
Ceklek
"Ya,ad...
Brakk...💢
Bayu menatap nyalang sosok yang keluar dari kamar itu dengan keadaan bertelan*ang dada.
Hatinya langsung panas dan mendorong laki-laki itu supaya bisa masuk ke kamar itu.
"Woooiiii,yang sopan dong !!" teriak laki-laki yang mencekal lengan Bayu yang sudah berhasil masuk kedalam kamar itu.
Matanya menatap nanar objek yang ada di depannya saat ini.
"Ba_Bayu,kamu..
"Rana Putri Bahtiar mulai detik ini aku ceraikan engkau dengan talak satu dan aku haramkan kamu menginjakkan kakimu di tempat dimana aku berada." ucapan jelas dan menggema dari Bayu membuat Rana syok.
Rana tak menyangka jika permainan hati yang telah dia mainkan kini sudah tak lagi jadi rahasia karena suaminya sudah menemukan bahwa dirinya bermain hati dengan boss nya yang masih menjadi suami orang.
Setelah selesai mengatakan hal itu tanpa harus banyak drama Bayu melangkahkan kakinya keluar dari kamar hotel.Dia menatap pria yang kini berdiri terpaku melihat apa yang terjadi di depan matanya.
Namun,suara Rana berhasil menghentikan langkah nya.
"Bayu tunggu, aku nggak mau kamu ceraikan aku,aku bisa...
"Diam,dan nikmati saja apa yang selama ini kamu inginkan Rana.Aku akan kirimkan secepatnya surat cerai kepada mu."ucap Bayu tanpa ada rasa emosi yang ada hanya ada rasa kecewa pada dirinya sendiri.
Bayu melangkah keluar kamar dan menutup pintu kamar itu dengan kencang sebagai bentuk kekecewaan dirinya.
Brakk 💢
"Aaaagghhhh,Bayuuuu !!" teriak Rana mengacak rambutnya merasa kesal kenapa harus seperti ini.Dia nggak bisa melepaskan Bayu begitu saja.
__ADS_1
"Sudahlah sayang,dengan begitu kamu nggak perlu bagi bersembunyi dari suami kamu."ucap pria yang menjadi bossnya.
"Nggak bisa,aku nggak bisa,aku sayang sama dia, walaupun dia hanya seorang dosen dia nggak pernah berbuat kasar padaku dia pun selalu menomer satukan aku!!" teriak Rana merasakan hatinya begitu sakit saat Bayu mengucap talak padanya.
"Hahaha..kamu baru sadar kalau suamimu terbaik, tapi..apa kamu sudah lupa kalau setiap hari kamu mengeluh karena Bayu yang begini dan begitu.Bayu yang terlalu slow dari segi karier.Kamu memang wanita nggak pandai bersyukur.Kamu rela jadi pelc*rku demi segepok uang kan,inget itu jal*ng !!"
cibir si boss dengan tatapan jijik pada Rana.
"Kurang aj*r kamu Sakti,kamu sudah menghancurkan semua nya ,aaaghhhh !!" teriak Rana dengan menggeram frustasi.
Di pihak Bayu,kini dia melangkah menuju ke sebuah pantai dan karena lapar dia masuk ke sebuah restaurant.Dia memesan makanan untuk sekedar mengganjal perutnya.
Hatinya memang sakit namun,dia harus segera menyelesaikan semuanya yang berkaitan dengan Rana dan ingin merubah hidupnya ke arah lebih baik.
Saat fokus dengan makan siangnya tiba-tiba seseorang memanggil namanya.
"Bayu " panggil seseorang.
Bayu menatap wajah orang yang berdiri di dekatnya.
"Iya gue Tata,Lo ngapain di Bali? Honeymoon,atau babymoon?" tanya Tata dengan wajah datarnya.
"Pengen jalan-jalan aja,Lo ngapain disini?"tanya Bayu.
"Hahaha..Lo lucu,tapi..gue maklumi sih kalau Lo nggak tahu kalau restaurant ini punya gue juga Cahaya." ucap Tata dengan tawa mengejek.
"Tata !!" panggil seorang pria.
