya menatap wajah Cristal beralih ke bagian perut Cristal yang masih rata itu.


"Apa yang mas lihat?" tanya Cristal yang merasa risih.

__ADS_1


"Apa mungkin di sini ada sesuatunya." Zack mengusap perut Cristal di balik lingerie yang di kenakan Cristal.


"Ah mas, gak mungkin. Kan kita nikah belum ada satu bulan, mana mungkin sudah jadi. Jangan berharap lebih takutnya nanti kecewa." Cristal menepis tangan Zack dan berbalik masuk ke dalam kamar.


"Kalau begitu kita periksakan besok, biar tahu pastinya. Kalau positif aku akan melakukan apapun permintaan istriku." Zack pun semakin yakin dari tanda-tanda yang di alami istrinya itu.


Zack pun akhirnya bisa tidur dengan nyenyak setelah pertengkaran dengan istrinya selesai, selain itu berita lain membuatnya semakin bahagia.


******


Keesokan harinya, sesuai jadwal keduanya pergi ke rumah sakit. Demi mendapatkan kepastian, keduanya telah membatalkan semua janji dengan klien agar memiliki waktu lebih banyak.


Sebelum menemui dokter sepasang suami istri itu membuat taruhan berdua.


"Bertemu Amora? bukankah kita sudah janji tidak akan membahas tentang Amora lagi." saut Zack tak yakin.


"Kalau gak mau menyetujuinya, aku gak mau periksa, kita balik saja." Saut Cristal dengan ketus sambil memalingkan wajahnya


Zack pun akhirnya setuju, agar Cristal tak membatalkan pemeriksaan, agar dirinya bisa tahu dengan pasti apakah istrinya itu hamil atau mengalami permasalahan kesehatan yang lainnya.

__ADS_1


Sesampainya di rumah sakit tak sengaja Cristal berpapasan dengan Lita yang baru datang juga ke rumah sakit.


"Lita..." Sapa Cristal dan mengejutkan lita.


"Nona Bos..." Jawab Lita yang baru menyadari kehadiran Cristal. " Maafkan saya Nona Bos, tadi saya sudah bilang dengan Neil kalau saya harus ke rumah sakit sebentar melihat kondisi ibu saya." Jelas Lita dan akhirnya Cristal memberi izin menemani ibunya seharian dan tak perlu kembali ke kantor.


"Oya, mumpung aku di sini, bolehkah aku menemui ibumu untuk menjenguknya, aku ingin tahu bagaimana kondisinya."


"Nona bos ingin bertemu? tentu dengan senang hati akan saya antarkan Nona menemuinya, ibu pasti senang melihat kedatangan Nona.


Cristal dan Zack pun mengikuti Lita menuju salah satu ruangan tempat Ibunya Lita di rawat.


Saat baru sampai di depan pintu, Cristal merasakan sesuatu yang berbeda. Sepertinya ada sesuatu yang tak asing yang pernah Cristal lihat.


Lita segera mengajak Cristal masuk dan menemui ibunya yang sedang terbaring tak berdaya.


Langkah Cristal seolah berirama dan detak jantungnya, semakin dekat Cristal semakin tak asing dengan sosok wanita yang terbaring di ranjang itu.


"Kau..." bibir Cristal langsung terkatup saat melihat wajah yang memang tak asing baginya dan sedang ia cari selama ini.

__ADS_1


_TBC


jangan lupa tinggalkan jejak ☺️☺️☺️


__ADS_2