Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD~38


__ADS_3

Wanita yang tengah terbaring di atas ranjang pasien, kondisinya sangatlah memperihatinkan. Penyakit serius yang menggerogoti tubuhnya membuat wanita itu hanya bisa terbaring lemah.


Saat Cristal datang Emah ( ibu dari lita) masih tertidur, hingga ia tak mengetahui kehadiran Cristal di sampingnya.


"Dia ibuku, kondisinya semakin hari semakin buruk. Setiap hari dia selalu memanggil-manggil nama anak asuhnya yang semakin sekarang belum bisa aku temukan." Jelas Lita, Sambil mengusap kening ibunya itu.


Cristal memperhatikan Lita, dan kembali bertanya-tanya pada dirinya sendiri, 'jika Lita adalah anak ibu Emah berarti dia adalah si gadis yang suka mengambil makananku itu.' Cristal pun ingin bertanya langsung, namun belum sempat buka suara, Zack memanggilnya untuk segera menemui dokter.


"Lita, jaga ibumu baik-baik. Aku harus pergi dulu nanti aku kembali. Oya... mulai sekarang Aku akan membiayai semua pengobatan ibumu, jadi jangan pikirkan biaya perawatannya." Ucap Cristal lalu beranjak pergi.


"Terimakasih Nona Bos, aku janji akan bekerja sebaik mungkin untuk membalas semua kebaikan Nona." Lita berkali-kali mengucapkan terimakasih dan Cristal yang membalas dengan senyuman.


Dengan jantung berdebar-debar, Cristal pun melakukan pemeriksaan dan Zack selalu menemani.


"Selamat Pak, istri bapak dinyatakan positif hamil lima Minggu." Ucap dokter tersebut.


"Apa dok, lima Minggu? Tapi saya kan baru menikah dengan istri saya tiga Minggu yang lalu, bagaimana dia bisa hamil lima Minggu?" tanya Zack yang bingung dengan hasil pemeriksaan istrinya itu, begitu juga dengan Cristal yang merasa bingung, ia tak melakukan hubungan dengan siapapun selain dengan suaminya itu.

__ADS_1


" Jangan curiga dulu Pak. Begini pak, perhitungan masa kehamilan istri bapak dimulai sejak hari pertama haid terakhir atau HPHT, bukan dari usia pernikahan. Jadi jika kalian menikah tiga Minggu yang lalu, tapi Nyonya mengalami haid terakhir dua Minggu sebelum pernikahan itu berarti sudah masuk dalam hitungan usia kehamilan." Jelas dokter memberi pemahaman kedua pasangan yang baru menikah itu.


"Jadi begitu ya dok. Baru tahu saya." Jawab Cristal yang merasa lega dan juga malu, karena ini adalah kali pertamanya.


"Nyonya bisa datang kembali dua Minggu ke depan untuk memastikan perkembangan embrio. Ini resep vitamin untuk memenuhi kebutuhan selama masa kehamilan dan jika masih sering mual dengan bau-bau yang menyengat harap di jauhkan selama masa kehamilan." Setelah panjang lebar dokter menjelaskan mereka pun segera keluar dari ruangan dengan perasaan bahagia terutama zack, yang sangat mengharapkan itu.


"Sesuai perjanjiann, Mulai sekarang patuhi semua perintah mas, tidak ada satu kata pun yang boleh di bantah paham." Zack pun mengingatkan kembali perjanjian yang dibuat istrinya itu. Cristal hanya bisa memanyunkan bibirnya.


"Baiklah, aku akan menurut, tapi sebelum pulang aku mau menemui ibunya Lita kembali, ada yang perlu aku tanyakan, dan satu hal lagi maaf aku tidak bicara dulu dengan mas, kalau aku membiayai semua pengobatan ibunya Lita. Tapi jangan kuatir aku akan gunakan uangku sendiri untuk biayanya, tidak akan mengurang dari uang jajan yang mas berikan." Cristal pun memberi alasan melakukan keputusan itu dan Zack pun bisa memahami dan tidak mempermasalahkannya.


Cristal kembali menemui Lita dan mendapati Emah sudah bangun dan sedang menerima setiap suap nasi yang diberikan Lita.


"Bu..." Panggil Cristal saat menghampiri Emah. Wanita itu langsung menatap Cristal dan terdiam, dari sorot matanya Emah seakan mengenali wanita yang memanggilnya Ibu.


Mata Cristal berkaca-kaca, setelah bertahun-tahun tak pernah melihat sosok Emah yang pernah merawatnya selama dua tahun sebelum di adopsi Aryo dan Kusuma. Banyak sekali pertanyaan yang ingin Cristal tanyakan tentang panti terselubung itu.


"Bu, apa kau masih ingin denganku?" Tanya Cristal. Emah dan Lita pun saling menatap bingung.

__ADS_1


"Ada apa ini Nona Bos? mana mungkin ibu saya kenal dengan Nona Bos." Saut Lita.


"Ini aku Bu, Adinda. Anak yang di adopsi papa Aryo dan mama Kusuma. apa Ibu ingat." Jelas Cristal tentang dirinya.


"Adinda..." Emah langsung ingat dan mengenali anak asuhnya itu, yang sekian lama ia tunggu kedatangannya. "Ini benar kamu Adinda?" Emah menangkup wajah Cristal, memperhatikan setiap inci wajah Cristal yang cantik.


"Iya Bu, ini aku Cristal." Keduanya pun berpelukan dengan perasaan haru, setelah sekian lama setelah pelukan terakhir itu, kini akhirnya bisa saling memeluk lagi melepas rindu.


"Aku merindukanmu Bu, Kenapa Ibu jahat sekali, membiarkan aku di adopsi papa Aryo. Aku tak bahagia Bu, aku menderita hidup bersama mereka." Cristal pun akhirnya bisa mengadu.


"Maafkan Ibu nak, ibu tidak bisa melakukan apa-apa, selain melihatmu pergi. Ibu tidak punya pilihan nak, maafkan Ibu." Emah pun menangis terisak-isak begitu juga dengan Cristal, pertemuan yang sangat mengharukan, setelah puluhan tahun berpisah.


Lita yang menyaksikan keduanya, hanya bisa terperangah, tak percaya jika Nona Bosnya adalah wanita yang di cari ibunya. Lita pun merasa malu dengan masa lalunya yang suka mengganggu Dinda yang kini menjadi orang kaya, karena iri melihat Dinda lebih di perhatikan ibunya ketimbang dirinya. Namun setelah tahu alasan Ibunya melakukan itu, Lita pun merasa bersalah dan memutuskan untuk mencari Adinda untuk menebus kesalahannya.


_TBC...


JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR KALIAN.

__ADS_1


__ADS_2