Aku Bukan Wanita Penghibur

Aku Bukan Wanita Penghibur
perintah Bara


__ADS_3

Ayunda menarik tangan Riri untuk berlari dari sana saat para pereman itu tersungkur kesakitan di atas tanah,


Riri yang memakai high heels kesusahan untuk berlari,


" rii ayo cepetan larinya," teriak ayunda


" ga bisa Yun aku pake high heels," kata Riri


" lepas saja high heels kamu itu dari pada mereka mengejar kita," teriak ayunda lagi,


Riri melepas high heels nya lalu mengikuti langkah ayunda berlari,


empat orang pereman tadi masih mengejar mereka,


ayunda menarik tangan Riri untuk bersembunyi di dalam gudang tua yang sudah lama tak terpakai,


" lari kemana mereka, sialan cepat sekali menghilang," kata salah satu dari mereka


" cepat cari mereka atau kita akan rugi, bukannya dapat kepuasan malah duit kita yang habis," kata ketua mereka


" aku yakin mereka pasti masih di sekitar sini, cepat cari mereka," katanya lagi


Ayunda dan Riri menutup mulut mereka seakan mereka tidak akan mengeluarkan nafas sekali pun,


setelah melihat para pereman tadi pergi dan merasa suasana sudah aman ayunda dan riri baru keluar dari persembunyiannya mereka


" Alhamdulillah, sudah aman," kata ayunda,


" mari kita pulang," ajak ayunda, dan berjalan lebih dulu,


" RI kaki kamu kenapa," tanya ayunda saat melihat Riri berjalan sedikit pincang,


" ada yang tusuk tadi saat kita berlari," jelas Riri


" ya ampun rii, mana sudah malam lagi, rumah kamu di mana biar aku antar," kata ayunda


Riri terlihat kaget saat ayunda ingin mengantar nya, tidak mungkin Ayunda mengantar ku pulang bisa berabe kalau mami sampai melihat ayunda,kata Riri dalam hati


" gak usah Yun aku bisa pulang sendiri," tolak Riri,


" tapi bagai mana dengan kaki kamu," tanya ayunda


iya yah aku juga gak bisa pulang dengan keadaan kaya gini, mami bisa marah kalau tau yang sebenarnya terjadi,


" emm Yun malam ini aku bisa numpang tidur di rumah mu gak," Riri terlihat segan untuk mengatakan,


" boleh, ya udah yok kita pulang ke rumah ku sekarang sebelum pereman-pereman tadi datang lagi," kata ayunda,


" Yun kamu sedang apa tadi di situ," tanya Riri


" aku sedang berjalan-jalan bosan di rumah terus, sekalian cari-cari informasi tentang pekerjaan, soalnya aku sedang nganggur rii,"

__ADS_1


terang ayunda,


" kamu sendiri kenapa bisa bersama dengan mereka tadi rii,"tanya ayunda,


" ohh jadi kamu lagi cari lowongan kerja," Riri sengaja tidak ingin menjawab pertanyaan ayunda tadi kenapa dia bisa ada di sana,


" iya rii,, ehh siapa tau di tempat kerja kamu ada lowongan kabarin aku yah, kerja apa aja deh yang penting halal," kata ayunda lagi


" iya, bila ada lowongan nanti aku kabari," sampai bila pun kau tidak akan pernah mau bekerja di tempat qu Yun, bila kau tau yang sesungguhnya,


" makasih ya rii, yok tu rumah aku dah dekat," ayunda menunjuk rumah tua peninggalan orang tua nya,


" maaf ya rii rumah nya kaya gini," ayunda merasa sedikit lega karena mereka sekarang sudah sampai di rumah nya, pereman-pereman tadi tidak akan menemukan mereka lagi,


sebenarnya Riri sedikit heran kalau dari luar dia melihat rumah ayunda sangat memperhatikan tapi berbeda saat berada di dalam rumah ayunda memiliki sofa yang sangat bagus dan terbilang mahal