Tata dan Bayu menoleh pada sosok tinggi dan tampan dengan pakaian pantai nya.
"Ada apa,kau selalu saja mengganggu ku !!" ucap Tata pada orang itu yang tak lain adalah Yuda.
"Yaelah, sadar woiii..Lo lagi godain laki orang, yang ada Lo sama Cahaya bakal perang dunia ke tiga." ucap Yudi melirik kearah Bayu dengan wajah tak suka.
__ADS_1
Bugh💢
Tata memukul lengan Yuda dengan perasaan kesal."Sembarangan mulut kau ngomong,mau aku kuncir tuh mulut !!"ancam Tata pada Yuda.
"Ck jadi cewek kasar banget sih sama pacar sendiri,lagian ngapain kamu bisa sama dia disini?" cecar Yuda dengan rasa tak suka gadisnya berada dengan laki-laki yang notabene nya musuh sahabatnya.
"Siapa sih yang dua-duaan,lagian jadi cowok cemburuan banget.Nggak mungkin juga aku ngincer ini kutu kupret.Jelas-jelas dia yang buat sahabat ku sedih waktu itu,terus..dia juga udah punya istri.Nggak mau aku bekas si nenek lampir itu !!" ucap Tata dengan blak blakan yang tak suka dengan Rana.
Mendengar ocehan Tata membuat Bayu tersenyum lebar.Dia jadi berpikir,ada benarnya jika Rana sosok laki-laki iblis yang menggoda imannya dulu.
"Kenapa Lo senyum-senyum,gil* loh?!" ucap Yuda melihat Bayu yang tersenyum mendengar ucapan pedas Tata.
Bayu menatap Yuda dan Tata bergantian.
"Gue pikir omongan Tata memang benar,sosok Rana itu ibarat iblis menjelma jadi bidadari yang menutup kewarasan gue.Perlu kalian tahu gue sudah talak Rana kurang lebih dua jam lalu." ucap Bayu dengan santai.
Dua orang yang mendengar penjelasan Bayi sontak melongo tak percaya.Begitu santainya Bayu mengatakan jika dirinya sudah mentalak istrinya itu.Setahu mereka Bayu begitu mencintai Rana sampai-sampai menyakiti hati Cahaya dan juga keluarga besarnya.
"Lo nggak mabok Bay,Lo kan...
"Gue terlalu buta akan apa itu namanya cinta. Bukan cuma fisik yang selalu ada disisinya kita kita ternyata perlu perhatian dan jas hujan sayang tulus dari seseorang.Yang terpenting bisa menerima kita apa adanya.Itu yang gue nggak dapat.Karena dia nggak pernah merasa puas dengan apa yang kita punya ...hiks hiks.."
Jatuh sudah harga diri seorang Bayu yang sempat jumawa akan sebuah cinta semu.Terlalu memaksakan diri menjadi apa yang orang lain inginkan membuat dia tersiksa.Bayu merasa selama ini bukan Bayu yang baik dan selalu patuh dengan keluarganya.
Yuda dan Tata yang melihat keterpurukan Bayu merasa miris melihat dan mendengar kenyataan pahit yang Bayu alami.
Apa mungkin ini karma atas apa yang dia lakukan pada Cahaya juga durhaka pada keluarganya?
Yuda duduk di kursi disamping Bayu yang menangis sesenggukan Yuda menepuk bahu Bayu serasa menenangkan nya.
"Syukurlah Lo sudah lepas dari wanita toxic itu.Dia tidak benar-benar mencintai mu,dia hanya ingin kamu yang dulu selalu bersamanya tak mau berbagi dengan yang lain.Dan bod*hnya lo mengartikan apa cinta itu." ucap Yuda dengan tanpa harus berbasa basi pada Bayu.
"Menangis lah untuk membuat kamu lega dan setelah ini perbaiki dirimu.Kasihan keluarga mu yang memiliki pengharapan besar padamu.Apalagi Abah Kyai sangat mengharapkan kamu bisa menggantikan nya di Ponpes."ucap Tata karena memang dia tahu itu karena Cahaya yang mengatakannya.
__ADS_1
Bersambung