Aku LAUHULMAHFUDZ Mu

Aku LAUHULMAHFUDZ Mu
#Pembuktian


__ADS_3

Cup 😘


Cahaya mengecup bibir Gatra sekilas menangkup wajah suaminya dengan kedua telapak tangannya.


"Aku bersyukur karena Allah menggariskan kamu sebagai jodohku.Nama ku tercatat sebagai jodoh mu di LAUHULMAHFUDZ.Jadi,aku ingin kamu lihat aku sekarang,bukan Cahaya yang dulu.I love you hubby."


Ungkapan Cahaya tentunya membuat Gatra tersenyum manis menikmati kenakalan jemari istrinya yang sedang melakukan menyusuri garis wajahnya.


"Ternyata istriku bisa berbuat nakal juga,hemm," ucap Gatra dengan merem*s bok*ng Cahaya yang masih di pangkuannya.Apalagi tubuh ramping itu tak tinggal diam membuat adik kecilnya bereaksi.


"Kenapa,kamu menyesal karena istri kamu bisa berbuat seperti ini?"tanya Cahaya dengan suara manjanya.


"No baby,aku suka kamu yang ini.Teruskan lah,sejauh mana kelinci manis ku bisa menggoda harimau kelaparan yang siap menerkam nya."ucap Gatra dengan tangan yang begitu aktif bergerak di balik punggung istrinya.


Sementara Cahaya tangannya pun sudah semakin mahir untuk membuka kancing baju tidur milik suaminya.


"Okey,biarkan malam ini si kelinci kecil ini memberikan hidangan yang membuat harimau kelaparan itu menjadi harimau yang manis."ucap Cahaya dengan mengecup rahang tegas milik Gatra.


"I love baby ,ssshhhh..."


Gatra mendesis karena perlakuan Cahaya malam ini yang berbeda.Kelinci manis nya sudah berhasil buat dirinya panas dingin.


Dia pun tak mau kalah dengan apa yang istrinya lakukan.Gatra mulai menghempas kain penutup yang menutupi tubuh istrinya.Bahkan dengan sangat bersemangat untuk merobek lingerie se*y yang melekat manis di kulit Cahaya.


Breeeettttt..Breeeettttt💢


Robekan di mana-mana pun sudah membuat baju itu tak berguna lagi.Cahaya sedikit terkejut dengan aksi suaminya yang benar-benar malam ini begitu ingin di manja.


Cahaya mengambil perannya juga untuk membuat suaminya makin takjub padanya.


Cahaya sudah beranjak dari pangkuan Gatra membiarkan Gatra menanggal kan semua benang yang melekat di tubuhnya.Kini dua-duanya saling mengagumi satu sama lain.


Gatra meraih tubuh istrinya dan kembali meletakkan tubuh mungilnya itu ke atas pangkuannya dan sungguh membuat bulu kuduk Cahaya meremang.


"Tunjukkan pada harimau ini,jika kelinci kecil ku sangat hebat." ucap Gatra dengan berbisik di kuping Cahaya.


"Let's start the game honey !!" bisik Cahaya dengan nada yang begitu sens*al membuat Gatra tersenyum miring.

__ADS_1


"Yes baby !" jawab Gatra dengan senang hati.


"Malam ini biar aku yang akan memimpin," ucap Cahaya dengan sedikit mendorong dada suaminya dan turun dari pangkuan suaminya.


"Okey,dengan senang hati." ucap Gatra tersenyum dengan wajah sumringah melihat kenakalan istrinya malam ini.


Sungguh, cemburu yang sempat menyelimuti hati Gatra kini lenyap sudah.Apalagi melihat usaha istrinya untuk membuktikan jika dia tak peduli lagi dengan namanya Bayu.


Permainan yang di ciptakan dua insan halal sungguh membuat Gatra dan Cahaya semakin besar memupuk rasa cinta mereka dan rasa bersyukur dengan apa yang Allah gariskan pada mereka berdua.


Cahaya begitu bersyukur mempunyai suami yang selalu bisa menghargai nya dan juga begitu menyayangi nya sedari awal menikah dan sampai saat ini.Apalagi Gatra yang begitu memuja dirinya saat menjadi istri yang nakal.


Racauan yang indah berhasil keluar dari mulut Gatra yang begitu mendamba sosok Cahaya.


Cahaya begitu manis memberikan suguhan hidangan tengah malam itu sampai di waktu menunjukan pukul tiga dini hari yang membuat hari mau kelaparan menjadi harimau jinak.Kelinci nakal sudah membuktikan jika dia adalah pawang harimau yang terlihat gagah perkasa.


