Aku LAUHULMAHFUDZ Mu

Aku LAUHULMAHFUDZ Mu
#Pingsan


__ADS_3

Sudah satu bulan ini sibuk dengan urusan Caffe dan Restaurant nya.Alka yang yang sekarang sudah punya baby sitter sendiri pun membuat Cahaya terbantu untuk mengurus putranya itu.


Seperti saat ini dia sedang sibuk di Caffe dan Alka di jemput oleh supir dan baby sitter nya.Setelah sekolah baru Alka akan menyusul nya ke Caffe.


"Ca,Lo baik-baik saja ?" tanya Tata melihat wajah Cahaya yang terlihat pucat.


"Oke,nggak masalah.Hanya akhir-akhir ini kepalaku suka pusing nggak ilang-ilang." ucap Cahaya memijit pelipisnya yang terasa berdenyut karena sakit kepala.


"Sebaiknya Lo istirahat lah,gue khawatir sama kesehatan Lo."ucap Tata


"Nggak papa,nanti juga baik kok.Semua yang kita usahakan selama ini nggak mungkin aku absen terus Ta,kasihan kamunya." ujar Cahaya.


"Tapi, kalau kamu kurang sehat nggak mungkin gue paksain juga Ca," ucap Tata.


Cahaya beranjak dari kursinya saat melihat putranya masuk kedalam Caffe namun,baru satu langkah tiba-tiba dunianya berputar.Sakit kepalanya tak tertahan lagi.Tiba-tiba pandangannya gelap semua dan kesadarannya benar-benar hilang.


Brukkk..💢


"Bundaaaa!!"


"Cahayaaaaa!!"


"Non Caca !!"


Teriakan bersahutan saat melihat tubuh Cahaya limbung terhempas kelantai tak sadarkan diri.


"Bunda bangun,Bun..Alka mau sama bunda.Bunda bangun,Alka takut.." ucap Alka yang menggoyangkan tubuh Cahaya dalam keadaan tidak sadar.


"Caa,Ca..nggak lucu Caaa..ya Allah Caa !!"Tata sungguh panik melihat sahabatnya tak sadarkan diri dia menepuk-nepuk pipi sahabatnya.


"Ada apa ini?" tanya seseorang yang baru saja masuk ke dalam Caffe yang terlihat sedang kacau.


Banyak pengunjung Caffe namun,mereka hanya melihat dan mengabadikan dengan ponsel mereka.


"Ba_Bayu.."gumam Tata melihat Bayu yang menerobos kerumunan pengunjung Caffe.


"Caca.." ucap Bayu dengan lirih melihat wajah orang yang sedang tak sadarkan diri.

__ADS_1


"Apa-apaan kalian ,sudah nggak punya empati sama orang lain yah,sudah tahu ada orang kesusahan bukan nya nolong malah kalian hanya sibuk dengan ponsel kalian.Hapus semua video atau foto jika kalian masih mau hidup aman !!" ancam Bayu saat melihat siapa yang sudah tergeletak di lantai.


"Bay,Caca berd*rah..!!" seru Tata saat Bayu yang masih terlihat marah pada orang-orang yang ada di sana.


Mendengar ucapan Tata membuat Bayu mengalihkan pandangannya ke arah Tata yang menampakkan telapak tangannya ada da*ah segar.


"Tata,kita harus segera bawa Caca ke Rumah sakit."ucap Bayu langsung meraih tubuh Cahaya dalam gendongan nya.


Tata dengan cepat berlari menuju mobilnya dan masuk kedalam mobil guna menjaga Cahaya di jok belakang.


"Bunda,aku mau sama bundaaa !!" jerit Alka yang terdengar oleh Bayu.


"Alka,Om Bayu sama tante Tata mau bawa bunda ke Rumah Sakit,kamu sama suster dulu yaa..bu,tolong jaga Alka saya akan bawa ibu ke Rumah Sakit terdekat."ucap Bayu pada baby sitter Alka.


Bayu mengendarai mobil milik Tata dengan cepat,dia melihat Tata dari kaca spion mobil Tata berusaha untuk menyadarkan Cahaya namun,masih gagal.


"Cepet Bay,aku takut terjadi apa-apa sama Cahaya Bay,kasihan dia Bay.." ucap Tata dengan tangisannya.


"Tenang Taa,kamu bikin aku semakin panik."ucap Bayu langsung membelokkan mobilnya ke arah Rumah Sakit yang terdekat dari Caffe milik Cahaya dan Tata.


Bayu turun lebih dulu mengatakan pada team medis untuk membantunya untuk mengantar Cahaya ke ruang UGD.


Tata melihat Bayu yang mondar mandir di depan ruang UGD.Dia pun mendekati Bayu.


