Aku LAUHULMAHFUDZ Mu

Aku LAUHULMAHFUDZ Mu
#Kudanil kecebur Gorong-gorong


__ADS_3

"Sayang,kenapa kamu semakin cantik," ucap Gatra dengan berbisik dengan suara serak yang terdengar begitu sexy.


Gatra membelai rambut panjang Cahaya yang terurai,menciumnya dengan memejamkan matanya menikmati harumnya aroma shampoo yang menenangkan hati dan pikiran nya.


Cahaya tersipu malu dan masih menyembunyikan wajahnya di dada bidang Gatra.


Gatra mulai menarik dagu Cahaya dengan perlahan sampai kedua mata mereka saling pandang.Cahaya melihat mata yang begitu sayu milik Gatra.Jari lentik Cahaya dengan beraninya menari di dada bidang suaminya membuat Gatra menggeram menahan sesuatu dan wajahnya pun sudah merah.


Gatra sudah tidak bisa menahan seperti kemarin-kemarin,malam ini dia akan menuntaskan nya dan sekaligus ingin memulai dengan lembaran baru bersama Cahaya.


Gatra mulai menyerbu leher jenjang milik Cahaya membuat dirinya kalap.Mengecup,menye*ap sampai meninggalkan bekas kepemilikan disana tak hanya satu tapi ada beberapa yang terlihat merah matang.


" Massss..." des_sah Cahaya


"I_ya sayanggg..," jawab Gatra dengan dess_an nya.


Mengikuti naluri hatinya Cahaya memberanikan dirinya untuk membalas apa yang suaminya lakukan.Dia pun akhirnya melakukan hal yang sama pada leher suaminya.Perlakuan Cahaya membuatnya terkejut juga senang,ternyata istrinya cepat tanggap.Mendapatkan perlakuan yang begitu mengesankan membuat Gatra mengerang kuat dan membuat Cahaya semakin gemas dan melancarkan aksinya.Dia tak ingin membuat suaminya kecewa.Walaupun pemain pemula dia bisa mengimbangi permainan suaminya yang masih terlihat tahap awal ini.


Rasa demam seketika keduanya sama-sama merasakan panas di dalam kamar itu.Keduanua sudah sama-sama polos tanpa sehelai benang pun.


Sungguh indah pemandangan yang ada di depan mata Gatra saat ini.


Tangan Gatra mulai bermain di area kesenangannya yaitu area pabrik susu milik Cahaya.


Gatra bermain begitu asyik dari menyentil dengan iseng, menggigit manja ,mengecup,menyes*p seperti bayi dugong pun dia lakukan.Cahaya hanya pasrah dan juga melihat tingkah ajaib bayi besarnya yang saat ini ingin di layani dan di manja.


"Ahhh..sayang ,aku sudah nggak tahan lagi."ucap Gatra mengusap kudanil yang sudah berdiri siap berenang di gorong-gorong surgawi.


Cahaya hanya tersenyum manis membuat Gatra makin gemas dan dengan perlahan Gatra mengusap rumput hitam nan rimbun yang mengarahkannya ke gorong-gorong surgawi milik Cahaya yang tersembunyi di balik semak-semak pelindungnya.


Wajah nya sudah mendarat di rumput hitam dan rimbun membuka jalan bagi kudanilnya yang akan mengembara di hutan Amazon milik Cahaya.

__ADS_1


Di pintu masuk Gorong-gorong sudah banjir dan begitu licin.Gatra berusaha mengarahkan kudanilnya untuk masuk ke dalam gorong-gorong yang licin sampai beberapa kali tergelincir karena sempitnya gorong-gorong milik Cahaya.


"Masss..ssstttt.."ringis Cahaya saat beberapa kali percobaan dengan kegagalan.


"Maaf sayang, sakit yahhh... sebentar yaa,kita coba lagi sebentar." ucap Gatra dengan perlahan mulai menancapkan kudanilnya dengan sedikit menghentakkan nya dan memaksanya masuk ke dalam sama...


"Aaaawwwwssttt...saki massss.."rengek Cahaya dengan mencengkram dan mencakar punggung Gatra.Kuku tajamnya pun menancap di punggung Gatra.


Perih punggung Gatra tak dihiraukannya ,melihat lelehan air mata istrinya membuat Gatra tak tega dan dia pun menghapus air mata itu dan sambil mendiamkan kudanilnya berdiam diri untuk menyesuaikan diri dengan rumah barunya.


