Aku LAUHULMAHFUDZ Mu

Aku LAUHULMAHFUDZ Mu
#Karma??


__ADS_3

Plak 💢


Tamparan keras mendarat di pipi Bayu sampai-sampai pipi Bayu berwarna merah karena ulah Cahaya.


Bayu menatap wajah Cahaya kedua pasang mata saling beradu dan menatap sama tajam.


"Lo udah berani nampar gue,ternyata Lo perempuan yang tidak sebaik yang gue kira Ca.." ucap Bayu dengan masih menatap tajam wajah Cahaya.


"Karena kamu pantas mendapatkan tampara* itu Bayu.Kamu seenaknya saja nuduh aku kayak gitu.Apa kamu tahu cerita sebenarnya.Aku saja belum tahu ceritanya dari mereka berdua.Aku lihat mereka adu mulut pun karena bibi hubungi aku.Jadi,jangan asal tuduh." ucap Cahaya dengan tegas.


"Satu lagi yang perlu kamu tahu Bayu,aku sangat bersyukur karena tidak jadi menikah sama kamu.Aku bersyukur karena sudah menjadi istri mas Gatra,punya suami yang begitu baik dan punya anak yang lucu juga cerdas.Kurang bersyukur apa aku Bay,aku punya mereka yang tulus sayang sama aku. Bukan hanya seseorang yang berani berjanji manis tapi, tidak pernah bisa menepati." ungkap Cahaya dengan tersenyum miris.


"Denger bro,gue rasa Lo udah paham kan apa yang di katakan bini gue.Dia nggak ada pikiran dan nggak kepikiran untuk doain Lo pisah sama bini Lo yang fu*k itu.Kita sudah bahagia jadi,Jagan terlalu PD kalau bini gue nggak bisa move on dari Lo..mimpi !!"


Ucapan Gatra yang begitu tajam menikam hati Bayu.Benar apa yang di katakan Gatra nggak mungkin Cahaya nggak bisa move on dari dirinya apalagi melihat perlakuan manis Gatra pada Cahaya.Nggak mungkin Cahaya menolak pesona seorang Gatra Emeer Moeis.


"Sebaiknya kamu pergi dari sini,kalau kamu hanya mengacau disini.Urusi saja istri kesayangan kamu itu.Perempuan yang membutakan mata dan hati kamu.Pergi kamu !!" usir Reno pada Bayu.


"Yah, aku masih anak ayah dan bunda.Dalam darah ku masih mengalir darah ayah dan bunda.Begitu teganya kalian membuang ku karena aku baru sekali mengecewakan kalian.Apa kalian tidak ingat,dari kecil aku tidak boleh melakukan apapun sesuai keinginan aku sendiri. Dengan alasan demi nama baik keluarga aku harus ikut aturan kalian.Apa kalian pernah tanya apa mau ku,aku butuh apa,aku bisa atau nggak ,nyaman atau nggak ,apa ayah sama bunda peduli akan hal itu?!" ungkap Bayu meluapkan rasa yang selama ini dia pendam.


"Karena kamu salah nak,kami orang tuamu menginginkan yang terbaik buat kamu.Apalagu kamu seorang laki-laki yang nantinya akan menjadi pemimpin.Kamu calon pemimpin pesantren milik kakek kamu.Bayak yang harus kamu pelajari dan pahami."ucap bunda Tika pada putranya


Rasanya dia memang tak tega melihat kesedihan di mata putranya itu.Namun,karena dia belah keluarga masih kecewa dengan sikap Bayu pastinya akan sulit bagi Tika membela putranya itu.

__ADS_1


"Terserah kalian, yang jelas kalian sudah berhasil membuat tersingkir dan akan aku lakukan apa yang aku inginkan tanpa aturan kalian.Perisi." ucap Bayu dengan langkah pergi meninggalkan rumah besar itu.


Mereka pun tak ada yang mengucapkan sepatah kata pun untuk mencegah Bayu pergi dari sana.


"Begitu kecewa kah kalian sampai-sampai aku pergi pun kalian tak ada yang peduli." batin Bayu saat dirinya di dalam mobilnya memandang rumah besar yang dia tempati dari kecil sampai dia terusir dari rumah itu.