Saat melihat istrinya yang sudah kelelahan karena bersemangat untuk membuktikan soal kemampuannya kini penutup dari hidangan malam itu.Gatra yang memberikan rasa yang nikmat yang selalu Gatra berikan pada Cahaya.


"Eemmmmm...hhhhh..."


Racauan Cahaya menambah semangat empat lima pada Gatra yang sedang sibuk mencangkul tanah yang saat ini sudah basah.


Tubuh Gatra ambruk diatas tubuh Cahaya mengatur nafas yang terengah.Setelah itu tubuhnya dia geser ke samping Cahaya.


"Semoga dia cepat hadir disini sayang," ucap Gatra setelah mengecup kening istrinya.


"Aamin." ucap Cahaya mengaminkan harapan suaminya.


Tak di pungkiri bahwa Cahaya juga ingin memiliki seorang anak darah dagingnya sendiri dengan Gatra namun, dia pun tak bisa abai dengan perasaan Alka.Dia sungguh menyayangi Alka dengan segenap hatinya.


Kedua orang yang sehabis saling menaklukkan itu kini terlelap dalam tidurnya.


...****************...


Di sisi lain Bayu terbangun di subuh dalam kesendirian.Hidup berumah tangga dengan Rana wanita yang dia puja dan dia perjuangan terasa begitu hambar dan dingin.


Rana yang dia kenal dengan perhatian nya saat di Kairo kini sudah tidak ada.Kini hanya Rana yang sibuk dengan urusan dunianya sendiri.

__ADS_1


Saat setelah melaksanakan shalat Subuhnya dia mencoba menghubungi nomer telpon istrinya yang lagi-lagi tak aktif.


Rasa khawatir semakin bertambah.Apalagi mengingat kembali ucapan sang adik yang dia kenal tak pernah membohonginya.


Bayu melangkah menuju dapur dan menyiapkan sarapan untuk nya sendiri.Dia rindu dengan masakan sang bunda namun,begitu besar kesalahannya sampai-sampai dia di coret dari daftar keluarga.


Sungguh miris nasibnya.Niat hati ingin membanggakan keluarga nya karena dia sudah berhasil lulus dengan predikat terbaik namun, alih-alih membanggakan kini Bayu bisanya hanya mengecewakan.Mengingat wajah penuh kecewa sang ayah membuat hati Bayu sakit.


Dia mengutak atik ponselnya menuliskan pesan pada seseorang yang menurutnya bisa membantunya.Setekah beberapa saat menunggu dia mendapat balasan dari orang tersebut.Dia pun langsung mengetik balasan dan langsung melancarkan aksinya ke akun sebuah biro perjalanan.


Jam yang menunjukkan jam enam pagi akhirnya dia bergegas bersiap untuk pergi.


Cukup tiga puluh menit dia bersiap dan setelah sarapan dia langsung keluar apartement dan menuju ke tempat orang yang sudah menunggu nya lima menit lalu.


Bayu melalui jalan yang ramai dengan pengendara dan di sana terlihat sangat padat karena bertepatan dengan orang-orang mulai beraktivitas.


"Sudah sampai mas," ucap orang yang ada di depannya dengan jaket hijau identitas nya.


"Oh iya mas,makasih.."ucap Bayu tersadar dari lamunannya.


Setelah melakukan pembayaran,Bayu melangkah ke arah dalam dan mengantri menunggu giliran untuk cek in.


Setelah beberapa saat kemudian pengumuman dari tempat Informasi jika keberangkatan Bayu akan segera tiba.


"Bismillahirrahmanirrahim.."gumam Bayu saat duduk di kursi yang sudah dia pesan.


Setelah beberapa lama sekitar 1jam setengah Bayu menempuh perjalanan dan kini dia melanjutkan perjalanan ke sebuah hotel dan dia pun sudah memiliki tujuan untuk ke suatu tempat.


Tok tok tok.


Bayu mengetuk pintu sebuah kamar.Hatinya bergemuruh dan tak ada kata yang terucap dari bibirnya selama dia masuk ke lobby hotel.


Dalam hatinya terus saja beristighfar dan berzikir untuk menenangkan hatinya agar dia bisa tenang dan itu sedikit berhasil membuat dirinya menguasai hatinya yang sedang gundah.


Ceklek


"Ya,ad...

__ADS_1


Brakk...💢


Bersambung


__ADS_2