Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD~26


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu, tak terasa pagi kembali menyambut sang mentari. Cristal pun terbangun saat alarm bernyanyi ria, mengusik pendengaran di sela kesunyian. Dengan malas Cristal membuka matanya dan mengeliat merenggangkan otot-otot ditubuhnya. Dengan segera Cristal menurunkan kedua kakinya untuk melangkah menuju kamar mandi agar bisa segera membersihkan diri dan bersiap berangkat ke kantor lagi juga bersiap untuk balas dendam pada seseorang yang pernah mempermalukan dirinya di tempat umum.


"Kali ini giliran aku yang akan balas dendam, karena kamu pernah mempermalukan aku di depan orang banyak. Kali ini kamu akan merasakan apa yang pernah aku rasakan, bagaimana rasanya malu di tempat umum." Senyum menyeringai pun muncul di wajah cantik Cristal yang sedang bercermin.


Seorang pria muda masuk kedalam rumah bersama Adi untuk menemui Cristal yang sedang sarapan di meja makan.


"Nona, saya sudah mendapatkan supir baru untuk nona." Ucap Adi. Cristal melirik dari ujung kepala sampai ujung kaki mendapati jika supir barunya masih mudah, jelas terlihat dari kulitnya yang masih kencang dan terawat serta penampilannya yang rapi, namun Cristal sedikit risih saat melihat kumisnya yang sangat tidak cocok untuk penampilannya yang masih muda itu, namun Cristal tak ingin mengomentarinya dulu. Namun dalam hati Cristal ingin tertawa.


"Siapa namamu?" tanya Cristal sambil menikmati jus tomat.


"Bombom nona." Jawab pria itu membuat Cristal menyemburkan semua jus yang ada di mulutnya.


"Siapa namamu, bisa kau ulangi lagi?" pinta Cristal yang terkejut.


"Bombom nona, apa masih kurang jelas? Nama saya Bombom dan bisa di panggil..."


"Bom..." Sela Cristal dan langsung tertawa lepas.


"Apa ada yang salah dengan nama saya non." Tanya Bom, langsung menghentikan tawa Cristal.


"Tidak. Baiklah kalau kamu sudah siap bekerja, ayo kita berangkat sekarang... Bom_" Ucap Cristal dan segera meninggalkan meja makan untuk berangkat bekerja.


Selama di perjalanan Cristal hanya sibuk dengan ponselnya yang tak ada henti-hentinya pesan masuk.


Tak terasa mereka pun tiba di kantor, dan bom segera membukakan pintu untuk Cristal.


"Non, sudah sampai kantor." ucap bom setelah membukakan pintu. Cristal pun langsung keluar dan segera masuk ke kantor dan membiarkan Bombom menunggu dirinya sampai jam kerja selesai.

__ADS_1


Setelah sampai ruangan, Cristal baru menyadari jika ponselnya tertinggal di dalam mobil.


"Astaga, kenapa aku ceroboh sekali. Bisa-bisanya meninggalkan ponsel di mobil." Gumam Cristal yang kesal dengan dirinya sendiri.


"Neil, bisakah aku minta tolong padamu?" tanya Cristal pada Neil yang baru saja masuk.


"Iya, apa yang bisa saya bantu Nona bos?"


"Ponselku tertinggal di mobil, tolong ambilkan dan bilang saja sama supir, biar nanti diambilkan sama Bom." perintah Cristal.


"Nona sebenarnya mau minta saya ambilkan ponsel atau Bom?"


"Astaga Neil, ya ponsel lah. Cepat ambilkan sana." Baru saja Neil ingin berbalik badan, Bombom sudah lebih dulu muncul dengan membawa ponsel Cristal di tangannya.


"Maaf nona, saya kemari mengantarkan ponsel nona." ucap bom lalu menyerahkannya pada Cristal.


"Astaga, bom yang di maksud nona bos itu mana supirnya, aku kira tadi itu bom yang lain." Gumam Neil, sambil menggaruk kepalanya sendiri karena malu, sudah salah sangka.


"Sama-sama non, saya permisi dulu pamit dulu non."


"Tunggu dulu Bom, jangan pergi dulu, aku ingin bicara denganmu sebentar."


"Neil, bisakah kamu keluar dulu, aku ingin bicara dengan bom empat mata saja." perintah Cristal dan Neil pun segera keluar ruangan meninggalkan Cristal dan Bom.


Cristal melipat kedua tangannya di dada dan memasang wajah marah didepan bom.


"Lepas kumis palsumu itu, aku risih melihatnya! " perintah Cristal membuat Bom terkejut.

__ADS_1


"Kumis? ini asli Nona, bagaimana Nona memintaku melepaskannya."


"Jangan berlagak sok polos, aku tahu kamu mau mengerjai aku kan. Tipuan kamu tidak akan mempan lagi terhadapku sekarang, kerena rencanamu kali ini kurang rapi."


"Apa maksudmu nona?" Bom masih berlagak tak paham.


Cristal yang kesal pun menunjukkan jika nomor ponsel yang diberikan kepada Adi itu sama dengan nomor milik Zack , itu berarti Bombom adalah Zack.


"Cerobohnya aku, kenapa tadi aku memberikan nomor ponsel yang itu, ketahuan kan jadinya." Gerutu Zack.


"Zack..."Panggil Cristal. Membuat Zack kembali terkejut, saat Cristal menyebut nama aslinya bukan nama Zion.


"Kau tahu siapa aku yang sebenarnya?" tanya Zack tergagap tak percaya. Padahal Zack sendiri masih bingung dan baru akan berusaha mencari cara untuk memberitahu Cristal tentang dirinya yang bertukar identitas dengan saudara kembarnya. Namun Cristal malah lebih dulu mengetahui kebenarannya dan darimana itu.


"Gak usah bingung Zack, Om Kelvin sudah cerita semuanya, apa yang terjadi antara kalian berdua. Kalian berdua sungguh keterlaluan tega membohongi orang tua yang sangat sayang pada kalian, apa salah mereka sampai kalian tega melakukan itu."


"Ternyata Daddy sudah cerita semuanya pada Cristal." gumam Zack.


"Aku bisa jelasin semua Cristal. Ini semua gak seperti yang kamu pikirkan."


"Aku hanya ingin penjelasan darimu, Kenapa kamu juga membohongi aku juga masalah pertunangan itu. Apa kamu tahu aku hampir stres memikirkannya, aku menyukaimu tapi orang tuaku menjodohkan aku dengan Zack dan aku kira dia ternyata itu juga kamu." Cristal pun merajuk tak mau mendengarkan penjelasan Zack lagi.


"Cristal, maafkan aku, aku akan melakukan apapun agar aku bisa mendapat maaf darimu. Katakan padaku apa yang harus aku lakukan agar kamu mau memaafkan aku." Zack pun berusaha membujuk Cristal yang merujuk. Dan mendengar ucapan Zack, Ide balas dendam pun muncul kembali di benak Cristal dan hari ini adalah saat yang tepat untuk melakukannya.


_TBC....


jangan lupa tinggalkan jejak ☺️☺️☺️

__ADS_1


TERIMAKASIH YANG MASIH SETIA MENUNGGU UPDATENYA. JANGAN BOSAN YA🙏🙏🙏🌹🌹🌹


__ADS_2