Alisa sudah tidur jam segini sedangkan David kalau sudah masuk kamar dia akan keluar bila pagi menjemput,


* *


****hai mentari pagi****


****hari ini kau datang tampak cerah sekali ****


****kau datang setiap hari****


****untuk memberi sumber energi pribumi****


****untuk menyehatkan diri****


****Tampa kau hai matahari****


****semua yang ada di bumi ini akan mati****,


Ayunda sudah bangun dari tadi dan sekarang dia sedang membersihkan halaman rumah nya David sudah berangkat ke sekolah dan Alisa biasa dia sudah berada di halaman belakang tempat favorit nya bermain dengan boneka-boneka kesayangan nya,


Riri keluar seperti orang tergesa-gesa mungkin dia sudah terlambat atau entah lah,


" Yun aku berangkat sekarang yah, makasih loh tumpangan nya semalam," kata Riri


" loh rii kaki kamu sudah gak papa," tanya ayunda


" oh ini udah gak papa kok, aku berangkat yah bay," Riri berjalan sambil melambai kan tangan pada ayunda,


Tampa di sadari Tika memperhatikan dari jauh,


" Bu,, ibuu," panggil Tika,


" apa lagi, kamu itu lah masih pagi udah teriak-teriak aja ada papa sih," omel Bu Rima


" sini cepat Buu," panggil Tika,

__ADS_1


Bu Rima mempercepat langkahnya,


" ibu liat kan Bu dia itu temannya Ayunda, masa ayunda berteman sama orang kaya gitu aku yakin dia itu pasti wanita PENGHIBUR, liat saja cara berpakaian nya," ya ini lah kompor berjalan yang senantiasa mengompori ibunya,


" haa masa iya dia itu teman ayunda," tanya Bu Rima kurang percaya,


" beneran Bu tadi aku liat sendiri kalau dia itu keluar dari rumah ayunda, mungkin semalam dia nginap di rumah ayunda," kata si Tika lagi,


tapi sepertinya kali ini Bu Rima tidak mau ambil pusing buktinya dia mengabaikan kan kata-kata anak nya,


" iih ibu kenapa sih tumben gak ngerespon," Tika sedikit kesel


* *


bara dan kakek Rangga sudah sampai di kota di rumah megah mereka,


" bi,,bi Marni," panggil Bara


" iya tuan," Jawab bi Marni,


" kumpul kan semua pelayan dan tukang kebun suruh keruangan saya sekarang," perintah Bara


" baik tuan," Jawab nya menunduk hormat,


bi Marni berjalan keluar untuk memanggil yang lain untuk berkumpul di ruangan bos mereka,


tok tok tok


" masuk," terdengar suara tegas bara dari dalam ruangan,


semua pelayan yang di minta berkumpul sudah datang jantung mereka dak dik duk antara takut dan bertanya kepada mereka semua di panggil menghadap,


" saya ingin kalian semua menjaga rumah ini jangan menerima tamu siapa pun dari mana pun tapa seizin saya, dan satu lagi Elsa sudah tidak tinggal bersama kita lagi jadi jangan ada yang membukakan pintu bila dia tiba-tiba datang," Bara menjelaskan secara detail


" dan sekarang bi Marni saya tugas kan untuk menjaga kakek, nanti juga ada perawat yang datang untuk merawat kakek tugas BI Marni memperhatikan perawat itu lapor pada saya setiap kegiatan yang dilakukan oleh perawat itu, faham," jelas Bara


" faham tuan," kata mereka serempak


" bagus perhatian tugas kalian masing-masing," kata bara lagi,


" kalian bisa keluar sekarang," perintah Bara lagi, mereka mengangguk patuh lalu pergi dari sana,


🌻🌻🌻🌻


Hay Hay Hay


kawan kawan kawan


yang masih setia membaca aku bukan wanita penghibur


jangan lupa like jempolnya dan komen komen dong, ikuti juga gift hadiah nya terima kasih 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2