Aku Bukan Wanita Penghibur

Aku Bukan Wanita Penghibur
pak RT


__ADS_3

Ayunda merasa kasihan kepada kakek tersebut, siapa kah yang tega menyakiti nya sungguh tidak ada kah rasa kemanusiaannya seandainya dia adalah cucunya sendiri, kenapa dia melakukan itu apa untungnya menyakiti kakek nya sendiri,


" kek maaf saya bukan cucu kakek tapi kakek bisa menganggap saya sebagai cucu kakek sendiri, sekarang katakan kakek tinggal di mana dan siapa nama cucu kakek" tanya Ayunda


" jangan,,tolong jangan sakit kakek nak," kata kakek tersebut


" bara tolong kakek, bara bara,," teriak kakek tersebut membuat Ayunda semakin merasa bingung, mungkin bara adalah nama anak atau cucu kakek tersebut,


Ayunda terus mengusap-usap punggung kakek tersebut guna menguatkan nya, kakek tersebut terus-terusan menyebut nama bara dan meminta tolong,


mungkin karna kelelahan dan kelaparan hingga membuat kakek tersebut jatuh pingsan, Ayunda semakin kebingungan di buatnya


" bagai mana ini, mana tidak ada orang lagi di sekitar sini," kata Ayunda lalu meletakkan kepala kakek tersebut di atas bangku secara perlahan,


Ayunda melihat ada cahaya lampu mungkin dia bisa dapat pertolongan dari orang tersebut Ayunda mencoba menghentikan mobil yang melewatinya, tapi sayang mobil tersebut melaju dengan kencang Tampa menghiraukan Ayunda yang meminta tolong,


tapi Ayunda tidak putus asa dia terus meminta tolong dan mencari bantuan pada siapa saja yang lewat di jalan tersebut, hingga teman Ayunda datang dan lewat di tempat itu juga,


" Ayunda kamu sedang apa disini," tanya Sina teman kerja Ayunda saat masih bekerja di restoran,


" Sina syukur lah kau ada di sini, sin tolong bantu aku," panggi Ayunda Sina memarkir motornya dan berlari mengikuti Ayunda,


" dia siapa ay dan kenapa dia," tanya Sina heran


" aku juga gak tau sin, tapi kaya nya dia sedang tersesat tolong bantu aku yah sin," kata Ayunda


" tapi apa gak papa ni ay," kata Sina merasa takut,


" gak papa sin, aku mohon bantu aku yah, kita bawa dia kerumah ku," kata Ayunda yang di angguki oleh Sina temannya itu


mereka menggotong tubuh lemas kakek membawanya ke motor Sina dan membonceng nya kakek tersebut di tengah-tengah mereka berdua tadinya Sina merasa risih tapi setelah dibujuk oleh Ayunda akhirnya Sina mau membonceng Ayunda dan kakek tersebut, hingga sampai kerumah Ayunda


" David tolong bantu kakak," teriak Ayunda Masi berada di atas motor Sina, David yang memang kamarnya berada di bagian depan, dengan cepat berjalan keluar rumah menemui kakaknya,


" kak siapa kakek-kakek ini," tanya David bingung,


" nanti aja nanyak nya, sekarang lebih baik kamu bantu kakak dulu," katanya lalu menurunkan kakek tersebut dari atas motor Sina, dengan di bantu sama David adiknya,

__ADS_1


" sin terima kasih yah," kata Ayunda


" sama-sama ay, kamu ah kaya ama siapa aja," kata Sina teman Ayunda,


" kak ayu," teriak David dari dalam rumah


Ayunda dan Sina langsung berlari masuk kedalam rumah menemui David,


" ada apa vid," tanya Ayunda


" kakaknya sadar kak dan dia cari cucunya yang bernama bara," kata David


" iya dari tadi dia selalu menyebut-nyebut nama bara dan meminta tolong, sepertinya ada yang dengan sengaja melukainya dan meninggal kan nya di pinggir jalan," kata Ayunda


