Aku LAUHULMAHFUDZ Mu

Aku LAUHULMAHFUDZ Mu
#Pertengkaran


__ADS_3

Keluarga Gatra pun masuk ke dalam restaurant itu dan melangkah ke tempat yang mereka sebelumnya sudah reservasi.


Mereka menikmati makan siang mereka dengan rasa hangat.Canda tawa mereka pun


tersaji begitu nyata.


Sampai mengundang perhatian di sekitar mereka.


Karena memang ruangan terbuka yang menyajikan tempat lesehan dan juga tidak ada ruang private di sana.


Mereka yang sedang menikmati makan siang sambil melihat Alka yang sedang aktif-aktifnya lari larian kesana kesini.


"Alka jangan lari-lari !!" seru Cahaya mengingatkan sang putra.


Namun,namanya juga anak kecil mau di bilang anak bandel lebih bijak dengan sebutan anak aktif.


Brukkk💢


Tubuh Alka oleng kebelakang karena bertabrakan dengan seseorang.


"Awwwstt..heh kamu,bikin kacau saja.Lihat nih..karena kamu baju saya kotor !!"bentak wanita yang sedang sibuk membersihkan pakaian nya karena terkena tumpahan saus.


Mendapatkan bentakan itu Alka langsung ketakutan.


"Bundaaa..huaaaaa!!"


Tangisan Alka membuat semua orang melihat ke arah dimana Alka yang masih duduk di lantai.


Cahaya dan keluarga nya yang beberapa saat lalu sedang sibuk menikmati makan siang nya dan baru saja mereka melihat Alka ada disekitar mereka tapi bocah itu terlalu cepat ngilangnya.

__ADS_1


"Alka." ucap mereka dan dengan cepat beranjak dari tempat duduknya.


Cahaya sudah lebih dulu melihat apa yang terjadi dan disana sudah ada ibu-ibu yang sedang marah-marah pada seseorang yang Cahaya tak sangka.


"Alka !!"seru Cahaya melihat keadaan putranya .


"Bunda..huaaa.." tangis bocah itu pun kembali pecah saat melihat sang bunda ada di dekatnya.


"Hehh..Lo,bisa nggak sih jagain anak tiri Lo.. gara-gara dia liar begitu bajuku sampai jadi korbannya !!" ucap wanita itu yang tak lain adalah Rana.


"Bisa nggak sih kamu itu kalau ngomong nya sopan sedikit ,kamu liat disini banyak ada anak kecil."ucap Cahaya dengan nada yang tak kalah tinggi.


"Sopan ngapain,gue nggak butuh bersikap sopan sama Lo !!" ucapan Rana membuat orang yang ada disana geram di buatnya.


"Memang kamu itu nggak punya pendidikan yah,sama anak kecil saja kamu perpanjang ," ucap ibu-ibu yang sempat menolong Alka.


"Ibu nggak usah banyak omong,lagian saya punya urusan itu sama dia !!" ucap Rana dengan menunjuk nunjuk ke arah Cahaya.


"Ini nih, mantan calon istri kamu nggak becus urus anak tirinya sampai-sampai baju ku kotor karena ketabrak dia !!" adu Rana pada Bayu.


Omongan Rana membuat orang disana merasa kesal karena terkesan kekanakan.


"Hehh pelakor jaga ucapan Lo yah !!" bentak Revi yang sudah kesal dengan omongan yang Rana lontarkan.


Susana makin panas membuat umi dari Gatra langsung membawa pergi Alka dari sana.


Sebenarnya mereka nggak ingin memperpanjang masalah ini tapi,melihat sikap Rana yang membuat mereka tak tinggal diam.


"Revi,sudah ," ucap Cahaya menghentikan Revi untuk lebih kejam lagi bertutur kata.

__ADS_1


"Nggak akan kak,aku nggak terima kalau Keluarga ku di hina sama pelakor macam dia,lagian kak Bayu ngapain masih mau sama perempuan nggak jelas kayak gini.Harusnya dulu kakak bersyukur karena dapet kak Caca tapi, dengan mudahnya kakak melanggar peraturan Abah Sofyan dan memilih meninggalkan kak Caca dan lebih memilih butiran debu.Tapi, aku juga mau terima kasih sama kak Bayu yang membatalkan pernikahan kakak sama kak Caca karena Abang ku jadi punya istri yang baik dan juga perhatian dan sayang sama semua keluarga tak terkecuali."ungkap Revi panjang lebar.