...****************...


Bayu duduk termenung di dalam Apartementnya.Saat perjalanan pulang dari rumah orangtuanya dia mendapatkan pesan dari Rana akan pergi selama dua hari karena ada projects mendadak di Bali dan mau tak mau Bayu mengijinkan karena memang dia masih bertanggung jawab akan pekerjaan nya.


Bayu membuang nafas kasarnya dan beranjak dari tempat duduknya melangkah ke arah dapur.


Bayu menyalakan kompor untuk masak air buat bikin mie rebus.


Pikirannya kembali berkelana ke masa dimana dia di Kairo.Setiap hari Cahaya mengirimkan pesan mengingatkan dia makan,sholat dan belajar agar cepat lulus dengan nilai yang baik.


Dulu dia ingin segera menyelesaikan kuliahnya dan ingin cepat menikahi Cahaya namun, kenyataan nya dia hatinya tergoda dengan Rana yang selalu ada disampingnya saat di Kairo sana.Antara nyaman dan cinta ternyata rasa nyaman sesaat yang dirasakan Bayu mengalahkan rasa Cinta yang Bayu rasakan di masa putih abu-abu.


Dan takdir Allah menciptakan jodoh Cahaya dengan sepupunya sendiri Gatra.Mungkin nama Gatra yang tertulis di LAUHULMAHFUDZ di takdir jodoh Cahaya.


...----------------...


Di rumah Cahaya dan Gatra kini keduanya sedang ada di kamar mereka.Gatra yang sedang sibuk mengutak-atik tab nya dan Cahaya yang sibuk dengan memoles wajah nya dengan skin care miliknya.

__ADS_1


"Aku nggak nyangka kalau Bayu akan nuduh aku begitu kejam mas," ucap Cahaya tiba-tiba.


Mendengar ucapan istrinya Gatra mengalihkan pandangan nya pada sang istri yang masih memakaikan lotion di tangan dan kakinya.


"Mas juga nggak nyangka dia bisa sepucuk itu.Mas cuma bisa berharap dalam doa jika dia akan menyadari kesalahannya.Jika Rana wanita baik, bagaimana pun marahnya orang tua Bayu dia akan dengan susah payah menunjukkan dirinya tak serendah yang keluarga Bayu sangkakan padanya.Tapi, melihat tingkah Rana yang terlihat sangat berbeda dia terlalu angkuh." ungkap Gatra yang masih tetap fokus menatap tab nya.


"Semoga saja apa yang disangka Revi sama Anna itu salah mas,kasihan juga kalau itu terjadi." ucap Cahaya


Gatra mematikan tab nya dan beranjak dari tempat tidur dan berdiri di belakang sang istri.


"Kenapa kamu kasihan,apa kamu masih mengharapkan dia?" tanya Gatra dengan menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.


" Hahh,ngaco kamu mas..buat apa aku ngarepin doa,aku sudah punya kamu.Lagian dia cuma masa lalu mas,kamu kan masa depan aku." ucap Cahaya dengan menatap wajah suaminya dari cermin.


"Kalaupun itu terjadi biarlah,biar Bayu tahu rasanya gimana di khianati.Biar dia rasakan gimana sakit nya kamu saat dia ninggalin kamu pas lagi sayang-sayangnya." sindir Gatra dengan sinis.


Cahaya terkekeh melihat tingkah suaminya.Dia beranjak dari tempat duduknya dan membalikkan tubuhnya menatap suaminya.Cahaya berdiri tepat di depan suaminya dengan jarak yang begitu dekat.Dia gemas dengan tingkah suaminya yang sedang dalam mode cemburu.


"Kamu ini kalau lagi cemburu kok gemesin sih..," goda Cahaya berusaha untuk mencairkan suasana dengan mencolek dagu suaminya.


"Siapa yang cemburu,aneh.." ucap Gatra langsung duduk di pinggiran ranjang.


Dengan cepat Cahaya mendudukkan tubuhnya di pangkuan suaminya dan melingkarkan kedua tangannya di leher Gatra.

__ADS_1


Cup..😘


Bersambung


__ADS_2