Gatra tak menyangka jika ternyata sedahsyat ini perjuangannya untuk masuk ke dalam hunian baru Kudanil nya .Dulu seperti nya dia tidak sesulit ini dan kini baru dia sadari apa mungkin jika..


"Shiitttt !!" umpatnya membuat Cahaya terkejut.


"Ada apa mas?" tanya Cahaya yang melihat perubahan ekspresi suaminya .


"Enggak apa-apa,kamu siap sayang..aku akan melakukannya dengan pelan kok."ucap Gatra dengan lembut.


Gatra mulai melakukan pergerakan sedikit demi sedikit sambil melihat ekspresi wajah istrinya dan ternyata ringisan yang sempat dia lihat kini tinggal hanya dess'ahan dan juga erang'an yang membuat dirinya semakin menggila dan candu pada tubuh Cahaya .


Malam ini sungguh membuat Gatra lupa akan sakitnya malah olahraga kali ini menyembuhkan sakit lahir batinnya.


Dia merasa bangga saat melihat kudanil miliknya terlihat bercak merah yang tertinggal di badan kudanilanya.


"Sayaaaanggggg.." erangan Gatra yang begitu memuja Cahaya menandakan bahwa dirinya sudah sampai puncak tertinggi dan kecebong-kecebong nya pun dia lepaskan di rahim hangat Cahaya.


Masih dalam keadaan kudanil berendam dan menikmati pijatan demi pijatan yang membuat kudanilnya susah tidur kembali dan memutuskan untuk tatap dia rendam sampai tertidur sendiri.


Sementara dirinya merengkuh tubuh Cahaya dalam dekapannya.


"Terimakasih sayang, sudah menjaganya dan terima kasih sudah memberikannya untuk ku."ucap Gatra mengecup kening istrinya.

__ADS_1


"Hemmmm.."jawab Cahaya dengan singkat dan memejamkan matanya.


Gatra terkekeh geli melihat istrinya yang terlihat makin menggeskan saat melihat dengan keadaan polos.


Setelah beberapa saat mendiamkan kudanilnya akhirnya dia mencoba melepaskan nya dan dia pun beranjak dari tempat tidur nya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Senyuman merekah selalu tersungging di bibirnya.


Rasa buka puasa kali ini begitu spesial,apalagi perjuangannya begitu membuat Gatra hampir frustasi.


Dia meraih handuk kecil dan juga washlap dan di basahi dengan air hangat.Dia akan membersihkan tubuh Cahaya.


Cahaya yang terlihat kelelahan pada akhirnya dia tak merasakan jika suaminya yang membersihkan dirinya.Hanya dengan menggunakan kaos over size Gatra memakaikannya pada tubuh Cahaya dan sementara dirinya hanya pakai kolor minion miliknya.


Dia merengkuh tubuh Cahaya dalam pelukannya dan memejamkan matanya.Karena pastinya dia lelah melakukan kegiatan malam pertama yang tertunda.


...----------------...


Jam sepuluh pagi Cahaya membuka matanya perlahan di bawah sana masih terasa nyeri karena kejadian semalam.Dia tersenyum kala mengingat dirinya yang beraninya membalas perlakuan suaminya dan membuat dirinya entah mengapa tiba-tiba menginginkan lagi.


"Please Cahaya,jangan mesum !!" gumam Cahaya mengetuk ngetuk keningnya.


Cahaya tidak tahu saja gumaman nya jelas terdengar Gatra dan langsung membuat Gatra tersenyum dan membuka matanya.


"Kalau mau lagi,kenapa harus di tahan.Bilabg saja sama mas,dengan senang hati mas akan memberikannya ." bisik Gatra membuat Cahaya malu sekali malunya mengingat pikiran mesumnya .


"Massss .." seru Cahaya dengan manja


"Hahahaha...kamu lucu sayang, makin gemas mas di buatnya."ucap Gatra namun, sejurus kemudian mereka pun akhirnya melakukannya lagi dengan banyak pilihan gaya dan suasana.


Gatra sungguh di buat gil* kali ini.Istrinya yang satu ini membuatnya candu yang sulit di temukan penawar nya.

__ADS_1



Sehat kan mas,masih kuat kan????🤭


__ADS_2