"Heh..dengar anak kecil,gue bukan pelakor.Lagian kakak ipar Lo aja yang nggak bisa jaga cinta Bayu sama dia.Harusnya dia memberi kenyamanan bukan hanya tuntutan untuk segera menikahi dia."ucap Rana dengan wajah sinis.


"Sudah,kalian nggak malu di lihatin orang banyak.Semua sudah berlalu dan aku harap kamu jaga omongan kamu sama anak ku.Mengenai baju kamu yang kotor biar aku ganti.Impas kan ?" ucap Cahaya mencoba memberikan solusi untuk supaya urusan mereka selesai


"Kamu pikir aku nggak mampu membeli baju sampai kamu mau beliin baju ku.Jangan sombong kamu,dasar OKB !!" balas Rana.


"Cukup !!" sentak Gatra yang sedari tadi hanya diam melihat tingkah polah orang-orang yang ada di depan nya.


"Bay,ajari wanita ini sopan santun dan juga adab di keluarga kita.Ohhh..sorry Lo sudah nggak dianggap anak sama Papa Reno,itu karena ulahmu sendiri kamu hanya menuruti hawa nafsu bukan cinta yang sesungguhnya.


Buat baju dia aku sudah transfer ke rekening kamu,untuk kedepannya jangan pernah berbicara kasar di depan anakku kalau tidak,aku gue robek mulut lakn*t Lo itu !!" ancam Gatra dengan meraih tangan sang istri.


Namun,saat akan melangkah pergi tiba-tiba terdengar suara Bayu yang menghentikan langkah mereka.


"Aku dan Rana sudah menikah,Rana sudah jadi tanggung jawab ku.Soal baju aku masih punya uang untuk membelikannya.Walaupun aku hanya dosen tapi,cukup untuk kami hidup." ucap Bayu dengan segala gengsinya.


Gatra memandang wajah Bayu dengan remeh.Bukannya menyepelekan pekerjaan Bayu tapi,Gatra menyayangkan keputusan Bayu yang tetap mempertahankan hubungan dia dengan Rana padahal dia tahu jika semua keluarga tidak menyetujuinya.


"Kamu sudah hebat,sudah tidak perlu mama sama papa.Abah,Kyai ,juga umi serta kamu semua keluarga mu yang kamu buang bukan kami yang membuang ku tapi,kamu sendiri yang menciptakan suasana seperti ini."ucap Gatra dengan pandangan yang terlihat kekecewaan yang mendalam pada adik sepupunya.


"Itu urusan ku,aku menikah pun di pesantren milik Abah Kyai Sofyan jadi,nggak ada yang salah." ucap Bayu tak mau kalah.


"Baik lah,terserah kamu.Itu hak kamu,jika nanti kamu temukan saat yang tidak kamu harapkan jangan pernah marah pada keluarga mu tapi, introspeksi diri."ucap Gatra langsung pergi meninggalkan tempat itu menyusul umi dan abahnya yang sudah menunggu mereka di mobil bersama Alka juga Yuda.


"Mas, sekarang kita beli baju ganti buat aku.Baju ku kotor begini." ucap Rana saat mereka sudah keluar dari restauran itu juga.


"Ngapain beli,kita kan memang mau pulang.Jadi,nggak perlu beli baru.Sampai apartement kamu bisa bersih-bersih dan ganti baju kamu yang masih bersih di apartemen."jawab Bayu dengan entengnya.

__ADS_1


Mendengar penuturan Bayu membuat Rana mendelik tak percaya.Tadi di restauran terdengar begitu manis ucapan Bayu yang akan membelikan dia baju baru namun,setelah semuanya selesai nyatanya dia tidak akan membelikan nya.Memang nyatanya mereka sehabis makan siang tadi mereka langsung pulang ke apartemennya karena memang mereka baru pulang dari mengurus persyaratan untuk melegalkan pernikahan mereka secara negara.


Bersambung


__ADS_2