" kenapa ada orang seperti itu, apa dia tidak kasihan pada orang tua ini," kata Sina ikut berkomentar,


" kak apa yang harus kita lakukan sekarang, kita tidak mungkin terus-terusan menjaga dan mengurus nya," kata David,


" untuk sementara biar kan dia berada di sini dulu nanti kakak akan lapor pada pak RT supaya kita tidak di salah kan saat keluarganya sudah ketemu," kata Ayunda dan berjalan keluar hendak ke rumah pak RT


" ay aku pulang dulu yah takut ibu hawatir soalnya udah malam belum sampai rumah juga," kata Sina


tok tok tok


" assalamualaikum," Ayunda mengetuk rumah pak RT


" walaikumsalm Ayunda ada apa nak," kata istri pak RT


" pak RT nya ada Bu," tanya Ayunda


" ada di dalam, kenapa Yun," kata Bu RT


" saya mau melapor tadi saya nemuin kakek-kakek tersesat di jalan karna kasihan saya bawa dia kerumah saya," kata Ayunda,


" ooh kalau gitu masuk dulu Yun biar ibu panggil bapak di dalam," kata Bu RT


Ayunda masuk dan duduk di kursi tamu yang tersedia di situ,

__ADS_1


" ada perlu apa Yun," tanya pak RT yang sudah duduk di depan Ayunda,


Ayunda menceritakan tentang seorang kakek yang di temui nya di pinggir jalan dan di bawa pulang kerumahnya, pak RT dan Bu RT mengikuti Ayunda kerumah Ayunda untuk memastikan yang di laporkan Ayunda,


" baik lah Yun untuk sementara waktu biarkan kakek ini berada di rumah mu dulu, kamu jangan khawatir bapak akan memberikan bantuan berupa dana untuk memenuhi kebutuhan bapak tersebut hingga kami menemukan keluarga aslinya," kata pak RT


" terima kasih pak," kata Ayunda


" saat kamu menemukan nya apa dia tidak membawa identitasnya," tanya pak RT lagi,


" tidak ada pak, dia cuma sering menyebut nama bara saja pak," jelas Ayunda


" oke kalau begitu bapak sama ibu pulang dulu ya Yun besok pagi baru kami kesini lagi," kata Bu RT, lalu keluar dari rumah Ayunda


Ayunda mengantar pak dan Bu RT sampai depan pintu, dan menutup pintu rumah setelah pak RT dan istri pergi dari rumah Ayunda,


" kakak tidur sana biar aku yang jagain kakek ini," kata David,


Ayunda masuk kedalam kamar nya bersama Alisa, Alisa sudah tidur dari tadi, jadi dia belum tau tentang kedatangan kakek tersebut,


Ayunda mengelus kepala adiknya, semenjak kepergian orang tua nya, Ayunda David dan Alisa cuma hidup bertiga, dan Alisa sangat bergantung pada Ayunda karena saat kejadian yang merenggut nyawa kedua orang tua nya,


Alisa masih sangat kecil saat itu,


" kakak janji Kakak akan cari uang yang banyak agar bisa bawa kamu berobat ke rumah sakit yang besar, kakak mohon jangan tinggalkan kakak," kata Ayunda air matanya menetes mengingat adiknya sudah beberapa kali jatuh sakit dengan gejala yang sama,


tapi apa lah daya dia tidak punya uang yang banyak untuk membawa adik nya kerumah sakit,


pernah dulu sekali pas Ayunda baru-baru habis gajian Ayunda membawa adiknya berobat ke klinik tapi tak ada reaksi malah Ayunda di sarankan agar segera membawa adiknya kerumah sakit besar,


Ayunda akhirnya merebahkan tubuhnya di samping Alisa dan menarik badan Alisa ke dalam pelukan nya, memeluk adiknya dengan penuh rasa sayang,,


🌻🌻🌻


Hay Hay Hay


gaeesss

__ADS_1


jangan lupa like, dan komen, yah


author butuh dukungan kalian agar otak author tidak buntu,,


__ADS_2