"Bay,aku harus kasih tahu Gatra soal Cahaya.Bagaimanapun dia wajib tahu.Masalahya ponselku tertinggal di Caffe.Apa kamu bisa hubungi Gatra ?"


Bayu menatap wajah Tata dan mengangguk mengiyakan perkataan Tata.Meluhat anggukan dari Bayu Tata merasa lebih tenang dan tak ambil banyak waktu Bayu menghubugi ponsel Gatra.


"Assalamualaikum..Ga,sorry aku mau kasih tahu bahwa Cahaya sekarang ada di Rumah Sakit dan aku harap kamu cepat kemari.Aku share lock tempatnya." ucap Bayu tanpa menunggu jawaban dan kata-kata dari Gatra dengan cepat dia mengirim lokasi tempat mereka berada.


Di tempat Gatra dia mendengus kesal dengan telpon yang baru saja dia terima dari Bayu.


"Bisa-bisa nya anak ini tutup telpon begitu saja."gerutu Gatra saat panggilan dari Bayu di tutup begitu saja.


Saat akan melakukan panggilan balik untuk menanyakan kebenaran yang diucapkan Bayu tadi tiba-tiba ada pesan masuk dan menampilkan lokasi tempat Bayu dan Cahaya berada.


"Shiitttt !!" umpat Gatra dan langsung keluar dari ruangannya.

__ADS_1


Tepat di depan ruangannya Yuda muncul ingin masuk ke ruangan Gatra.


"Ikut gue sekarang,"ucap Gatra tanpa basa-basi dia melangkah menuju lift.


Yuda yang bingung dengan sikap sahabatnya hanya mengekor kemana sahabatnya pergi.


"Sebenarnya nya ada pada sih,Lo kelihatan buru-buru gitu?" tanya Yuda akhirnya karena kekepoannya.


"Cahaya ada di Rumah Sakit,dia sempat pingsan di Caffe."ucap Gatra.


"Lo dapet berita dari siapa?"tanya Yuda


"Dari Bayu,entahlah mungkin mereka janji temu atau tak sengaja bertemu." jawab Gatra tak suka membahas nama Bayu saat ini.


Mereka akhirnya menuju ke Rumah Sakit yang sudah Bayu share lock.


Tak butuh waktu lama untuk sampai Rumah Sakit.Keduanya langsung menuju UGD.Gatra melihat sosok Bayu dan Tata disana.


"Tata ," panggil Gatra saat mendekat pada keduanya.


"Kalian , syukurlah kalaian sudah datang.Aku sangat khawatir dengan keadaan Cahaya.Dia,dia tadi mengeluarkan d*rah..hiks hiks.." ucap Tata dengan suara bergetar karena sempat menahan tangisnya sedari tadi.


Melihat tata yang menangis dengan cepat Yuda memeluk kekasihnya itu.


"Ssstttt..tenangkan dirimu, setelah itu ceritakan dengan jelas pada kami,apa yang sebenarnya terjadi," ucap Yuda dengan membimbing Tata duduk di kursi tunggu.


Gatra pun akhirnya duduk di samping Tata untuk mendengar penjelasan Tata.Akhirnya Tata menceritakan jika Cahaya mengeluh pusing saat Tata menyuruh nya istirahat dia enggan untuk istirahat.Melihat Alka yang baru pulang sekolah Cahaya ingin menyambut putranya namun,mungkin Cahaya sudah nggak sanggup menahan rasa sakitnya dia langsung tumbang,sampai Bayu yang datang dan menolong Cahaya untuk membawanya ke Rumah Sakit.


Gatra menatap sepupunya yang masih terdiam dan bersandar pada tembok depan ruang UGD.


"Aku berniat untuk bertemu dengan temanku dia menawarkan kerja sama dengan ku dan temanku membuat janji di Caffe yang ternyata milik Caca dan Tata.Aku juga nggak tahu Ga,ternyata disana sudah ramai karena Cahaya pingsan dan mereka hanya melihat dan juga mengabadikan kejadian itu lalu Tata bilang Cahaya berdarah jadi aku langsung bawa dia ke RS terdekat sama Tata."jelas Bayu dengan panjang lebar.


"Astaghfirullahal'adzim,pasti Cahaya kelelahan mengurus ku juga mengurus Alka.Dia terlihat sangat lelah beberapa hari ini.Wajahnya pun pucat tapi,dia nggak mau istirahat."ucap Gatra dengan wajah sedihnya.


"Tenanglah Ga,aku yakin Caca nggak akan apa-apa.Dia perempuan kuat."ucap Bayu menepuk bahu sepupunya itu.


Ceklek...

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2